Pelatihan Pengolahan Singkong untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah pada Masyarakat Desa Klepu, Ngadirojo, Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2569Kata Kunci:
Singkong, Gula Darah, Cookies, Sumber Daya Alam (SDA), UMKMAbstrak
Desa klepu terletak di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri yang merupakan salah satu desa dengan produksi singkong berlimpah. Selain kalori, singkong juga kaya akan karbohidrat kompleks dan serat yang bermanfaat menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengendalikan kadar gula darah. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tahap: 1) Penyuluhan tentang memanfaatkan SDA menjadi makanan siap makan, 2) kegiatan praktik secara langsung cara pembuatan singkong menjadi cookies kepada ibu-ibu, 3) Monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Dari hasil observasi dan wawancara terhadap masyarakat di Desa Klepu mengenai pengelolaan SDA untuk dijadikan bahan makanan berupa cookies mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan kepala desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan UMKM dan meningkatkan perekonomian, tetapi kurangnya pengetahuan cara memanfaatkan SDA menjadi penghambatnya. Hasil dari kegiatan ini, yaitu mengetahui gambaran umum masyarakat dan meningkatkan pemahaman masyarakat dengan penyuluhan. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan mengenai pemanfaatan singkong menjadi cookies diharapkan dapat berkelanjutan dengan menambah ragam pengolahan singkong untuk keperluan rumah tangga maupun untuk dijadikan sebagai peluang bisnis memajukan UMKM.
Referensi
Amarullah, A. (2015). Teknologi Budidaya Singkong Gajah (Manihot esculenta Crantz). Agro-UPY, 6(2), 35-44.
Bistara, D. N. (2018). Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. 3(1), 29–34.
BPS Wonogiri. (2018). Halaman untuk cover hitam putih. Kecamatan Jatipurno Dalam Angka 2018. https://wonogirikab.bps.go.id
Krisnatuti, D., Yenrina, R., Rasjmida, D. (2014). Diet sehat untuk penderita Diabetes melitus. Jakarta Timur: Penebar Swadaya.
Kusumaningrum, Septiana Indriani. "Pemanfaatan sektor pertanian sebagai penunjang pertumbuhan perekonomian indonesia." Transaksi 11.1 (2019): 80-89.
Laksono, D. (2022). Paru-Paru Dunia. Cv Media Edukasi Creative.
Meylan, M. (2014). Partisipasi Perempuan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Musawa IAIN Palu, 6(2), 236-259., 6(2), 236–259.
Muzakki, H. (2020). Produksi Kue sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Ekonomi Singkong di Krajan Blimbing Dolopo Madiun. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(2), 87–99. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i2.303
Prabawati, D., & Seiyowati, Y. D. (2022). Edukasi Pola Hidup Sehat Pada Pasien Diabetes Dimasa Pandemic Covid-19. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(Dm), 558–564. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/8036/4556
Rohman, A. T., Alfani, I. H. D., AB, M. Y., Yonita, M., & Nursyahidah, N. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bojong dengan Membuat Produk Olahan Rangginang Hanjeli dan Kicimpring Singkong. PROCEEDINGS UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG, 1(87), 29-40.
Soegondo, et al. (2015). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu.Edisi Kedua. Cetakan Ke10. FKUI : Jakarta.
Vintarno, J., Sugandi, Y. S., & Adiwisastra, J. (2019). Perkembangan Penyuluhan Pertanian Dalam Mendukung Pertumbuhan Pertanian Di Indonesia. Responsive, 1(3), 90. https://doi.org/10.24198/responsive.v1i3.20744
Yuni, I., & Jawoto, H. (2015). TINGKAT KERENTANAN LINGKUNGAN KABUPATEN WONOGIRI Kerentanan lingkungan didefinisikan sebagai fungsi dari keterpaparan lingkungan , menggabungkan dua faktor yakni faktor- dengan risiko bahaya , iklim , geologi , dan termasuk perlawanan sistem terhadap keru. 4(4), 592–604.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Qisty Dzakiyyatu Husna, Muthoifa, Namira Anfi Normalitasari, Ahmad Farisulhaq, Dwi Linna Suswardany

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











