UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM PENGGUNAAN GADGET SECARA LEBIH BIJAK
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v2i2.520Kata Kunci:
Gadget, Usia Sekolah, Desa SegaranAbstrak
Penggunaan gadget dewasa ini semakin banyak. Gadget tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak. Gadget tidak selalu memberikan dampak positif seperti kemudahan dalam komunikasi dan penyebaran informasi yang cepat, namun juga berdampak negatif. Dampak negatif gadget adalah kurangnya interaksi sosial, mempengaruhi perkembangan motorik, salah satu penyebab overweight, dan juga dapat mempengaruhi ketajaman penglihatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah sebagai salah satu upaya meningkatkan pemahaman anak usia sekolah dalam penggunaan gadget secara lebih bijak. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa kelas 5 dan 6 sekolah dasar di Desa Segaran Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan di SDN 01 dan 04 Segaran. Peserta pengabdian masyarakat dikumpulkan dalam satu kelas. Kegiatan diawali perkenalan dimana pelaksana memperkenalkan diri pada peserta pengabdian masyarakat. Selanjutnya dilakukan pretest untuk mengetahui pengetahuan peserta akan dampak gadget sebelum dilakukan penyampaian informasi. Kemudian dilakukan penyampaian informasi. Penyampaian informasi dilakukan melalui metode ceramah dan diselingi dengan permainan. Informasi yang diberikan adalah tentang pengertian gadget, dampak positif dan negatif gadget serta upaya-upaya untuk mencegah dampak negatif tersebut. Selanjutnya dilakukan Posttest untuk mengetahui pengetahuan peserta akan dampak gadget setelah dilakukan penyampaian informasi. Penutupan dilakukan dengan sesi tanya jawab berhadiah bagi peserta yang menjawab benar pertanyaan yang diberikan.
Referensi
Ameliola, s. & nugraha, d. H. 2013. Perkembangan Media Informasi dan Teknologi Terhadap Anak dalam Era Globalisasi. [Accessed 10 Maret 2019].
Ananda, k. S. 2013. Kini Kebanyakan Anak Tak Suka Main di Luar Rumah. [Accessed 10 Maret 2019].
Anggrahini, S. A. 2013. Dinamika Komunikasi Keluarga Pengguna Gadget. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Chahal, H., Fung, C. & Veugelers, P. J. 2012. Availability and night-time use of electronic entertainment and communication devices are associated with short sleep duration and obesity among Canadian children. Pediatric Obesity.
Daily, S. 2015. Ericsson: Pengguna Smartphone di Indonesia Kini Capai 38 Persen. [Accessed 10 Maret 2019].
Erin, S. 2012. Gangguan dan Penyakit Akibat K emajuan Teknologi Masa Kini. [Accessed 10 Maret 2019].
Ester. 2013. Pengaruh Positif dan Negatif Game. [Accessed 10 Maret 2017].
Fanny, A. O., Tutut, J. P., Giyanti, L. P., Alfisyahrina, H. & Andriana, y. 2014. Faktor Pengaruh Gadget Terhadap Kecerdasan Motorik Siswa SD Melalui Regresi Logistik Ordinal. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Kurniawati. 2011. Hari Gini nggak Punya Gadget, Apa Kata Dunia? [Accessed 8 Maret 2019].
Mediasyifa. 2014. Pengaruh Penggunaan Gadget Pada Remaja Terhadap Interaksi Sosial Remaja. Institut Pertanian Bogor.
Nurrachmawati 2014. Pengaruh Sistem Operasi Mobile Android pada Anak Usia Dini. Makasar: Universitas Makasar.
Yoga, H. W. 2016. 2016, Pengguna Internet di Indonesia Capai 132 Juta. [Accessed 10 Maret 2019].
Yusmi, W. Pentingnya "Pendampingan Diologis"Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini. Seminar Nasional Pendidikan Ïnovasi Pembelajaran untuk Pendidikan Berkemajuan, 2015 Ponorogo. FKIP universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).