PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI KOPI DESA TAJI: DARI PENJUALAN KOMODITAS KE PRODUK BERNILAI TAMBAH
DOI:
https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i3.10884Kata Kunci:
Hilirisasi Kopi, Pemberdayaan Petani, Nilai Tambah, Desa TajiAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi di Desa Taji, Kabupaten Malang, melalui hilirisasi produk. Saat ini, petani masih bergantung pada tengkulak dengan menjual kopi dalam bentuk gelondong, yang menempatkan mereka pada posisi tawar rendah. Melalui metode observasi lapangan, seminar, dan diskusi terpumpun, kegiatan ini berhasil mengubah orientasi 25 anggota kelompok tani dari sekadar menjual bahan mentah menuju pentingnya pengolahan pascapanen menjadi green bean hingga
roasted bean. Meskipun demikian, tantangan utama yang teridentifikasi mencakup keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta adanya “paradoks likuiditas” yang mendorong petani menjual hasil panen secara instan. Menjawab tantangan tersebut, program ini merancang pemberian hibah alat pengolahan (pulper dan roaster) serta pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) bagi pemuda desa sebagai strategi pemangkasan rantai distribusi. Lebih lanjut, keberhasilan hilirisasi sangat bergantung pada penguatan kelembagaan kelompok tani, seperti pembentukan sistem simpan pinjam untuk menyediakan dana talangan bagi
petani. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mentransformasi sistem usaha tani kopi menuju arah yang lebih bernilai ekonomis, kompetitif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Taji. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas petani melalui teknologi pengolahan, literasi digital, dan kelembagaan ekonomi lokal dapat menjadi model pemberdayaan yang mendukung peningkatan daya saing komoditas kopi berbasis potensi desa serta membuka peluang pengembangan rantai nilai kopi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Referensi
Achyani. (2018). Peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan petani kopi organik di Desa Srimenanti Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ethos, 11, 11–18.
Bantacut, T. (2013). Pembangunan ketahanan ekonomi dan pangan perdesaan mandiri berbasis nilai tambah pangan. Jurnal Pangan, 22(2), 397–406.
Hermanto, H., Astuti, W., Sugito, P., & Triatmanto, B. (2024). Can green attitude complement the influence of green marketing on green purchase intention for fast food products? Journal of Economics and Management, 46, 584–612.
I Dewa Gede Yoga Priantara, S. M. (2016). Analisis nilai tambah pengolahan kopi arabika Kintamani Bangli. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 4(1), 1–10.
Iphov K. Sriwana, B. S. (2022). Analisis nilai tambah untuk meningkatkan keberlanjutan rantai pasok agroindustri kopi menggunakan Hayami. Jurnal Integrasi Sistem Industri.
Ma’rif, A. B. (2014). Pengembangan agribisnis kopi dalam kerangka pembangunan ekonomi wilayah di Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Teknik PWK, 3(2), 1–8.
Payong, P., et al. (2021). Pelatihan penanganan pascapanen kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abditani, 4(3), 162–168. https://doi.org/10.31970/abditani.v4i3.80
Puryantoro. (2019). Analisis nilai tambah pengolahan kopi arabika di Kelompok Tani Sejahtera Kabupaten Situbondo. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian (JIMDP).
Razak, I., Nirwanto, N., & Triatmanto, B. (2016). The impact of product quality and price on customer satisfaction with the mediator of customer value. IISTE: Journal of Marketing and Consumer Research, 30, 59–68.
Ritonga, D. S. (2021). Analisis mutu kopi bubuk varietas unggul Sigarar Utang di berbagai daerah Sumatera Barat dengan pengolahan metode basah. Scholar Unand.
Sidi, A. P., Anjaningrum, W. D., Dura, J., Cahyaningtyas, F., & Yogatama, A. N. (2024). Pemanfaatan AI dalam branding dan pemasaran UMKM. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 155–163. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i4.1268
Subekti, P., Yogatama, A. N., Anjaningrum, W. D., & Sidi, A. P. (2021). Pelatihan business model canvas bagi siswa SMA Diponegoro Tumpang dalam membangun bisnis di masa pandemi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 79–90. https://doi.org/10.32815/jpm.v2i2.395
Widiawati, D., & Renaldi, E. (2024). Analisis nilai tambah agribisnis kopi arabika di Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Studi kasus: Pedagang Besar Si Talbak Coffee). Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 2827–2836.
Rahayu, W. A., Subekti, P., & Nuryana, I. (2025). Training Bilingual Inquiry-Based Mathematics Games for Teachers and Students at SDN 1 Taji Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 694–701. https://doi.org/10.32815/jpm.v6i2.2818
Yogatama, A. N., Sidi, A. P., Anjaningrum, W. D., Bukhori, M., Dura, J., Cahyaningtyas, F., Andriany, L. M., & Hanif, R. (2025). Digital transformation in street food business in Malang: AI application training for content creation and effective promotion strategies. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 111–121. https://doi.org/10.32815/jpm.v6i1.2299







