CPR Goes to School : Pelatihan Basic Life Support pada Guru dan Siswa SMA di Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3079Kata Kunci:
BLS, CPR, KegawatdaruratanAbstrak
Dalam keadaan darurat, nyawa seseorang dalam bahaya, dan tindakan segera diperlukan untuk mencegah kemungkinan kematian. Henti jantung adalah salah satu keadaan darurat yang paling sering terjadi. Cardiopulmonary resuscitation (CPR) adalah prosedur yang digunakan pada pasien serangan jantung dengan tujuan menghidupkan kembali jantung dan sistem pernapasan. Di luar rumah sakit, serangan jantung cukup sering terjadi. Ini karena rata-rata orang tidak dapat memberikan pertolongan pertama. Oleh karena itu latihan basic life support (BLS) harus dilakukan untuk masyarakat umum, termasuk guru dan siswa SMA. Di Kota Ambon, kegiatan ini dilakukan di sejumlah SMA pada tanggal 27 Juli hingga 19 Agustus 2023. Untuk melaksanakan latihan ini, materi BLS akan disediakan, dan permainan peran akan dilakukan. Para peserta dalam kegiatan ini sangat terlibat dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran dan kegiatan, sesuai dengan temuan kegiatan. Selain itu, keakraban peserta dengan BLS meningkat. Diantisipasi bahwa latihan BLS akan sering dilakukan untuk menurunkan mortalitas terkait serangan jantung.
Referensi
Hirlekar, G., Jonsson, M., Karlsson, T., Hollenberg, J., Albertsson, P., & Herlitz, J. (2018). Comorbidity and survival in out-of-hospital cardiac arrest. Resuscitation, 118–123. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2018.10.006
Hardisman. (2014). Gawat Darurat Medis Praktis. Yogyakarta: Gosyen Publishing. Dewi, A.R. (2015). Pengaruh Pelatihan Resusitasi Jantung Paru terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa di SMA Negeri 2 Sleman Yogyakarta (http://opac.say.ac.id/6/1/AgustinRetnoDewi-NASKAHPUBLIKASI Perawat2015.pdf/. diakses tanggal 10 Agustus 2023 pukul 18.04 WIT)
Dewi, A.R. (2015). Pengaruh Pelatihan Resusitasi Jantung Paru terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa di SMA Negeri 2 Sleman Yogyakarta (http://opac.say.ac.id/6/1/AgustinRetno Dewi-NASKAHPUBLIKASI-Perawat 2015.pdf/diakses tanggal 10 Agustus 2023 pukul 13.15 WIT)
Mulyadi, Mario, E K. (2017). Pengaruh Simulasi Tindakan Resusitasi Jantung Paru (Rjp) Terhadap Tingkat Motivasi Siswa Menolong Korban Henti Jantung Di Sma Negeri 9 Binsus Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1).
Febriana, A. (2018). Pengaruh Pelatihan Resusitasi Jantung Paru ( Rjp ) Terhadap Tingkat Pengetahuan pada Siswa Kelas X di Sma N 1 Karanganom Klaten. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 1(2), 31–37.
American Heart Association (AHA). (2020). Pedoman CPR dan ECC.
Lestari, E D., Setianingsih. (2020). Peningkatan Pengetahuan orang awam Tentang Penanganan Out of Hospital Cardiac Arrest Melalui Aplikasi Resusitasi Jantung Paru Pada Smartphone. Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(1).
Saputra, W., Krisnana, I., Kurnia, I. D., & Kusumaningrum, T. (2019). Metode Role play Meningkatkan Pengetahuan dan Tindakan Pertolongan Pertama Luka Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Daerah Rawan Bencana. Pediomaternal Nursing Journal, 5(1), 89. https://doi.org/10.20473/pmnj.v5i1.12363
Sudarman, Akbar, A. (2020). Pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) Bagi Aparat Pemerintah, Kader Kesehatan Dan Masyarakat Di Desa Sanrobone Kabupaten Takalar. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–16.
Nurlaecci. (2021). Pengenalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Masyarakat Awam. Jurnal Abdi Masada, 2,(1).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Ony Wibriyono Angkejaya, Halidah Rahawarin, Sam Syahroni, Dylan Tamalsi, Astina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











