PENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA SIDOMULYO KECAMATAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR DENGAN MENGEMBANGKAN WIRAUSAHA MENUJU DESA WISATA

Penulis

  • Moh. Aan Sulton

DOI:

https://doi.org/10.33379/attamkin.v2i1.512

Kata Kunci:

Wisata, Desa, Ekonomi, Wirausaha

Abstrak

Wilayah pedesaan di Indonesia memiliki potensi yang besar dalam hal pariwisata. Pariwisata adalah suatu kegiatan yang secara langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat sehingga membawa berbagai dampak terhadap masyarakat setempat, bahkan pariwisata dikatakan mempunyai energy trigger yang luar biasa, yang membuat masyarakat setempat mengalami metamorphose dalam berbagai aspeknya. Desa Sidomulyo adalah desa yang memiliki potensi menjadi desa wisata dan menjadi salah satu destinasi pariwisata di kabupaten Blitar. Desa sidomulyo merupakan desa yang terletak di Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar tepatnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani Kopi dan Peternak Kambing. Lahan perkebunan didominasi dengan tanaman kopi. Sedangkan kambing yang ada desa Sidomulyo merupakan kambing kualitas unggul dan yang paling menonjol adalah kambing etawa. Namun dari hasil kopi dan ternak kambing masih belum optimal dalam produksi dan pemasaran. Maka mahasiswa kkn unira yang berada di desa sidomulyo mencoba membantu para petani kopi dan peternak kambing dalam meningkatkan hasil mereka dengan Program Pengembangan Wirausaha menuju Desa Wisata.

Referensi

Hadiwijoyo. (2013) Perencanaan Pariwisata Pedesaan Berbasis Masyarakat (Sebuah Pendekatan Konsep). Yogyakarta : Graha Ilmu.

Happy. M. (2002) Pengantar Pariwisata. Bandung : Alfabeta

Ismayanti. (2010) Pengantar Pariwisata. Jakarta : Grasindo

Yoeti, A. O.(2005) Perencanaan Strategis Pemasaran Daerah Tujuan Wisata. Jakarta : Pradnya Pramitha

Diterbitkan

2020-09-02

Cara Mengutip

PENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA SIDOMULYO KECAMATAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR DENGAN MENGEMBANGKAN WIRAUSAHA MENUJU DESA WISATA. (2020). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 19-23. https://doi.org/10.33379/attamkin.v2i1.512