Inovasi Aplikasi Klampid New Generation (KNG) Dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i2.2795Kata Kunci:
inovasi, aplikasi Klampid New Generation, Pelayanan administrasi kependudukanAbstrak
Pelayanan publik seiring berjalanya waktu mengalami perkembangan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik saat ini dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman serta kecanggihan tekhnologi. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya meluncurkan inovasi Aplikasi Klampid New Generation dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan pada masyarakat kota Surabaya. Inovasi ini diluncurkan pada 1 Juli 2022 sebagai pengembangan inovasi sebelumya yakni website E-Klampid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Inovasi Aplikasi Klampid New generation (KNG) dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah atribut inovasi menurut Rogers dalam Suwarno (2008) yang diantaranya adalah Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Triability, dan Observability. Berdasarkan teori tersebut hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Aplikasi Klampid New Generation dapat dikatakan memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Dengan ini juga meningkatkan pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Meskipun terdapat beberapa kendala yang harus dievaluasi berdasarkan keluhan dan kerumitan warga yaitu mengenai mekanisme upload dan jam operasional pelayanan melalui aplikasi KNG ini. walaupun terdapat kerumitan tersebut bukan menjadi sebuah kendala dalam pelaksanaan pelayanan kependudukan melalui aplikasi KNG tersebut tetap terus berjalan.
Kata kunci: inovasi, aplikasi Klampid New Generation, Pelayanan administrasi kependudukan
Referensi
Duhita, A. S. (2018). Inovasi Produk E-Lampid dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kota Surabaya.
Kebijakan Dan Manajemen Publik, 6(2), 1–11. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmp1430c8e0b0full.pdf
Haqq, M. F., & Umiyati, S. (2022). Efektivitas Program Layanan E-KLAMPID di Kecamatan Bulak Kota Surabaya. Public Sphere Review, 1(2), 22–28. https://doi.org/10.30649/psr.v1i2.33
Miles, M. B., & Huberman, M. A. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, Inc.
Saffah, A. El, & Prathama, A. (2019). Inovasi E-Lampid Dalam Peningkatan Kemudahan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kelurahan Kapas Madya Baru Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. Public Administration Journal of Research, 1(2), 112–124.
https://doi.org/10.33005/paj.v1i2.14.
Suwarno, Y. (2008). Inovasi di Sektor Publik. STIA-LAN Press, October, 169.
Trantika Hafsah Vitri. (2022). Evaluasi Layanan Kawin, Lahir, Mati, Pindah, Datang (Klampid) Pada Dinaskependudukan Dan Catatan Sipilkota Surabaya. Publika, 4(1), 1123–1136.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Ardelia Nur Sinta, Diana Hertati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


