SOSIALISASI BRANDING BUDAYA LOKAL SEBAGAI LANGKAH PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI WISATA AIR SUMBER MARON

Penulis

  • ary purwady universitas terbuka malang

Kata Kunci:

branding, budaya lokal, pariwisata berkelanjutan, wisata

Abstrak

Sumber Maron di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis budaya lokal yang berkelanjutan. Namun, pengelola dan masyarakat setempat masih menghadapi kesulitan dalam mengelola dan mempromosikan potensi tersebut secara optimal. Sebagai upaya untuk mengatasi tantangan ini, telah diadakan sosialisasi branding marketing melalui internalisasi budaya sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sumber Maron. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam strategi pemasaran wisata. Para peserta juga mampu menyusun konsep branding yang lebih terfokus pada keberlanjutan dan autentisitas budaya lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing Sumber Maron sebagai destinasi wisata unggulan. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat pariwisata berkelanjutan di Sumber Maron, serta memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola dan mempromosikan potensi wisata mereka secara mandiri dan bertanggung jawab.

sampul 1

Unduhan

Diterbitkan

26-08-2024