Program Taman Baca Ramah Anak Dengan Pengembangan Perpustakaan Desa Jatisati Sebagai Upaya Menangulangi Resiko Kecanduan Gadget
Program Taman Baca Ramah Anak Dengan Pengembangan Perpustakaan Desa Jatisati Sebagai Upaya Menangulangi Resiko Kecanduan Gadget
DOI:
https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v9i1.10856Kata Kunci:
Masyarakat usia dini, Taman Baca Ramah Anak, Gadget, Permainan tradisional, Pengembangan anakAbstrak
Masyarakat usia dini merupakan aset penting bagi masa depan bangsa, karena mereka adalah generasi penerus yang membutuhkan pendidikan dan lingkungan yang mendukung untuk tumbuh kembang mereka. Program pemberdayaan anak usia dini menjadi kunci dalam memastikan anak-anak mendapatkan perhatian yang memadai dalam pendidikan dan kesejahteraan. Salah satu program inovatif yang dilaksanakan di Desa Jatisari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, adalah Taman Baca Ramah Anak, dengan pengembangan perpustakaan desa jatisari yang bertujuan untuk mengurangi risiko kecanduan gadget di kalangan anak-anak dan mendorong budaya membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami dinamika sosial dan kebutuhan anak-anak di Desa Jatisari. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara mendalam dengan anak-anak, orang tua, serta tokoh masyarakat. Salah satu intervensi utama dalam program ini adalah penggunaan alat-alat permainan tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi, guna memperkuat keterikatan emosional anak-anak dengan lingkungan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara pendekatan kualitatif dan penggunaan permainan tradisional efektif dalam mendukung kesuksesan program Desa Ramah Anak, karena mampu menciptakan lingkungan yang inklusif dan menyenangkan bagi perkembangan anak-anak di Desa Jatisari. Program ini juga berhasil mengurangi dampak negatif dari penggunaan gadget berlebihan, sekaligus meningkatkan literasi dan budaya baca di kalangan anak- anak.
Referensi
Anggraeni Cahya Ningrum, Novia Aulia Sari, Isaam Fajar Maulana, Anggraeny Puspaningtyas “PEMBUATAN TAMAN BACA RAMAH ANAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA PADA ANAK-ANAK DESA BEJIJONG KABUPATEN MOJOKERTO”,2023. DOI: https://doi.org/10.69957/abdimass.v3i03.563
Lola Mulyantika, Isbandi Rukminto Adi “Peran Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Kesejahteraan Anak melalui RW Ramah Anak”,2021. DOI: https://doi.org/10.58258/jisip.v5i1.1590
Mansir,F.(2022). Tantangan dan ancaman anak Indonesia : Potret pendidikan nasional era digital. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 387–399. DOI: https://doi.org/10.26877/paudia.v11i1.9990
Muhammad Misbahudholam AR, Sama’ Sama’, Afifah Afra Rohmah, Sattina Sattina, Siti Nur Asmauliyah, Wujdiyani Wujdiyani, Al Warist “Pemberdayaan Masyarakat Usia Dini Melalui Program Rumah Ramah Anak Di Desa Aenganyar Pulau Giligenting Sumenep”,2023. DOI: https://doi.org/10.61132/kegiatanpositif.v1i3.285
Sofian Abdulatif, Triana Lestar “Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak di Masa Pandemi”,2021.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Lail Rosyidatul Mu'ammaroh, Nida Mukhlishotul ‘Izzah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).