Analisis Tipologi dan Pengembangan Kawasan Pesisir Kota Bontang (Studi Kasus Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kelurahan Bontang Kuala dan Kelurahan Guntung)
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v2i1.417Kata Kunci:
Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, TipologiAbstrak
Abstrak
Kota Bontang adalah sebuah kota di Provinsi Kalimantan Timur yang biasa digunakan sebagai alur pelayaran, baik alur pelayaran swasta, rakyat maupun alur pelayaran nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kelurahan kelurahan-kelurahan pesisir Kota Bontang, peneliti mengambil 3 kelurahan yaitu, kelurahan Bontang Kuala, Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Kelurahan Guntung. Dalam menyusun tipologi-tipologi desa pesisir berdasarkan aspek sosisl ekonomi dan buday, serta menyusun langkah-langkah strategis pengembangan wilayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi dan wawancara, Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi dan pengembangan kelurahan – kelurahan pesisir Kota Bontang pada tahun 2016 dan 2017 dari masing-masing kelurahan adalah sebagai berikut: Kelurahan Bontang Kuala mengalami penurunan sebanyak 2 poin, dan penilaian bidang kewilayahan dan kemasyarakatan Kelurahan Bontang Kuala tidak mengalami perubahan apapun. Kelurahan Guntung mengalami penurunan sebanyak 1 poin, penilaian bidang kewilayahan Kelurahan Guntung tidak mengalami perubahan apapun dan penilaian bidang kemasayarakatan Kelurahan Guntung mengalami penurunan sebanyak 2 poin. Kelurahan Tanjung Laut Indah pada tahun 2016 hingga 2017 mengalami kenaikan sebanyak 13 poin.Sedangkan Strategi yang dilakukan untuk pengembangan kelurahan di kawasan pesisir Kota Bontang meliputi 4 stretagi, diantaranya adalah: 1) optimalisasi produksi perikanan melalui budidaya komoditas perikanan,; 2) optimalisasi peran TPI dan PPI untuk pemasaran hasil laut masyarakat; 3) penguatan sarana dan prasarana bagi nelayan; dan 4) penguatan upaya konservasi dan rehabilitasi ekologis pesisir. Keempat strategi tersebut telah dilakukan oleh masing-masing desa, yaitu Bontang Kuala, Guntung dan Tanjung Laut Indah dengan sangat baik.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Bia Musa, Muhammad Lukman Hakim

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


