MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA

Penulis

  • Diana Kusumaningrum Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Yuris Indria Persada Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Nanik Ulfa Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Abdur Rohman Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Dewi Nuriyah Al-addawiyah Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Imro’atus Sa’diyah Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Nurlaili Fauziah Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Fauziah Apriani Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Fitria Arfatul ‘Iyad Universitas Islam Raden Rahmat Malang

DOI:

https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v3i1.3585

Kata Kunci:

Kompetensi Guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Kurikulum Merdeka, Workshop

Abstrak

Meningkatkan kompetensi guru sangat perlu dilakukan oleh guru itu sendiri maupun oleh pihak pemerintah agar guru-guru mampu mewujudkan tujuan pendidikan dan mampu melaksanakan kurikulum merdeka belajar. Dalam rangka meningkatkan kemampuannya dibidang pendidikan maka dari 4 kompetensi yang ada, guru sangat perlu mengembangkan kompetensi paedagogiknya. Kompetensi Paedagogik adalah merupakan suatu kemampuan guru di dalam mengelola pembelajaran peserta didik yang salah satu cirinya adalah mampu melaksanakan proses pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum yang berlaku. Pembelajaran yang diharapkan mampu dirancang dan diimplementasikan oleh guru, sesuai tuntutan kurikulum merdeka dan sesuai paradigma baru dalam pembelajaran salah satu diantaranya adalah melalui pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid. Melalui pembelajaran ini diharapkan Profil Pelajar Pancasila juga bisa cepat terwujud. Salah satu upaya peningkatan kualitas kompetensi guru adalah melalui kegiatan workshop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek yang diberikan oleh kegiatan workshop kepada para guru di SDN 02 Glanggang. Penelitian kualitatif yang digunakan dalam pengamatan ini, teknik yang digunakan adalah wawancara dan observasi mendatangi lokasi sekolah. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa kegiatan workshop adalah sebagai penunjang untuk guru-guru dalam meningkatkan kompetensinya.

Referensi

Arianti, A. (2019). Peranan Guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2), 117–134.

Basri, S., Nurochmah, A., & Syamsu, K. (2021). Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(3), 464–474. https://doi.org/10.35965/eco.v21i3.1245

Keiler, L. S. (2018). Teachers’ roles and identities in student-centered classrooms. International Journal of STEM Education, 5(1), 34. https://doi.org/10.1186/s40594-018-0131-6

Kristiani, H., Susanti, E. I., Purnamasari, N., Purba, M., Saad, M. Y., Anggaeni, & Kontribut. (2021). Model Pengembangan Pembelajaran Berdeferensiasi (Defferentiated Instruction) (1st ed.). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Permana, N. S. (2017). Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dengan Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 11(01), 1–8.

Pidarta, M. (2009). Landasan Kependidikan: Stimulus Ilmu Pendidikan. Rineka Cipta.

Veirissa, A. H. (2022). Kualitas Guru di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 4, 267–272.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-14

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA. (2024). Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 20-25. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v3i1.3585

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama