Dinamika Pengambilan Keputusan Bawaslu Dalam Menangani Laporan Kecurangan Pemilu: Analisis Teori Agregasi Keputusan
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v6i2.4563Kata Kunci:
Bawaslu, Demokrasi, Kecurangan Pemilu, PemiluAbstrak
Laporan kecurangan dalam konteks Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan isu yang sangat penting dalam menjaga integritas dan keabsahan proses demokrasi. Sebagai lembaga pengawas pemilu di tingkat kabupaten, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang memiliki peran krusial dalam menangani laporan kecurangan yang mungkin terjadi selama proses pemilihan. Penelitian terdahulu belum banyak yang menggunakan teori agregasi keputusan untuk menganalisis bagaimana Bawaslu mengambil keputusan dalam menangani laporan kecurangan Pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap perkembangan laporan kecurangan Pemilu yang diterima oleh Bawaslu Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi laporan kecurangan pemilu terhadap Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang dengan menggunakan teori agregasi keputusan. Melalui artikel ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya penanganan laporan kecurangan Pemilu oleh Bawaslu Kabupaten Karawang demi menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat daerah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Puspita Dewi Lestari Dewi, Alfhatan Dwi Sujidan, Alida Putri Nurhaliza , Inayah Fauziah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


