RELASI SAINS DAN AGAMA PERSPEKTIF IAN G. BARBOUR DAN ARMAHEDI MAZHAR

Main Article Content

khoirul warisin

Abstract

Pembahasan terkait sains dan agama menjadi sesuatu yang menarik untuk terus dikaji utamanya di dunia perguruan tinggi berbasis Islam. Hal ini bertujuan untuk memperkuat titik temu antara sains dengan agama. Karena semenjak jatuhnya dinasti Abasiyah yang merupakan puncak kejayaan Islam sepanjang sejarah peradaban Islam seolah muncul dikotomi antara sains dan agama. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah rumusan yang harus terus dikembangkan untuk mempertemukan antara sains dengan agama. Dengan harapan bisa memberikan sumbangsih pada dunia pendidikan Islam di abad sekarang ini.


Penelitian yang penulis lakukan ini bertujuan untuk mengungkap letak titik temu antara sains dan agama. Di mana dengan terkuaknya titik temu antara sains dan agama bisa membantu para pendidik di tingkat sekolah dasar maupun menengah untuk mengintergrasikan antara ilmu pengetahuan (sains) dengan agama dalam proses pembelajaran di sekolah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode analisis content dan teknik komparatif. Dari telaah yang penulis lakukan terhadap pandangan dua orang ilmuwan yaitu Ian G. Barbour dan Armahedi Mazhar terkait pandangannya terhadap keterkaitan hubungan antara sains dan agama dapat disimpulkan bahwa sains dan agama ada hubungan integrasi antara keduanya. Sains bisa dijadikan alat untuk membuktikan wahyu guna memperdalam keimanan seseorang terhadap Tuhan, sedangkan agama  bisa sebagai basis berfikir dan orbit bagi pengembangan sains.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles