Menakar Peran Kiai Dalam Pemilihan Presiden 2019 (Studi Di Provinsi Jawa Timur)
DOI:
https://doi.org/10.36636/jogiv.v2i2.505Kata Kunci:
Peran, Kiai, Strategi Komunikasi Politik, Tim Kampanye, Pemilihan Presiden, Opinion Leader, Mediator Politik, Vote Getter.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang peran kiai di provinsi Jawa Timur Saat pemilihan presiden 2019. Strategi apa yang digunakan kiai dan tim Kampanye Daerah Joko Widodo dan KH. Ma‘ruf Amin wilayah jawa timur dan beberapa tokoh-tokoh politikus dan pejabat daerah yang juga berjalan bersama JKSN (Jaringan Kyai Santri Nasional) untuk memenangkan Jokowi-Kiai Ma‘ruf. Dimana para narasumber menyatakan bahwa peran kiai-kiai pada pemilihan presiden 2019 ini begitu signifikan dan efektif, terlebih lagi dengan adanya penyerangan isu Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan bagi incumbent Joko Widodo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan Dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran kiai di jawa timur bersama TKD Jawa Timur dan JKSN saat pilpres, maka dari itu telah diperoleh hasil dari penelitian ini bahwa peran kiai tersebut diantaranya menjadi Opinion Leader, Mediator Politik dan Vote Getter.
Kata Kunci :
Referensi
Abdullah, Zein. 2008. Strategi Komunikasi Politik dan Penerapannya.Bandung : Simbiosa Balai Pengkajian dan Pengembangan Informasi.
Cangara, Hafied. 2009. Komunikasi Politik: Konsep, Teori danStrategi. Jakrata: Rajawali Pres.
Cangara, Hafied. 2014. Komunikasi Politik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Effendy, Onong Uchjana. 2002. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Herdiansyah, Haris. 2010. Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu- ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Kiswanto, Heri. 2008. Gagalny Peranan Politik Kiai Dalam MengatasiKrisis Multi Dimensional. Yogyakarta: Nawasae Press.
Less, Jennifer, Marshment. 2009. Political Marketing Principles and Applications. Routledge. Canada
Moleong. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Patoni, Achmad. 2007. Peran Kiai Pesantren Dalam Partai Politik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Purwodarmino. 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai PustakaSugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwardi, Harsono, Sendjaja, Sasa Djuarsa dan Budi Setio. 2002. Politik Demokrasi dan Manajemen Komunikasi. Yogyakarta: Galang Press.
Suprayogo, Imam. 2007. Kiai dan Politik, Membaca Citra Politik Kiai. Malang: UIN Malang Pres.
Turmudi, Endang. 2004. Perselingkuhan Kiai dan Kekuasaan.Yogyakarta: LKis.
Venus, Antar. 2004. Manajemen Kampanye. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Yin, Robert K. 2011. Studi Kasus: Desain dan Metode. Rajagrafindo Persada. Jakarta.
Website
.2017. Siapa Nahdliyin Itu? Ini Jawaban KH Maimoen Zubair. https://www.nu.or.id/post/read/75128/siapa- nahdliyin-itu-ini-jawaban-kh-maimoen-zubair (diakses pada 29 Juli 2019)
https://kpuJawa Timur.go.id/dc1-tingkat-provinsi/https://kpu.go.id http://tirto.id
Raditya, Iswara N. 2019. Sejarah Hidup Kiai Asep Saifuddin
Chalim & Kasus Romahurmuziy. https://tirto.id/sejarah- hidup-kiai-asep-saifuddin-chalim-kasus-romahurmuziy- dkfs (Diakses pada 29 Juli 2019
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Dafis Ubaidillah Assidiq

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


