Masalah Sosial dan Kebijakan Publik di Indonesia (Studi Kasus UU ITE No. 19 Tahun 2016)
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v2i1.386Kata Kunci:
Masalah Sosial, Kebijakan Publik, UU Informasi dan Transaksi ElektronikAbstrak
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan Undang-Undang ITE No. 19 Tahun 2016 yang memiliki dua preferensi di dalam perumusan kebijakanya yakni preferensi strategis dan politis. Sebuah kebijakan yang baik berasal dari masalah social yang dirasakan oleh masyarakat banyak dan bukan dari masalah individu. Kebijakan public dibuat untuk menyelesaikan permasalan social bukan untuk menambah ataupun membuat masalah baru. Preferensi strategis dalam perumusan Undang-Undang ini berangkat dari masalah banyaknya kejahatan berupa penipuan dan penggelapan dengan menggunakan media elektronik. Preferensi strategis melihat Undang-Undang ini disahkan untuk menanggulangi masalah tersebut. Sedangkan preferensi politis memandang berbeda mengenai kemunculan Undang-Undang ini. Preferensi politis melihat kemunculan Undang-Undang ini tak lepas dari kepentingan para aktor yang mempunyai wewenang dalam pembuatan undang-undang ini. Aktor yang memiliki kepentingan tersebut adalah penguasa. Dengan adanya Undang-Undang ini penguasa semakin leluasahanya dalam membatasi dan mengkriminalisasi hak kebebasan berpendapat masyarakat. Tulisan ini secara spesifik ingin melihat sejauh mana ketegangan dari kedua preferensi tersebut.
Kata Kunci: Masalah Sosial, Kebijakan Publik, UU ITE
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


