Cookies Berbahan Dasar Tepung Ubi Jalar Orange (Ipomoea Batatas. L) Untuk Meningkatkan Eksistensi Panganan Lokal dan Sebagai Makanan Pengganti Untuk Pasien Pada Rumah Sakit

Penulis

  • Abdurrahman Sidiq Universitas Borneo Lestari, Indonesia
  • Hafiz Ramdhan Universitas Borneo Lestari, Indonesia
  • Dyera Forestryana Universitas Borneo Lestari, Indonesia
  • Vebruati Universitas Borneo Lestari, Indonesia
  • Cast Torizellia Universitas Borneo Lestari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2312

Kata Kunci:

Gizi Masyarakat, Kesehatan, Ubi jalar orange

Abstrak

Kue Cookies adalah jajanan terbuat dari adonan yang lembut, renyah dan penampang potongannya berpola dalam satu warna (Humairah et al., 2018). Warna ubi orange disebabkan betakaroten bermanfaat sebagai provitamin digunakan untuk anti oksidan meningkatkan kesehatan (Ginting et al., 2006) Pengabdian ini dilaksanakan pada masyarakat di kelurahan sungai tiung jumlah peserta terdiri dari 20 orang 5 laki-laki dan 15 orang perempuan kegiatan pengabdian bertujuan mengolah panganan ubi lokal untuk menghasilkan produk yaitu ubi Orange (Yuliana et al., 2020). Sosialisasi pada kegiatan di mulai dengan pemaparan tentang manfaat dan bagai mana mengolah produk ubi orange kepada masyarakat kecamatan sungai tiung Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru Kalimantan Selatan melalui subtitusi tepung ubi jalar orange sebagai bahan dasar makanan pada kelurahan sungai tiung program sosialisasi subtitusi tepung ubi jalar pelatihan pengolahan ubi menjadi varian produk pangan. pelatihan kepada para petani tentang teknik budidaya ubi orange yang baik dan benar serta pemanfaatan hasil panen secara optimal.

Referensi

Ginting, E. (Erliana), Antarlina, S. S. (Sri), Utomo, J. S. (Joko), & Ratnaningsih, R. (Ratnaningsih). (2006). Teknologi Pasca Panen Ubi Jalar Mendukung Diversifikasi Pangan dan Pengembangan Agroindustri. Buletin Palawija, 11, 15–28. https://doi.org/10.21082/BUL

Humairah, U., Elida, E., & Gusnita, W. (2018). Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Orange Terhadap Kualitas Cookies. Journal of Home Economics and Tourism, 14(1). http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jhet/article/view/7298

putri, widya ayu kurnia, Zaki, I., & Ramadhan, G. R. (2022). Kandungan Gizi Formula Enteral Berbasis Ubi Ungu, Ikan Lele, Tempe Kedelai, Labu Kuning. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 6(2), 33–49. https://doi.org/10.20884/1.JGIPAS.2022.6.2.6949

Yuliana, N., Sartika, D., Nurdin, S. U., Herdiana, N., Anungputri, S., Program, J., Teknologi, S., Pertanian, I., Pertanian, F., & Lampung, U. (2020). Introduksi Produk Olahan Ubi Jalar Pada Anggota Ika Tanjung Sakti, Bandar Lampung. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 263–267. https://doi.org/10.31849/DINAMISIA.V4I2.2718

Almatsier, S. 2011. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Chairil Anwar, C., Aprita, I. R , Kemalawat, M , Geta dan Ambartiasari. (2021). Sosialisasi Penggunaan Ubi Jalar Kuning (Ipomoea batatas) Sebagai Bahan Tambahan Pada Pembuatan Bakso Ayam Di Desa Paya Ue Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Desember 2021, Vol 4 No.3. 676-681

Damiati, N. W. S., Marsiti, C.I.R dan Adnyawati, N. (2013). Pengaruh Modifikasi Tiga Varietas Tepung Ubi Jalar Dan Terigu Terhadap Kualitas Dan Daya Terima Mi Kering. Jurnal Sains Dan Teknologi. Vol. 2, No. 2, Oktober 2013

Erawati, C. M.(2006). Kendali Stabilitas Beta Karoten Selama Proses Produksi Tepung Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.). Bogor: Program Studi Ilmu Pangan. Institut Pertanian Bogor; 2006.

Husna, Nida El, Novita, Melly, & Rohaya,Syarifah. (2013). Kandungan antosianindan aktivitas antioksidan ubi jalar ungusegar dan produk olahannya Anthocyaninscontent and antioxidant activity of freshpurple fleshed sweet potato and selectedproducts.Agritech,33(3), 296–302.

Purwanti, A , Putri, M. E. E dan Alviyati, N . (2019). Optimasi Ekstraksi β-Karoten Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas .L) Sebagai Sumber Potensial Pigmen Alami. Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIV Tahun 2019 (ReTII) November 2019, pp. 414~419

Prayuginingsih, M. C. I. H. (2015). Pengembangan Model Peningkatan Daya Saing Jeruk Lokal Untuk Memperkokoh Ekonomi Masyarakat Pedesaan. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 13(2).

Setyawan, B. (2015). Budidaya umbiumbian padat nutrisi. Universitas Padjadajaran, Bandung.

Setyadi, A.A . J dan Ninsix, R. (2019). Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoe Batatas Var. Ayamurasaki) Terhadap Karakteristik Bolu Yang Dihasilkan. Jurnal Teknologi Pertanian.

Suyuthi, M. M. (2019). Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Derajat Stunting Pada Anak Stunting Di Wilayah Puskesmas Kenjeran Surabaya (Doctoral dissertation, stikes hang tuah surabaya).

Sabuluntika, N., & Ayustaningwarno, F. (2013). Kadar -karoten, antosianin, isoflavon, dan aktivitas antioksidan pada snack bar ubi jalar kedelai hitam sebagai alternatif makanan selingan penderita diabetes melitus tipe 2. Journal of Nutrition College, 2(4), 689–695.

Srikartika, V., … A. C.-J. M. dan, & 2016, undefined. (n.d.). Analisis faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan obat pasien diabetes melitus tipe 2. Scholar.Archive.Org. Retrieved February 4, 2023

World Health Organization & Departeme. nt Of Nutrition For Health And Development. (2016). Who Child Growth Standards. World Health Organization (Who Press, 200).

World Health Organization. Global Health Observatory (GHO) data 2019. Availaible at https://www.who.int/gho/child-malnutrition/stunting/en/.

Unduhan

Diterbitkan

06-09-2023

Cara Mengutip

Cookies Berbahan Dasar Tepung Ubi Jalar Orange (Ipomoea Batatas. L) Untuk Meningkatkan Eksistensi Panganan Lokal dan Sebagai Makanan Pengganti Untuk Pasien Pada Rumah Sakit. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 1232-1239. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2312