Pelatihan Pembuatan Abon Lele Sebagai Nilai Tambah Perekonomian dan Diversifikasi Pangan di Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2267Kata Kunci:
Pengabdian, Abon Lele, Ekonomi, PartisipasiAbstrak
Pandemi membuat banyak perubahan dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu diperlukan Kerjasama yang berkesinambungan untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Tujuan dari pengabdian yaitu menghasilkan produk olahan abon lele dan sistem manajemen usaha masyarakat untuk penjualan secara meluas. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah metode Training of Trainer (ToT) dengan cara melakukan pemberian materi melalui ceramah sekaligus memberikan praktik langsung bersama masyarakat. Selain itu diberikan kegiatan pendampingan kepada masyarakat, dengan Langkah yang meliputi Identifikasi Potensi Lokal; Persiapan Kegiatan; Sosialisasi Kegiatan; Pelaksanaan Kegiatan; Monitoring dan Evaluasi; serta Publikasi. Hasil dari pengabdian ini masyarakat RT 06 dan 10 Kampung Mergan Sekolahan mampu menghasilkan produk olahan Abon Lele yang telah dipublikasikan dalam acara yang diselenggarakan oleh Diskoperindag Kota Malang.
Referensi
Adebayo, I. A., Fapohunda, O. O., & Ajibade, A. O. (2016). Evaluation of nutritional quality of clarias gariepinus from selected fish farms in Nigeria. Am. J. Food Sci. Nutr. Res, 3(4), 56–62.
Astuti, P. B., & Mahardhika, A. S. (2020). COVID-19: How does it impact to the Indonesian economy? Jurnal Inovasi Ekonomi. https://doi.org/10.22219/jiko.v5i3.11751
Baker, S., Bloom, N., Davis, S., & Terry, S. (2020). COVID-Induced Economic Uncertainty. National Bureau of Economic Research. https://doi.org/10.3386/w26983
Disketapang Banten. (2021). Diversifikasi Pangan Melalui Dinas Ketahanan Pangan.
Fitriana, N. A. (2017). Budidaya Lele Booster Sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat (Studi Deskriptif Pada Komunitas Agus Lele Booster Di Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi).
Harianti, R., & Tanberika, F. S. (2018). Pemberdayaan wanita tani melalui produksi abon ikan lele. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 167–180.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Pustak Pelajar.
Mormina, M., & Pinder, S. (2018). A conceptual framework for training of trainers (ToT) interventions in global health. Globalization and Health, 14(1), 1–11.
Munawaroh, S. F., & Jacoeb, A. M. (2020). Diversifikasi pengolahan ikan lele dengan konsep zero waste (nugget dan kerupuk). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(3), 417–421.
Nugroho, R. A., Pambudi, L. T., Chilmawati, D., & Haditomo, A. H. C. (2012). Aplikasi teknologi aquaponic pada budidaya ikan air tawar untuk optimalisasi kapasitas produksi. Jurnal Saintek Perikanan, 8(1).
Pemkot Malang. (2021). Covid-19 Kota Malang.
Redaksi. (2015). 10 Keunggulan Budi Daya Lele Organik yang Agromate Harus Ketahui.
Suryani, A., & Hidayat, E. (2005). Membuat aneka abon.
Susilawati, S., Falefi, R., & Purwoko, A. (2020). Impact of COVID-19’s Pandemic on the Economy of Indonesia. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences. https://doi.org/10.33258/birci.v3i2.954
Yohan. (2015). Teknologi Pengolahan Ikan Lele.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Nanda Harda Pratama Meiji, Abdul Kodir, Emilia Putri Purnama, Faizal Gustian Widianto, Egi Baskara Putra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











