Kebijakan Food Security : Arah Kebijakan dan Strategi Ketahanan Pangan Pemerintah Indonesia

Main Article Content

Nudia Indah P.
Aprilia Setyaningsih

Abstract

Food is the initial priority need of humans as living things. While food security is defined as meeting the needs continuously. Because food security is a guarantee for living things to work productively. This paper aims to examine: 1. The direction of policy, and 2. food security strategies. This paper is carried out from various literature studies from the results of research related to the aspects of the discussion. The results show that 1. The direction of food security policy so far certainly wants to realize food independence from the household to the national level and 2. Indonesia's food security strategy is expected to be able to compete in the future so that an active and responsive government with food security is needed.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Nudia Indah P., Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Program Studi Ilmu Pemerintahan

Aprilia Setyaningsih, Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Program Studi Ilmu Pemerintahan

References

Dewan Ketahanan Pangan. (2009). Kebijakan Umum Ketahanan Pangan 2006 – 2009. Gizi Dan Pangan, 1(1), 57–63.
Kustiari, R., Sosial, P., Dan, E., Pertanian, K., Penelitian, B., Pengembangan, D. A. N., & Pertanian, K. (2015). Kajian ketahanan pangan nasional dalam perspektif perdagangan regional dan global. 1–19.
B., Pengembangan, D. A. N., & Pertanian, K. (2015). Kajian ketahanan pangan nasional dalam perspektif perdagangan regional dan global. 1–19.
Lantarsih, R., Widodo, S., Darwanto, D. H., Lestari, S. B., & Paramita, S. (2016). Sistem Ketahanan Pangan Nasional: Kontribusi Ketersediaan dan Konsumsi Energi serta Optimalisasi Distribusi Beras. Analisis Kebijakan Pertanian, 9(1), 33. https://doi.org/10.21082/akp.v9n1.2011.33-51
Maluku, P. D. I., & Noto, A. (2010). Prospek dan strategi pengembangan jagung untuk mendukung ketahanan pangan di maluku. 97232(2).
Mewa Ariani. (2004). Penguatan ketahanan pangan daerah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Pusat Analisis Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian, 1999(70), 23–37.
Saliem, H. P., & Ariani, M. (2016). Ketahanan Pangan, Konsep, Pengukuran dan Strategi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 20(1), 12. https://doi.org/10.21082/fae.v20n1.2002.12-24
Simatupang, P. (2016). Analisis Kritis terhadap Paradigma dan Kerangka Dasar Kebijakan Ketahanan Pangan Nasional. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 25(1), 1. https://doi.org/10.21082/fae.v25n1.2007.1-18
Zuraida, R. (2010). Usaha tani Padi dan Jagung Manis pada Lahan Tadah Hujan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kalimantan Selatan ( Kasus di Kec . Landasan Ulin Kotamadya Banjarbaru ).

Teknologi, D. A. N., Untuk, P., Djaafar, T. F., & Pustika, A. B. (2010). Pengembangan Budi Daya Tanaman Garut dan Teknologi Pengolahannya untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 29(1), 25–33. https://doi.org/10.21082/jp3.v29n1.2010.p

Prabowo, R. (2010). Kebijakan Pemerintah dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Indonesia. Mediagro, 6(2), 62–73.

Pertanian, J. T., Pertanian, F., & Bengkulu, U. (2012). Pengembangan Diversifikasi Produk Pangan Olahan Lokal Bengkulu untuk Menunjang Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Jurnal Agritech Fakultas Teknologi Pertanian UGM, 30(4). https://doi.org/10.22146/agritech.9717


STRATEGI PENGUATAN LUMBUNG PANGAN DESA DALAM MENUN- JANG PEMENUHAN KETAHANAN PANGAN Mohamad. (n.d.). Mohamad Ikbal Bahua ABSTRAK. 16(02), 117–124.

(Pangan, Dari, Klaten, Tengah, & Adam, n.d.)Pangan, K., Dari, P., Klaten, K., Tengah, J., & Adam, L. (n.d.). THE INSTITUTIONAL ISSUES ON THE DEVELOPMENT OF FOOD SECURITY?: LESSONS LEARNED FROM KLATEN REGENCY , CENTRAL JAVA Iss. VII(2).

(Priantoro, Priyotamtama, & Handoyo, n.d.)Priantoro, A. T., Priyotamtama, P. W., & Handoyo, D. (n.d.). Gunung Kidul Secara Berkelanjutan. 29–42.
(Badan Ketahanan Pangan, 2014)Badan Ketahanan Pangan. (2014). Badan Ketahanan Pangan. 1–74.
(Nainggolan, 2002)Nainggolan, K. (2002). Program Akselerasi Pemantapan Ketahanan Pangan. 114–122.