EDUKASI OBESITAS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT METABOLIK PADA USIA PRODUKTIF DI DESA POJOK KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i3.9648Kata Kunci:
obesitas, penyakit metabolik, edukasi kesehatan, usia produktifAbstrak
Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya penyakit metabolik seperti diabetes melitus tipe 2,
hipertensi, dislipidemia, dan penyakit kardiovaskular, terutama pada kelompok usia produktif. Peningkatan
prevalensi obesitas di masyarakat menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran
masyarakat usia produktif mengenai obesitas sebagai faktor risiko penyakit metabolik serta mendorong penerapan
gaya hidup sehat di Desa Pojok Kediri. Metode kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi
interaktif, serta pemeriksaan antropometri berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, dan perhitungan Indeks
Massa Tubuh (IMT) pada 47 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berjenis kelamin
perempuan (72,3%). Berdasarkan kategori IMT, sebanyak 31 peserta (65,96%) termasuk obesitas, 11 peserta
(23,40%) overweight, dan hanya 5 peserta (10,64%) berada pada kategori normal. Temuan ini menunjukkan
tingginya risiko gangguan metabolik pada masyarakat usia produktif di lokasi kegiatan. Pelaksanaan edukasi
mendapatkan respons positif dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pola makan seimbang,
aktivitas fisik teratur, serta pemantauan berat badan secara berkala. Disimpulkan bahwa edukasi obesitas melalui
kegiatan PKM efektif sebagai langkah preventif awal dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan
menekan risiko penyakit metabolik.
Referensi
Alberti, K. G. M. M., Zimmet, P., & Shaw, J. (2020). The metabolic syndrome: A new worldwide definition. The Lancet, 366(9491), 1059–1062.
Blüher, M. (2021). Obesity: Global epidemiology and pathogenesis. Nature Reviews Endocrinology, 17(5), 288–298.
Dewi, L., & Kartika, M. (2023). Peran promosi kesehatan dalam menurunkan faktor risiko penyakit metabolik. Jurnal Kesehatan Nasional, 11(2), 120–128.
Gufraan, M., & Lubis, R. (2023). Hubungan indeks massa tubuh dengan risiko penyakit metabolik. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.
Hidayat, T., & Nurjanah, S. (2022). Pola makan dan risiko obesitas pada masyarakat perkotaan. Jurnal Kesehatan Indonesia, 14(2), 67–75.
Kivimaki, M., Kuosma, E., Ferrie, J. E., Nyberg, S. T., Alfredsson, L., & Vahtera, J. (2020). Overweight, obesity, and risk of cardiometabolic multimorbidity. The Lancet Public Health, 2(6), e277–e285.
Kurniawan, R., & Adi, P. (2022). Intervensi berbasis komunitas dalam pencegahan penyakit tidak menular. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 10–18.
Lestari, E., & Saputra, D. (2021). Efektivitas konseling kesehatan terhadap perubahan perilaku hidup sehat. Jurnal Promosi Kesehatan, 9(2), 88–96.
Pratiwi, A., & Fitriani, Y. (2022). Edukasi kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 55–63.
Putri, R., & Wulandari, S. (2021). Edukasi gizi dalam meningkatkan perilaku hidup sehat masyarakat. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 13(1), 45–52.
Rahmawati, N., & Prasetyo, B. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada usia produktif. Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(1), 22–30.
Sari, D., & Nugroho, A. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan penyakit tidak menular. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 100–108.
Tune, J. D., Goodwill, A. G., Sassoon, D. J., & Mather, K. J. (2021). Cardiovascular consequences of metabolic syndrome. Circulation Research, 128(11), 1802–1820.
WHO. (2020). Risk-based CVD management.
Yaumil Khair, Asrini Safitri, Daeng Kanang, I. L., Latief, S., & Rasfayanah. (2023). Hubungan Obesitas Dengan Kadar Gula Darah Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(6), 437–443. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i6.247







