PENERAPAN SUSTAINABILITY ACCONTING PADA PENGELOLAAN LIMBAH PRODUKSI KERIPIK UBI AJI WIRNA DI KOTA PALOPO
DOI:
https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i3.10388Kata Kunci:
Sustainability Accounting, Pengelolaan Limbah, UMKM Keripik Ubi, Keberlanjutan Lingkungan, PalopoAbstrak
UMKM Aji Wirna merupakan usaha mikro produksi keripik ubi yang berlokasi di Kelurahan Penggoli, Kota Palopo. Dalam proses produksinya, UMKM ini menghasilkan limbah padat berupa kulit ubi dan potongan ubi yang tidak terpakai, serta limbah cair berupa air bekas pencucian bahan baku, yang belum dikelola secara optimal dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, UMKM Aji Wirna belum menerapkan konsep sustainability accounting sehingga biaya-biaya yang berhubungan dengan lingkungan belum teridentifikasi dan terdokumentasi secara memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kondisi pengelolaan limbah produksi UMKM Aji Wirna; (2) memberikan pendampingan penerapan sustainability accounting yang mengintegrasikan biaya lingkungan ke dalam pencatatan keuangan UMKM; serta (3) mendorong penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan limbah produksi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan: persiapan dan koordinasi, sosialisasi dan edukasi, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan pelaporan. Luaran yang dihasilkan mencakup modul panduan sustainability accounting, SOP pengelolaan limbah, sistem pencatatan biaya lingkungan yang terintegrasi, dan artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap konsep sustainability accounting, terbentuknya sistem pemilahan sampah awal, serta praktik pengomposan kulit ubi yang mengurangi dampak negatif lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi.
Referensi
Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Oxford:
Capstone Publishing.
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The circular economy – A
new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757–768.
https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048
Kirana, S. P., Lasmini, L., & Septiawati, R. (2024). Analisis Penerapan Akuntansi Lingkungan
(Green Accounting) pada Pengelolaan Limbah Industri di PT Atsumitec Indonesia. AlKharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(11), 7842–7858.
Liana, I., Fadilah, I., Wulandari, & Pratiwi, R. (2026). Implementasi Green Accounting Sebagai
Upaya Keberlanjutan UMKM Tempe Di Purbalingga. Ikraith-Ekonomika, 9(2), 352–
357. https://doi.org/10.37817/ikraithekonomika.v9i2.5539
Nurhayati, N., Marta, R. F., Dwijayanti, R. I., Luahambowo, M., Agustinus, F., & Chinmi, M. (2024).
Alih Inovasi Produksi Bersih Kulit Singkong dan Pemanfaatannya Menuju Ekonomi
Hijau. Journal of Servite, 5(2), 114–124. https://doi.org/10.37535/1020054220235
Rahayu, T. P., & Hariyanti, A. (2024). Kebijakan Pengelolaan Limbah Industri UMKM Produksi
Makanan dan Minuman Terhadap Lingkungan Di Kota Palangkaraya. Edunomika,
10(1). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jie/article/view/19012
Sudarminto, H. T., & Harto, P. (2023). Green Accounting Concepts and Practices Towards
Measuring Environmental Sustainability and Sustainable Business Value. International
Journal of Science and Society, 5(5), 629–643.
https://doi.org/10.54783/ijsoc.v5i5.927
Ulya, M., & Hidayat, K. (2018). Identifikasi Peluang Produksi Bersih Pada Industri Keripik
Singkong. Jurnal Teknologi Pangan, 12(1), 78–82.
https://doi.org/10.33005/jtp.v12i1.1104
White, O. I., Nurrahmania, V., & Wibowo, T. (2022). Pengolahan Limbah Kulit Singkong Sebagai
Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Jurnal Pengolahan Pangan, 7(1), 33–37.
https://doi.org/10.31970/pangan.v7i1.64
Schaltegger, S., Burritt, R., & Petersen, H. (2017). An introduction to corporate environmental
management: Striving for sustainability (2nd ed.). London: Routledge.







