MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL DENGAN TEMAN SEBAYA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI SDN SUMBERSARI III MALANG

Authors

DOI:

https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i2.8948

Keywords:

kemampuan sosial-emosional, permainan tradisional, psikoedukasi, siswa sekolah dasar, pengabdian masyarakat.

Abstract

Kemampuan sosial-emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar, namun pada prakteknya masih ditemukan siswa yang kurang percaya diri, cenderung berkelompok secara eksklusif, dan minim interaksi dengan teman sebaya. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya stimulasi kemampuan sosial-emosional melalui kegiatan yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan sosial-emosional siswa kelas 6 SDN Sumbersari III Malang melalui permainan tradisional Ular-Naga dan Kucing - kucingan yang dipadukan dengan pemberian psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 21 siswa dan dilaksanakan dalam periode satu hari. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan tanya jawab, praktik permainan tradisional Ular Naga dan Kucing-kucingan, serta pengukuran menggunakan pre-test dan post-test berdasarkan kerangka CASEL dengan lima dimensi kompetensi sosial-emosional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial-emosional siswa pada aspek kerja sama, komunikasi, empati, sportivitas, pengendalian emosi, dan kepercayaan diri. Peningkatan tersebut dinilai dari adanya peningkatan hasil post-test dipadukan dengan observasi. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional yang dipadukan dengan psikoedukasi memberikan dampak positif awal terhadap pengembangan kemampuan sosial-emosional siswa sekolah dasar. Meskipun demikian, kegiatan ini masih bersifat eksploratif sehingga diperlukan pengembangan lanjutan dengan durasi lebih panjang, instrumen tervalidasi, dan cakupan peserta yang lebih luas.

References

Afrianti, N. (n.d.). PERMAINAN TRADISIONAL, ALTERNATIF MEDIA PENGEMBANGAN KOMPETENSI SOSIAL-EMOSI ANAK USIA DINI.

Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. (2020). CASEL's SEL framework: What are the core competence areas and where are they promoted? https://casel.org/

Devi Catur Winata, Dewi Maya Sari, Endang Pratiwi, Fili Azandi, Safrida Napitupulu, & Mawardinur. (2023). PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TEROMPA TERHADAP GERAK DASAR MOTORIK KASAR DAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 067260 MARELAN. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 11(2), 232–240. https://doi.org/10.55081/jsbg.v11i2.1459

Haryadi, R., Tuasikal, A. R. S., & Siantoro, G. (2023). PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN UNTUK MENINGKATKAN SOSIO-EMOSIONAL. Journal of S.P.O.R.T.

Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Prenadamedia Group.

Kusumawati, E., & Ambarsari, R. Y. (2021). Implementasi permainan tradisional untuk mengontrol sosial emosional selama proses pembelajaran daring pada anak usia dini. BERNAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 524–529. https://doi.org/10.31949/jb.v2i2.923

Maelani, S. (2023). IDENTIFIKASI PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PERMAINAN TRADISIONAL DAN PERMAINAN MODERN. http://repository.nusaputra.ac.id/id/eprint/1233

Nadia, D. O., Suhalil, N., & Irdamurni. (2023). PERAN INTERAKSI SOSIAL DALAM PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK SEKOLAH DASAR. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08.

Nugroho, I. H., Sukmana, A. A., Lestariningrum, A., Septiano, N. I., & Rizqi, A. B. (2021). Efektifitas Pengembangan Model Permainan Bola Keranjang Aspek Motorik Kasar Anak 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2127–2137. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1974

Nuryanti, N., Handoyo, E., Hermanto, F., Tanggur, F. S., & Wisnuwardana, I. G. W. (2025). Permainan Tradisional Sebagai Ruang Belajar Sosial: Refleksi Siswa Terhadap Pembentukan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah Dasar. JUPEIS : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 4(3), 379–393. https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1640

Rahayuningsih, T. (2024). Analisis Perkembangan Sosial Emosional Siswa Kelas 2 SD Negeri 4 Jono dalam Berinteraksi dengan Teman Sebaya. Jurnal Guru Sekolah Dasar, 1(3), 19–26. https://doi.org/10.70277/jgsd.v1i3.3

Ramadhani, P. R., & Fauziah, P. Y. (2020). Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1011. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.502

Riadi, F. S., & Lestari, T. (2021). EFEKTIVITAS PERMAINAN TRADISIONAL PADA PERKEMBANGAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL. In JKPD) Jurnal Kajian Pendidikan Dasar (Vol. 6).

Saputra, N. E., & Ekawati, Y. N. (2017). Permainan tradisional sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar anak. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 47–53.

Sitorus, J. (2023). Implementasi Permainan Tradisional Ular Naga Dalam Menstimulasi Kemampuan Sosial Kelas 1SD Negeri 101912 Pagar Merbau. Jurnal Generasi Ceria Indonesia, 1(2), 130–136. https://doi.org/10.47709/geci.v1i2.3259

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyunnisa Aisy Agustini, & Anniez Rachmawati Musslifah. (2024). Implementasi Permainan Kolaboratif Untuk Mengontrol Sosial Emosional Selama Proses Pembelajaran Di Luar Ruangan Pada Anak Sdn 1 Kartasura. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(1), 186–193. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i1.316

Yulia Sari, M., & Awang Irawan, F. (n.d.). Peran Permainan Tradisional Sirtok Dalam Meningkatkan Nilai Sosial Emosional Anak Tingkat Dasar. https://doi.org/10.37058/sport

Published

2026-04-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL DENGAN TEMAN SEBAYA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI SDN SUMBERSARI III MALANG. (2026). Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 5(2), 124-136. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i2.8948