MEWUJUDKAN KEBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA MELALUI KELOMPOK USAHA BERSAMA DI DESA KALIPUCANG, JATIARJO DAN WONOSARI KABUPATEN PASURUAN
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v1i1.101Keywords:
Keberdayaan, Ekonomi, Masyarakat, Usaha BersamaAbstract
Ada harapan besar dengan lahirnya UU No. 6/2014 tentang Desa (UU Desa) telah ditetapkan sebagai dasar pengaturan desa. Dalam konsiderannya disampaikan bahwa Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat dan berperan mewujudkan cita-cita kemerdekaan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Desa sebagai ruang publik yang memiliki keragaman dan kebhinekaan adalah kodrat yang tidak dapat dipungkiri. Namun desa juga harus berhak membangun kesejahteraan masyarakatnya, menata kehidupannya, dan melindungi sumber-sumber penghidupannya. Sehingga, desa merupakan aset pembangunan yang harus bergerak aktif dan sejahtera dalam bingkai NKRI sebagaimana tujuan konstitusi. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh siapapun dan dengan pendekatan apapun harus berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dengan mengedepankan pada pemberdayaan ekonomi diharapkan sedikit demi sedikit kemiskinan di desa dapat dikurangi dan kesenjangan antara desa dan kota dapat dipersempit.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).