PENGGUNAAN FISHFINDER UNTUK PENENTUAN LOKASI RUMPON DAN FISHING GROUND PADA MASYARAKAT NELAYAN TRADISIONAL LHOK KRUENG ACEH
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v5i1.1814Kata Kunci:
Nelayan, Fishfinder, Fishing Ground, PetaAbstrak
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu nelayan-nelayan tradisional Lhok Krueng Aceh, Banda Aceh agar dapat memahami dan mempraktikkan cara menggunakan fishfinder untuk penentuan rumpon dan fishing ground. Masalah yang dihadapi nelayan tradisional pada setiap kegiatan melaut adalah tidak terbiasa dalam menggunakan fishfinder. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah melaksanakan pelatihan pengoperasian fishfinder untuk penentuan lokasi rumpon dan fishing ground pada nelayan tradisional dan memberikan pelatihan untuk membaca dan memanfaatkan peta. Hasil pengabdian ini, tingkat keberhasilan kemampuan nelayan dalam penggunaan fishfinder dan membaca peta mencapai 75% diukur dengan cara membandingkan kemampuan nelayan sebelum pelatihan yang hanya 10%. Dengan demikian, permasalahan yang dialami oleh nelayan dapat diatasi dengan metode ajar dan praktik lapangan.
Referensi
Adrianus (2004) How to Use Fishfinder Properly, http://www.fishforum.com
Anonymous (2011) Laporan Tahunan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan, Banda Aceh.
Garces, L. R., Pido, M. D., Pomeroy, R. S., Koeshendrajana, S., Prisantoso, B. I., Fatan, N. A., ... & Dey, M. (2010). Rapid assessment of community needs and fisheries status in tsunami-affected communities in Aceh Province, Indonesia. Ocean & Coastal Management, 53(2), 69-79.
GARMIN Ltd. (2004). GPS MAP178C Sounder Owners Manual. Garmin International Inc. Kansas, USA
GIS Konsorsium Aceh Nias. (2007). Modul Pelatihan ArcGIS Tingkat Dasar. Banda Aceh.
Prabowo, D. Anang T. N., Jhon P. & Hilmy A. (2002). Modul Pengenalan GIS, GPS dan Remote Sensing. Dept. GIS Forest Watch Indonesia. Jakarta.
Stobutzki, I. C., & Hall, S. J. (2005). Rebuilding coastal fisheries livelihoods after the tsunami: key lessons from past experience. Naga, WorldFish Center Newsletter, 28(1 and 2), 6-12.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Muhammad Muhammad, Ichsan Setiawan, Thaib Rizwan, Haekal Azief Haridhi, Syarifah Meurah Yuni, Salmawaty Arif

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).