Pendekatan Pendidikan Seksual kepada Peserta Didik Di SLB Kepanjen

Authors

  • Hesti Setyodyah Lestari Universitas Islam Raden Rahmat, Indonesia
  • Andia Kusuma Damayanti Universitas Wisnuwardhana

DOI:

https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v9i1.10764

Keywords:

Pendidikan seksual, tunagrahita, SLB, perlindungan diri

Abstract

Pendidikan seksual bagi peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan upaya penting dalam memberikan pemahaman tentang perkembangan diri, kesehatan reproduksi, serta perlindungan dari risiko kekerasan dan pelecehan seksual. Peserta didik berkebutuhan khusus memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang beragam sehingga memerlukan pendekatan yang adaptif, komunikatif, dan sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Pendekatan pendidikan seksual di SLB dapat dilakukan melalui pembelajaran yang konkret, penggunaan media visual, latihan keterampilan sosial, serta penguatan kemampuan menjaga batasan diri dan melindungi diri. Keberhasilan pelaksanaan pendidikan seksual juga memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Melalui pendekatan yang tepat, pendidikan seksual diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik dalam menjaga kesehatan serta keselamatan diri secara mandiri.

References

Agnesia, Adinda. & Irdamurni. (2025). Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Seksual Pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai. 9(1), 4689-4696

Atkinson, R. C., & Shiffrin, R. M. (1968). Human memory: A proposed system and its control processes.3. DOI: https://doi.org/10.1016/S0079-7421(08)60422-3

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction. Harvard University Press

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. Norton.

Kelrey, Fathimah. & Hidayati, Titiek. (2019). Gambaran Pendidikan Sexual Pada Remaja Disabilitas Intelektual: A Literature Review. Jurnal Penelitian Keperawatan. 5(2), 132–138 DOI: https://doi.org/10.32660/jpk.v5i2.408

Praptiningrum, Nurdayanti. (2006). Pendidikan Seksual Bagi Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Khusus. 2(1), 305–320

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York: International Universities Press. DOI: https://doi.org/10.1037/11494-000

Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person. Houghton Mifflin.

Rosyidah, Naimatur. & Sujarwanto, Sujarwanto. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Untuk Pendidikan Seksual Bagi Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Khusus. 20(2), 1–10

Ummah, Mufidatul Sabrina., Et al. (2023). Pendidikan Seks Bagi Anak Tunagrahita Di SLB Purnama Asih. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia. 1(2), 169–176 DOI: https://doi.org/10.55606/jubpi.v1i2.1399

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Pendekatan Pendidikan Seksual kepada Peserta Didik Di SLB Kepanjen. (2026). At-Tamkin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 105-111. https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v9i1.10764