Kerajinan Dream Catcher sebagai Upaya Social-Entrepreneurship pada Mahasiswa Prodi Sosiologi

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2203

Kata Kunci:

Kerajinan, Dream Catcher, Mahasiswa, Nilai Ekonomis

Abstrak

Kerajinan dream cather sebagai upaya pelatihan dalam social-entrepreneurship pada mahasiswa Prodi Sosiologi. Kegiatan tersebut dilakukan agar mahasiswa memiliki kemampuan, kemandirian dan jiwa kewirausahaan sosial sebagai wujud cara dalam menyelesaikan masalah sosial melalaui strategi bisnis. Selain itu, untuk membantu mahasiswa agar dapat mengembangkan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis dengan pemanfaatan barang bekas dan limbah bulu ayam menjadi sebuah hiasan pernak pernik dan dapat dijadikan gantungan kunci yakni dream catcher. Pendampingan dilakukan secara langsung di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode pelaksanaan pendampingan adalah melakukan praktik langsung kemudian di demonstrasikan di depan mahasiswa. Materi pendampingan disampaikan dengan mempresentasikan sejarah asal usul dan langkah-langkah pembuatan dream catcher. Hasil pendampingan ini mahasiswa mendapatkan referensi baru untuk membuat kerajinan tangan yang dapat bernilai ekonomis dan berbahan baku yang mudah didapatkan. Kemudian mahasiswa juga merencanakan startegi pemasaran pada para pelaku usaha yaitu dengan tetap menjaga kualitas produk kerajinan tangan dream catcher, promosi dan pengemasan yang unik.

Referensi

Amin, M. A. N. A., Indriasih, D., & Utami, Y. (2022). Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Kerajinan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(1), 35–41.

Dewi Surani, Listiawati, Merli Andini, N. M. (2020). Pelatihan Macrame untuk Meningkatkan Keterampilan Ibu-Ibu Rumah Tangga Produktif. Abdimas Bina Bangsa, 01(02), 143–152.

Dilla, H. A., Fauzi, D. L., Diyanti, E. W., Nur, D., & Evanthi, A. (2022). Pendampingan Identifikasi Potensi Wisata Dalam Perancangan Grand Design Kampung Wisata Bahari Terpadu Sukolilo Baru Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 302–309.

Dona, E., Hidayati, H., Abaharis, H., & Badri, J. (2022). Pelatihan Pembuatan Profil Kewirausahaan Siswa SMA. Abdimas Bina Bangsa, 3(2), 309–313.

Huda, S., Sulhadi, S., & Aji, M. P. (2016, October). Pembuatan Dan Karakterisasi Pelet Ikan Dari Bulu Ayam. In Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) (Vol. 5, pp. SNF2016-MPS).

Musapana, Siti Amalia, I. R. (2020). Kerajinan Limbah Cangkang Kerang Sebagai Alternatif Pembuatan Bros Ramah Lingkungan Tambakrejo Semarang. ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 58–66. https://doi.org/10.24036/abdi.v2i1.54

Pratama, F. A. E. (2011). Pembuatan Produk Kerajinan Vas Bunga dengan Material Komposit Bulu Ayam. Tugas Akhir.

Renata, Frisca Okawati, Tri Agustina, T. S. (2022). Pendampingan Pembuatan Konten Digital Untuk Pengembangan Komunitas UMKM “ EPI ( Excellent Preneur Indonesia )” Surabaya. Pengabdian Masyarakat, 2(3), 565–574.

Siek, I. M. K. (2021). Abstrak Perancangan Koleksi Womenswear , Menwear , Kidswear dan Produk Lifestyle Autumn / Winter 2021 dari Inspirasi Dream Catcher Oleh : Siek, Ika Meliyani Kurniyanto NRP : 180216002 Abstract Designing Womenswear , Menwear , Kidswear dan Product Lifesty. 2020–2021.

Tjiptady, B. C., Yoto., & Marsono. (2020). Entrepreneurship Development Design based on Teaching Factory to Improve the Vocational Education Quality in Singapore and Indonesia, 4th International Conference on Vocational Education and Training (ICOVET), Malang, Indonesia, pp. 130-134, doi: 10.1109/ICOVET50258.2020.9230222.

Wisri Puastuti. (2007). Teknologi Pemrosesan Bulu Ayam dan Pemanfaatannya. 17(2), 53–60.

Wong, W., Noreika, V., Móró, L., Revonsuo, A., Windt, J., Valli, K., & Tsuchiya, N. (2020). The Dream Catcher experiment: Blinded Analyses Failed to Detect Markers of Dreaming Consciousness in EEG Spectral Power. Neuroscience of Consciousness, 2020(1), 1–19. https://doi.org/10.1093/NC/NIAA006.

Unduhan

Diterbitkan

07-03-2023

Cara Mengutip

Kerajinan Dream Catcher sebagai Upaya Social-Entrepreneurship pada Mahasiswa Prodi Sosiologi. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(1), 121-129. https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2203