Praktek Edukasi Spiritual Kaum Difabel Lewat Pembelajaran Alkitab di Sentra Efata Kupang
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3201Kata Kunci:
Edukasi, Spiritual, Difabel, AlkitabAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Sentra Efata Kupang ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendalaman tentang pembelajaran Alkitab serta beragam media pembelajaran untuk melayani pendampingan spiritual anak difabel. Adapun metode yang digunakan yaitu lewat praktek edukasi spiritual kaum difabel melalui pembelajaran Alkitab bagi anak difabel yang dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktek dalam bentuk teater. Sesi pertama diadakan dengan memberikan pemahaman kepada para peserta tentang bagaimana anak-anak kaum penyandang disabilitas menerima diri mereka berdasarkan bacaan Alkitab yang terambil dari Kitab Yeremia 1:5, dengan tema “Penerimaan Diri”. Setelah itu dilanjutkan dengan “Praktek Edukasi Spiritual”. Kegiatan tersebut diikuti oleh 65 orang yang terdiri dari 60 orang penerima manfaat (kaum disabilitas) dan tiga orang pendamping serta dua orang pembina kerohanian. Hasil kegiatan tersebut adalah anak-anak disabilitas memiliki pemahaman tentang diri mereka sebagai ciptaan Tuhan yang mulia dan unik, yang melalui keterbatasan mereka, Tuhan menitipkan kelebihan dalam dirinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusias baik dari para penerima manfaat (kaum disabilitas) maupun dari para pendamping dan pembimbing rohani.
Referensi
Agata, V. L., Subardhini, M., & Ami, M. (2021). Peran Pekerja Sosial Dalam Pengangkatan Memerlukan Perlindungan Khusus “ Paramita ” Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. 20(2), 197–207.
Åker, T. H., & Johnson, M. S. (2020). Sexual abuse and violence against people with intellectual disability and physical impairments: Characteristics of police-investigated cases in a Norwegian national sample. Journal of Applied Research in Intellectual Disabilities, 33(2), 139–145. https://doi.org/10.1111/jar.12656
Bögels, S., Annukka, L., & Restifo, K. (2010). Mindful parenting in mental health care. Mindfulness, 1(2), 107–120.
Carter, E. W. (2020). The Absence of Asterisks: The Inclusive Church and Children with Disabilities. Journal of Catholic Education, 23(2), 168–188.
Chrisnatalia, D., Damanik, C., Ariyanto, R., Wenardy, A., & Tannia, M. (2022). Problematika Relawan: Pendampingan Spiritualitas dan Religiusitas Kristen Anak Difabel Kristen. INKLUSI Journal of Disability Studies, 09(01), 45–64.
Ghufran, K. K., & Noe, J. S. (2015). Durhaka Kepada Anak Refleksi Mengenai Hak dan Perlindungan Anak. Pustaka Baru Press.
Gulo, A. (2012). Menuju Masyarakat Inklusif: Membaca ulang Alkitab Dalam Perspektif PWD. Alokasih Gulö (Ama Eho Gulö).
Gusti, S. N. (2021). Implementasi Pendidikan Inklusi dalam Setting Sekolah Menengah Atas di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 7(3), 532–544. https://doi.org/. https://doi.org/10.33394/jk.v7i3.3469
Hulu, D. L. & E. D. (2020). Dimensi Spiritualitas dalam Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen. Sundermann, 13–25.
Ionel, E. and I. B. (2015). Religious Education and Teachers Role in Students Formation towards Social Integration. Procedia-- Social and Behavioral Sciences, 30–35.
Liu, E. X., Carter, E. W., Boehm, T. L., Annandale, N. H., & Taylor, C. E. (2014). In Their Own Words: The Place of Faith in the Lives of Young People with Autism and In-tellectual Disability. Intellectual and Developmental Disabilities, 52(5), 388–404. https://doi.org/https://doi.org/10.1352/1934-9556-52.5.388
Nigha, J. M. (2021). Sebuah Survei Awal: Bagaimana Membantu Anak dengan Trauma Berat. Kompasiana.
Pane, S., & Achmad, S. S. (2021). Proses Pendampingan Pekerja Sosial Pada Balai Rehabilitasi Sosial Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru. JOM FKIP, 8(1), 1–11.
Sango, P. N. (2017). Intellectual and Developmental Disabilities, Spirituality and Religion: A Systematic Review 1990–2015. Journal of Disability & Religion, 21(3), 280–295. https://doi.org/. https://doi.org/10.1080/23312521.2017.1317224
Zoysa, D., N., R., F. A., W., & Hutton, J. (2014). Mindfulness-based cognitive therapy for mental health professionals: a long-term quantitative follow-up study. Mindfulness, 5(3), 268–275.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Meyrlin Saefatu, Johanes Marno Nigha, Simon Kabnani, Mayenti Taopan, Alexander J. Maukoni

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











