Aplikasi Teknik Identifikasi Organisme Pengganggu Tanaman dan Teknologi Pembuatan Biopestisida sebagai Upaya Pemanfaatan Tanaman Sekitar dan Produksi Pertanian yang Berkelanjutan

Penulis

  • Noor Rahmawati Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  • Mustika Dewi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  • Mamat Kandar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4530

Kata Kunci:

Keberlanjutan, Agrikultur, Biopestisida, Hortikultura

Abstrak

Pertanian berkelanjutan selalu memanfaatkan bahan alam dan menghindari penggunaan bahan sintetik dalam upaya peningkatan produksi pertanian,  tanpa merusak lingkungan. Petani  desa cinanjung kecamatan Tanjungsari kabupaten Sumedang,  adalah petani hortikultura konvensional yang  sebagain besar  belum paham mengenai konsep  pertanian berkelanjutan sehingga masih banyak menggunakan pupuk maupun pestisida buatan dalam upaya peningkatan produksinya, tanpa menyadari membahayakan lingkungan. Untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan pemahaman,  dan peningkatan ketrampilan masyarakat Tim  Pengabdian Masyarakat SITH  ITB berusaha memberikan pemahaman tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pelatihan identifikasi  organisme pengganggu tanaman (OPT) dan produksi  biopestisida dari tanaman  disekitar, sehingga  mereka  bisa mendukung program pertanian berkelanjutan. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup para petani dengan edukasi  dan pelatihan ketrampilan yang akan membawa perbaikan produksi tanaman dan lingkungan hidup. Hasil Kegiatan  menunjukkan adanya  program pengabdian masyarakat ini mampu menambah pengetahuan dan pemahaman tentang pertanian berkelanjutan, ketrampilah identifikasi organisme pengganggu tanaman, dan produksi biopestisida dari sumber daya  mikroba dan  tanaman sekitar.

Referensi

Amrullah, H. (2020). Efektivitas Ekstrak Biji dan Daun Sirsak untuk Pengendalian Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi. Cokroaminoto Journal of Biological …, 2(1), 26–32. https://science.e-journal.my.id/cjbs/article/view/23

Benu, F. L., Lawa, Y., & Neolaka, Y. A. B. (2023). Mini Review: Peran Biofertilizer Pada Pertanian Lahan Kering. Jurnal Beta Kimia, 3(1), 40–49. https://doi.org/10.35508/jbk.v3i1.11656

El-Komy, M. H., Saleh, A. A., Eranthodi, A., & Molan, Y. Y. (2015). Characterization of novel trichoderma asperellum isolates to select effective biocontrol agents against tomato fusarium wilt. Plant Pathology Journal, 31(1), 50–60. https://doi.org/10.5423/PPJ.OA.09.2014.0087

Harismah, K., Muhammad, A., Caparies, B., Fuadi, A. M., & Widayanto, T. (2022). INOVASI BIOPESTISIDA ALAMI DARI TEMBAKAU ( Nicotiana tabacum ),. Prosiding …, 127–133. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/rapi/article/view/2611%0Ahttps://proceedings.ums.ac.id/index.php/rapi/article/download/2611/2566

Indrianti, M. A. (2019). berbagai komoditas pertanian , Pemerintah Indonesia melalui Gorontalo . Salah satu sistem ramah lingkungan untuk dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Pentadio Timur di Kecamatan Telaga Biru Kabuptaen Gorontalo. 2(2), 115–120.

Lagiman. (2020). Pertanian Berkelanjutan : Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. Porsiding Seminar Nasional , 365–381.

Mawara, J. M. (2017). Potensi karakteristik lahan untuk pengembangan sistem pertanian berkelanjutan di Pulau Lembeh Kota Bitung. Prosiding Seminar Nasional 2017 Fakultas Pertanian UMJ, 77–87.

N.T.Haryadi, R. A. M. &. (2022). Rica Ahswara Maysixteena; Nanang Tri Haryadi. 5(1), 68–80.

Rivai, R. S., & Anugrah, I. S. (2016). Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 13. https://doi.org/10.21082/fae.v29n1.2011.13-25

Rosmana, A., Kuswinanti, T., Asman, A., Mandy, Y. I., Muhayang, M. T., & Kesia, A. M. (2018). Composted plant residues improve control capability of Trichoderma asperellum against vascular streak dieback disease on cacao. International Journal of Agriculture and Biology, 20(8), 1795–1800. https://doi.org/10.17957/IJAB/15.0694

Sarmila, Sasdar, R., Endang Kurniati, & Dj, A. N. I. (2022). Organisme Pengganggu Tumbuhan Dan Pengendaliannya. 1–23.

Singh, A., Sarma, B. K., Singh, H. B., & Upadhyay, R. S. (2014). Trichoderma: A Silent Worker of Plant Rhizosphere. In Biotechnology and Biology of Trichoderma. Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-59576-8.00040-0

Sumartini. (2016). Biopestisida untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Biopesticides to Control Pests and Diseases on Legumes and Tuber Crops. 159–166.

Yusup, I. R., Kurniawan, D., Julianti, D. R., Fakhriah, L., & Awalliyah, L. N. (2022). Biopestisida Dari Ekstrak Dedaunan Untuk Membasmi Hama Tanaman Di Jawa Barat. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 5(2), 24–29. https://doi.org/10.33096/agrotek.v5i2.164

Zanky, M. N., Kurniawan, H. A., & Laboh, R. B. (2024). Identifikasi Organisme Pengganggu Tanaman Paprika (Capsicum annum var. grossum) DI SELANGOR MALAYSIA. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 11(6), 457–462.

Unduhan

Diterbitkan

12-06-2024

Cara Mengutip

Aplikasi Teknik Identifikasi Organisme Pengganggu Tanaman dan Teknologi Pembuatan Biopestisida sebagai Upaya Pemanfaatan Tanaman Sekitar dan Produksi Pertanian yang Berkelanjutan . (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 874-884. https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4530