Internalisasi Perilaku Peduli Lingkungan pada Warga Desa Wisata Kampung Labirin Bogor
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2963Kata Kunci:
Desa wisata, Intervensi sosial, Perilaku peduli lingkunganAbstrak
Permasalahan di berbagai desa wisata di Indonesia di antaranya seringkali menafikan kondisi lingkungan setempat. Kampung Labirin yang terletak di bantaran kali Ciliwung dan berada di pusat kota besar seperti Bogor, termasuk rentan terhadap masalah lingkungan ini. Tujuan dari program intervensi sosial ini adalah melakukan internalisasi perilaku peduli lingkungan pada warga dan komunitas penggerak desa wisata Kampung Labirin. Program dilakukan melalui dua tahap, yaitu asesmen dan intervensi, dengan sasaran warga dan komunitas penggerak Kampung Labirin. Hasil asesmen menunjukkan permasalahan terkait kebersihan lingkungan dan kurangnya lingkungan yang restoratif di Kampung Labirin. Intervensi dilakukan melalui dua cara, yaitu pelatihan perilaku bersih dan sehat, serta system bargaining untuk diterapkannya lingkungan restoratif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa warga dan komunitas Kampung Labirin telah memahami bagaimana berperilaku bersih dan peduli lingkungan. Program internalisasi perilaku peduli lingkungan ini akan dilanjutkan sesuai hasil system bargaining, yaitu dengan peremajaan spot foto, mural, dan penghijauan dengan tanaman hias.
Referensi
Antara, M., & Arida, S. (2015). Panduan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal. Konsorium Riset Pariwisata Universitas Udayana, 23. Diambil dari https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir
Baron, R. A., & Byrne, D. R. (2004). Psikologi sosial jilid 1 (10 ed.). Jakarta: Erlangga.
Bronfman, N. C., Cisternas, P. C., López-Vázquez, E., De la Maza, C., & Oyanedel, J. C. (2015). Understanding attitudes and pro-environmental behaviors in a Chilean community. Sustainability (Switzerland), 7(10), 14133–14152. https://doi.org/10.3390/su71014133
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design, Choosing Among Five Approaches (4th ed.). London: Sage Pub.
Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2018). Tourism, principles and practice (6th ed.). Harlow: Pearson.
Hadiwijoyo, S. S. (2018). Perencanaan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Yogyakarta: Suluh media.
Hansen, P. (2009). Psychosocial Interventions, a Handbook. Pediatric Traumatic Brain Injury: New Frontiers in Clinical and Translational Research. Copenhagen: Paramedia.
Joye, Y., & van den Berg, A. E. (2013). Restorative environments. In L. Steg & J. I. M. de Groot (Ed.), Environmental Psychology, An Introduction (hal. 58–66). Oxford: Blackwell.
Kloos, B., Hill, J., Thomas, E., Wandersman, A., Elias, M., & Dalton, J. (2012). Community Psychology, Linking Individuals and Communities (3rd ed.). Belmont: Wadsworth. Diambil dari papers2://publication/uuid/FF98D002-E508-4C1A-9A85-4F5669C68197
Manaf, A., Purbasari, N., Damayanti, M., Aprilia, N., & Astuti, W. (2018). Community-based rural tourism in inter-organizational collaboration: How does it work sustainably? Lessons learned from Nglanggeran Tourism Village, Gunungkidul Regency, Yogyakarta, Indonesia. Sustainability (Switzerland), 10(7). https://doi.org/10.3390/su10072142
Pariwisata, K., & Desa, K. (2015). Buku Panduan Pengembangan Desa Wisata Hijau.
Putra, J. S., Dania, D., & Arlinkasari, F. (2018). Peran Perceived Restorativeness Terhadap Environmental Attitude Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ecopsy, 5(3), 118–123. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v5i3.5517
Ramkissoon, H., Weiler, B., & Smith, L. D. G. (2013). Place attachment, place satisfaction and pro-environmental behaviour: a comparative assessment of multiple regression and structural equation modelling. Journal of Policy Research in Tourism, Leisure and Events, 5(3), 215–232. https://doi.org/10.1080/19407963.2013.776371
Sesotyaningtyas, M., & Manaf, A. (2015). Analysis of Sustainable Tourism Village Development at Kutoharjo Village, Kendal Regency of Central Java. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 184(August 2014), 273–280. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.05.091
Steg, L., & Vlek, C. (2009). Encouraging pro-environmental behaviour: An integrative review and research agenda. Journal of Environmental Psychology, 29(3), 309–317. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2008.10.004
Wibowo, I., Pelupessy, D. C., & Narhetali, E. (2013). Psikologi Komunitas. Depok: LPSP3UI.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Johan Satria Putra, Wildan Febrianto, Muhammad Kautsar Brilliantama Abigail, Muhammad Abby Mahathir

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











