Pembuatan Peta Rawan Banjir Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5543Kata Kunci:
Peta, Banjir, Bantul, GISAbstrak
Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan wilayah rawan banjir akibat topografi dataran rendah dan sistem drainase yang kurang optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk membuat peta rawan banjir guna membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengidentifikasi area berisiko tinggi serta merencanakan kebijakan mitigasi yang preventif. Metode yang digunakan meliputi kajian pustaka, pengumpulan data dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) dan BPBD, serta survei lapangan. Data banjir lima tahun terakhir (2019-2023) dianalisis menggunakan teknologi Geographic Information System (GIS) untuk memetakan wilayah rawan banjir. Hasilnya adalah peta yang memberikan informasi detail tentang titik-titik rawan banjir, yang dapat digunakan dalam perencanaan infrastruktur dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Kesimpulan dari pengabdian ini menghasilkan Peta Rawan Banjir Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Peta ini menjadi alat penting untuk mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan, dengan rekomendasi agar data terus diperbarui secara berkala dan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Referensi
Adi, S., Heripracoyo, S., & Irwansyah, E. (2019). GIS-based business intelligence (BI) for people welfare intervention program case study: Pekalongan City. International Conference on Information Management and Technology (ICIMTech), 564–568. https://doi.org/https://doi.org/10.1109/icimtech.2019.8843729
Anggraheni, E., Sutjiningsih, D., Mulyono, B. ., Ningrum, I. ., & Yahya, D. . (2022). Pengaruh Sebaran Spasial Hujan terhadap Pemilihan Metode Hujan Wilayah Berbasis Analisis Geospasial. Jurnal Teknik Sumber Daya Air, 81–92. https://doi.org/https://doi.org/10.56860/jtsda.v2i2.41
Aslamsyah, A. F., Pranoto, Y. A., & Prasetya, R. P. (2020). Sistem Informasi Geografis Daerah Hortikultura (Sayuran) Kabupaten Malang. Ati (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 4(2), 37–43. https://doi.org/https://doi.org/10.36040/jati.v4i2.2723
Erna, E., Muliddin, M., & Harimudin, J. (2021). Analisis Pola dan Intensitas Curah Hujan Berdasarkan Data TRMM di Sulawesi Tenggara. JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi Dan Teknologi), 5(2), 105. https://doi.org/https://doi.org/10.33772/jagat.v5i2.21465
Fasdarsyah, F. (2016). Analisis Curah Hujan Untuk Membuat Kurva Intensity-Duration-Frequency (Idf) Di Kawasan Kota Lhokseumawe. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 4(1), https://doi.org/10.29103/tj.v4i1.28.
Hartanto, D. (2020). Analisis Peta Potensi Rawan Kemacetan Berbasis Geography Information System di Kota Medan. Urnal Geografi, 12(1), 12–21. https://doi.org/https://doi.org/10.24114/jg.v12i01.16738
Indrawati, D., Adityawan, M. B., Ichsan, D. M., Harlan, D., & Nugroho, J. (2022). Analisis Prioritas Penanganan Banjir Kali Konto, Provinsi Jawa Timur. Rekayasa Sipil, 16(3), 172–181. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2022.016.03.4
Khomariyah, N. L., Astutik, S., & Apriyanto, B. (2022). Penggunaan SIG Untuk Pemetaan Mitigasi Bencana Banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. Majalah Pembelajaran Geografi, 5(1), 26-32. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/pgeo.v5i1.31194
Nugraha, A. L. (2018). Peningkatan Akurasi dan Presisi Analisa Spasial Pemodelan Banjir Kota Semarang Menggunakan Kombinasi Sistem Informasi Geografis Dan Metode Logika Fuzzy. Teknik, 39(1), 16–24. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/teknik.v39i1.16524
Susila, I., Putra, I., & Buana, P. W. (2017). Rancang Bangun Aplikasi Analisa Pola Hujan Penyebab Banjir Di Jakarta. Jurnal Ilmiah Merpati (Menara Penelitian Akademika Teknologi Informasi), 3(3), 11. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/jim.2017.v05.i03.p01
Tentua, V. C., Gaspersz, E. J., & Puturuhu, F. (2018). Evaluasi permukiman berdasarkan tingkat kerawanan banjir pada DAS Wae Ruhu. Jurnal Budidaya Pertanian, 14(2), 113–124. https://doi.org/https://doi.org/10.30598/jbdp.2018.14.2.113
Tucunan, K. P., Ariastita, P. G., Navastara, A. M., & Medha, A. N. (2018). Rain water harvesting: barrier, potency and projections. Case study: Keputih, Kejawan and Gebang Putih Surabaya. OP Conference Series: Earth and Environmental Science, 12069. https://doi.org/https://doi.org/10.1088/1755-1315/202/1/012069
Wahyuningsih, D., & Alfiani, O. D. (2022). Pemanfaatan Informasi Geospasial Untuk Manajemen Bencana. Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA, 9(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.31315/jigp.v9i1sp.9403
Wigati, R., Lestari, M. D., & Arifin, F. S. (2020). Integrasi HEC-RAS dan GIS dalam floodplain mapping Sungai Cilemer HM 53+ 00–HM 105+ 00. Eknika: Jurnal Sains Dan Teknologi, 16(2), 171–178. https://doi.org/https://doi.org/10.36055/tjst.v16i2.9134
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Sely Novita Sari, Anggi Hermawan, Rizal Maulana, Oggi Heicqal Ardian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











