PENGERING BIJI KOPI BERENERGI LIMBAH BIOMASA: SOLUSI BERKELANJUTAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KOPI DAMPIT KABUPATEN MALANG

Penulis

  • Tri Kumala a:1:{s:5:"id_ID";s:44:"Teknik Mesin, Universitas Islam Raden Rahmat";}

Abstrak

Kualitas biji kopi Dampit, Kabupaten Malang, sangat dipengaruhi oleh proses pengeringan yang tepat. Namun, metode pengeringan tradisional seringkali menghadapi kendala, seperti ketergantungan pada cuaca dan efisiensi yang rendah, sehingga berdampak pada mutu biji kopi yang dihasilkan. Artikel ini mengkaji pengembangan desain pengering biji kopi berbasis energi limbah biomasa sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kopi di wilayah Dampit. Desain pengering ini dirancang untuk memanfaatkan limbah biomasa lokal, seperti sekam padi dan serbuk gergaji, sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Melalui program pengabdian masyarakat, desain ini diimplementasikan dan diuji coba di beberapa kelompok tani kopi di Dampit. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi pengeringan dan keseragaman kelembapan biji kopi, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas akhir produk kopi. Selain itu, teknologi ini juga membantu mengurangi limbah pertanian, menjadikannya sebagai solusi yang tidak hanya ekonomis tetapi juga ramah lingkungan. Artikel ini juga membahas tantangan dalam penerapan teknologi ini di lapangan dan memberikan rekomendasi untuk adopsi lebih lanjut di kalangan petani kopi Dampit. Dengan demikian, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing kopi Dampit di pasar nasional dan internasional.

Kata Kunci: Pengering Biji Kopi, Limbah Biomasa, Kualitas Kopi, Dampit, Teknologi Berkelanjutan, Pengabdian Masyarakat

Diterbitkan

26-08-2024