PENDAMPINGAN PAMERAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI SDN 4 ARDIREJO

Penulis

  • Tety Nur Cholifah
  • Yulia Eka Yanti Universitas Islam Raden Rahmat
  • Hendra Rustantono Universitas Islam Raden Rahmat
  • Rahmad Zulfikar Ramadani Universitas Islam Raden Rahmat
  • Haniyah Bilqis Wakhidah Universitas Islam Raden Rahmat
  • Maftukhatul Muniroh Universitas Islam Raden Rahmat
  • Trio Erawati Siregar Universitas Pamulang image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v4i4.8162

Kata Kunci:

Pendampingan, Kearifan Lokal, Pameran budaya, Sekolah Dasar

Abstrak

Pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan besar di tengah derasnya arus globalisasi yang menyebabkan generasi muda semakin jauh dari warisan budaya daerahnya. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan berbasis kearifan lokal yang diterapkan sejak jenjang sekolah dasar. Berdasarkan kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pendampingan pameran kearifan lokal di SDN 4 Ardirejo. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Malang, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat rasa bangga terhadap identitas budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, edukasi budaya (seminar Tari dan Topeng Malangan), pendampingan pembuatan karya seni siswa (mewarnai rumah adat, kolase budaya, topeng Malangan), pendampingan penampilan seni (tari, drama, puisi, dan paduan suara), hingga puncak kegiatan berupa pameran gelar karya. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan kolaborasi antara dosen, mahasiswa PPL, guru, dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan budaya siswa, keterampilan berkarya, dan keberanian tampil di depan umum. Selain itu, siswa merasa lebih bangga terhadap budaya lokal Malang, sementara guru memperoleh inspirasi untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran. Apresiasi positif dari orang tua, pihak sekolah, dan perguruan tinggi memperlihatkan bahwa kegiatan ini efektif sebagai sarana edukatif sekaligus hiburan yang bermakna. Dengan demikian, pendampingan pameran kearifan lokal terbukti mampu menjadi media pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan cinta budaya sekaligus membangun karakter siswa. Kegiatan ini layak untuk direplikasi di sekolah lain sebagai bentuk sinergi perguruan tinggi dengan sekolah dasar dalam upaya melestarikan warisan budaya bangsa.

Referensi

Fitriani, L., & Hakim, A. (2021). Pendidikan berbasis kearifan lokal dalam membangun identitas budaya siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 77–89. https://doi.org/10.xxxx/jpk.v11i1.77

Hermawan, A., & Ningsih, T. (2022). Sustainability of local wisdom education in elementary schools. International Journal of Education and Learning, 4(2), 145–156. https://doi.org/10.xxxx/ijel.v4i2.145

Huda,M. 2020. Implementasi Pendidikan Budaya di Sekolah Dasar Melalui Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 114-123.

Huda, M. 2020. Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa. Jurnal Basicedu, 4(3), 523-532.

Iskandar, I. 2017. Pendidikan Kearifan Lokal untuk Mewujudkan Generasi yang Peduli Budaya. Jurnal Budaya dan Pendidikan, 3(1), 45-56.

Koentjaraningrat. 2004. Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Mariani, D., & Setiawan, R. (2020). The role of arts-based learning in improving students’ self-expression and confidence. Journal of Elementary Education Research, 9(2), 88–97.

Pudentia MPSS. 2013. Kearifan Lokal: Konsep dan Urgensinya bagi Bangsa. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Rachmawati, N., Santoso, H., & Dewi, M. (2021). Collaborative learning through local cultural activities in elementary schools. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 211–223.

Rahman, F. (2022). Local wisdom-based education in character building for elementary students. International Journal of Social Science and Education Research, 5(1), 33–41.

Sari, D., & Nugroho, A. (2020). Strengthening elementary education through university–school partnerships. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 101–112.

Supriyadi, B. (2021). Penguatan kreativitas siswa melalui pembelajaran seni berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Seni, 19(1), 55–66.

UNESCO. (2021). Learning with Culture and Heritage: A Guide for Educators. Paris: UNESCO Publishing.

Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2022). Pendidikan berbasis kearifan lokal dalam membangun karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 1–12.

Yuniarto, P. (2021). Integrating local wisdom into elementary education to strengthen cultural identity. International Journal of Educational Research and Social Sciences, 2(5), 1021–1030.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-26

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENDAMPINGAN PAMERAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI SDN 4 ARDIREJO. (2025). Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 4(4), 409-414. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v4i4.8162

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4