Transformasi Smart City Dalam Implementasi E-Government di Daerah Kepulauan

Penulis

  • Muhlis Hafel Universitas Terbuka image/svg+xml
  • Julfi Jamil Universitas Bumi Hijrah Tidore

DOI:

https://doi.org/10.36636/jogiv.v6i1.4018

Kata Kunci:

Transformasi Smart City, E-Government, Daerah Kepulauan

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk melihat transformasi program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) dalam mendorong pelaksanaan E-Government di daerah yang berciri kepulauan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisiensi dan akuntabel.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Dalam memperoleh data lapangan, peneliti menggunakan instrumen wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan informan meliputi pimpinan OPD, Anggota DPRD, Camat, Tokoh Masyarakat. Analisis data menggunakan teknik analisis Spiral. Berdasarkan analisis data ditemukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah mentransformasi program Smart City untuk mendorong pelaksanaan E-Government  dalam bentuk aplikasi layanan Labuha Smart City, namun dengan kondisi geografis Halmahera Selatan sebagai daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan infrastruktur teknologi informasi maka program yang dilakukan masih di fokus pada dua layanan utama yakni Senyum Halsel yang berkaitan dengan layanan publik pemerintah kepada masyarakat dan layanan aplikasi Go-Smile yang merupakan sistem manajemen informasi lembaga yang masih difokuskan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan. Untuk mendorong percepatan transformasi E-Government secara maksimal maka perlu komitmen dari pemerintah daerah melalui pembentukan peraturan daerah yang dapat mendorong semua elemen berkomitmen terhadap pengembangan E-Government di daerah kepulauan sebab pemerintah daerah sendiri belum memiliki regulasi yang mengikat sehingga ketika terjadi pergantian kepemimpinan lokal ikut mengubah program E-Government.

Referensi

Al-Shboul, M., Rababah, O., Al-Shboul, M., Chnemat, Ra., & Al-Saqqa, S. (2014). Challenges and Factors Affecting the Implementation of E-Government in Jordan. Journal of Software Engineering and Applications, 7, 1111–1127. https://doi.org/10.4236/jsea.2014.713098

Allwinkle, S., & Cruickshank, P. (2011). Creating Smart-er Cities: An Overview. Journal of Urban Technology, 2. https://doi.org/DOI:10.1080/10630732.2011.601103

Atmojo, B. T., & Nurwulan, N. R. (2020). E-Government Global Trends and Future Perspective in Indonesia. Jurnal Natapraja: Kajian Ilmu Adminisrasi Negara, 08(02), 166–180. https://doi.org/doi.org/10.21831/jnp.v8i2.34855

Backus, M. (2001). E-Governance and developing countries : introduction and examples. BAIFA RESOURCES, No. 3, April 2001, 47.

Choi, H., Park, M. J., Rho, J. J., & Zo, H. (2016). Rethinking the assessment of e-government implementation in developing countries from the perspective of the design–reality gap: Applications in the Indonesian e-procurement system. Telecommunications Policy, 40(7), 644–660. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2016.03.002

Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. (Third Edit). SAGE Publication, Inc.

Elsheikh, Y., Cullen, A., & Hobbs, D. (2008). e-Government in Jordan: Challenges and opportunities. Transforming Government: People, Process and Policy, 2(2), 83–103. https://doi.org/10.1108/17506160810876176

Ferza, R., Pranasari, M. A., Fitri, S. E., Indarti, D. M., & Gunawan, T. (2022). A Gap Analysis of Yogyakarta Smart City Project (within the Dimension of Smart Governance and Smart Economy). Journal of Governance, 7(1), 184–201. https://doi.org/10.31506/jog.v7i1.14127

Handayani, D. W., Syafarudin, S., & Muflihah, L. (2021). Problem Realisasi Kebijakan Smart City di Indonesia: Kasus Kota Bandar Lampung. JISPO Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 11(1), 35–62. https://doi.org/10.15575/jispo.v11i1.10765

Hasan, A., & Arief, A. (2018). Pengukuran Tingkat Kematangan E-Goverment pada Pemerintah Daerah Kepulauan (Studi Kasus: Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, Indonesia). Jurnal Protek, 05(1), 31–36.

Huang, Z., & Bwoma, P. O. (2003). An overview of critical issues of E-government. Issues of Information Systems, 4(1), 164–170. http://www.iacis.org/iis/2003_iis/PDFfiles/HuangBwoma.pdf

Indrajit, R. E. (2016). Konsep dan Strategi Electronic Government. In Electronic Government. https://www.academia.edu/30100450/Electronic_Government

Kominfo. (2007). Panduan Umum Tata Kelola Teknologi Informasi Nasional. Versi I, 1–49.

