Peningkatan Kapabilitas Problem Solving dengan Strategi Blended Learning: Membelajarkan Siswa di Era Disruptif

Authors

  • Saifuddin Saifuddin Fakulitas Ilmu Keislaman (FIK) Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Abstract

Abstrak

Pebelajar sekarang tumbuh dalam dunia yang dipenuhi dengan kecanggihan teknologi baru jauh sebelum kedatangan mereka di sekolah. Mereka bisa belajar dengan beragam macam cara yang berbeda-beda. Blended learning adalah konsep inovatif yang mencakup keunggulan pengajaran tradisional di kelas dan pembelajaran yang didukung TIK termasuk pembelajaran offline dan pembelajaran online. Kapabilitas pemecahan masalah (problem solving) merupakan salah satu keterampilan yang paling tinggi yang disebut higher order thinking. Blended learning dengan teknologi pembelajaran online dapat memberikan fleksibilitas dalam cara siswa belajar, sehingga sangat sesuai untuk pembelajaran era revolusi industri 4.0 dan diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas problem solving dari peserta didik.

 

Kata Kunci: Kapabilitas problem solving, blended learning, era disruptif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-11-30

How to Cite

Saifuddin, S. (2020). Peningkatan Kapabilitas Problem Solving dengan Strategi Blended Learning: Membelajarkan Siswa di Era Disruptif. AL-WIJDÁN: Journal of Islamic Education Studies, 5(2), 123-137. Retrieved from http://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan/article/view/577