Madubun, J., Akib, H., & Jasruddin. (2017). The Prototype Model of Asymmetric Decentralization in Providing Public Services to the Island Areas. Mediterranean Journal of Social Sciences, 8(2), 209–217. https://doi.org/10.5901/mjss.2017.v8n2p209

Nabafu, R., & Maiga, G. (2012). A Model of Success Factors for Implementing Local E-government in Uganda. Electronic Journal of E-Government: EJEG; Reading, 10(1), 31–46. http://search.proquest.com/docview/1319481486/abstract/936C7AA9AC434DABPQ/12

Nurzaman, R. A., Rompis, A. E., Nurmalasari, E., & Zulfiani, Y. N. (2023). Implementasi E-Government pada Konsep Smart City Pemerintah Kota Bandung dalam Pelayanan Publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Journal of Governance Innovation, 5(1), 175–192. https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i1.2282

Pina, V., Torres, L., & Royo, S. (2010). Is E-Government Leading To More Accountable and Transparent Local Governments? an Overall View. Financial Accountability and Management, 26(1), 3–20. https://doi.org/10.1111/j.1468-0408.2009.00488.x

Prakosa, R. M., & Rindiana, I. R. (2023). Analisis Implementasi E-Government Pemerintah Provinsi Bali dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Digital. Journal of Governance Innovation, 5(2), 290–307. https://doi.org/10.36636/jogiv.v5i2.2917

Pratama, I. P. A. E. (2014). Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-teknologi Pendukung Lainnya. Informatika.

Rahmatunnisa, M., Hindersah, R., & Achmad, T. H. (2018). Why Regions with Archipelagic Characteristics in Indonesia Also Need Asymmetric Decentralization? Jurnal Bina Praja, 10(2), 251–261. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.251-261

Ramadhani, M. A., & Handoyo, E. (2022). Implementasi Kebijakan Jakarta Smart City dalam Mewujudkan Smart Governance pada Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Unnes Political Science Journal, 6(2), 42–47. https://doi.org/10.15294/upsj.v6i2.58254

Shannak, R. O. (2013). The Difficulties and Possibilities of E-Government: The Case of Jordan. Journal of Management Research, 5(2), 189–204. https://doi.org/10.5296/jmr.v5i2.2560

Suhardi, Sofia, A., & Andriyanto, A. (2015). Evaluating e-government and good governance correlation. Journal of ICT Research and Applications, 9(3), 236–262. https://doi.org/10.5614/itbj.ict.res.appl.2015.9.3.3

Suharyana, Y. (2017). Implementasi E-Government Untuk Pelayanan Publik Di Provinsi Banten. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 1(1), 45–58. https://doi.org/10.37950/jkpd.v1i1.5

Suleman, S. (2019). Kualitas Pelayanan E-KTP Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Halmahera Selatan. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 5(April), 1–13.

Taufik, T. H., Sarah, S. W., & Yusuf, Y. A. (2022). Analisis Strategi Keberhasilan E-Government di Kabupaten Bojonegoro. Journal of Governance Innovation, 4(1), 14–26. https://doi.org/10.36636/jogiv.v4i1.1116

Tukuboya, D. M. (2018). Halteng dan Halsel Berada di Zona Merah, Ombudsman minta lakukan pembenahan. Ombudsman Republik Indonesia. https://ombudsman.go.id/artikel/r/artikel--halteng-dan-halsel-berada-di-zona-merah-ombudsman-minta-lakukan-pembenahan

United Nations. (2014). UN E-Government Survey 2014. Division for Public Institutions and Digital Government (DPIDG). https://publicadministration.un.org/egovkb/en-us/reports/un-e-government-survey-2014

Wahyudi, A. A., Widowati, Y. R., & Nugroho, A. A. (2022). Strategi Implementasi Smart City Kota Bandung. Jurnal Good Governance. https://doi.org/10.32834/gg.v18i1.460

Wulandari, E. R., & Salomo, R. V. (2021). The Evaluation of Policies and Success Factors of E-Government Parking Tax Implementation in Capital Region of Jakarta. Jurnal Manajmen Pelayanan Publik, IV(2), 155–176.

xlaxiata.co.id. (2020). Operasikan BTS USO di Kawasan Timur Indonesia Jaringan 4G XL Axiata Membentang Hingga Maluku dan Papua. PT XL Axiata Tbk. [EXCL]. https://www.xlaxiata.co.id/id/berita/xlaxiata-operasikan-bts-uso-di-indonesia-timur

Zulhakim, A. (2012). Mengenal E-Government (Pemahaman Konsep Aplikasi E-Government Sebagai Inovasi Pelayanan Publik) (1st ed.). Buku Ajar.

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-03

Cara Mengutip

Transformasi Smart City Dalam Implementasi E-Government di Daerah Kepulauan. (2024). Journal of Governance Innovation, 6(1), 1-17. https://doi.org/10.36636/jogiv.v6i1.4018