Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Puskesmas Sentani Melalui Sosialisasi Stunting dan Praktik Pembuatan MP-ASI dan PMT
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.7832Kata Kunci:
Kader, Stunting, MP-ASI, PMTAbstrak
Tingginya angka stunting di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura berhubungan dengan kinerja kader posyandu. Peran kader posyandu dalam upaya penurunan prevalensi stunting perlu didukung dengan peningkatan pengetahaun dan keterampilan kader. Pengetahuan dan keterampilan yang baik dari seorang kader akan mendukung peningkatan kinerja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Metode kegiatan adalah sosialisasi dan praktik pembuatan MP-ASI dan PMT. Kegiatan dievaluasi dengan pre dan post test untuk sosialisasi dan lembar checklist terciptanya 4 menu MP-ASI dan PMT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan skor keseluruhan dari 4 aspek yang dinilai sebesar 2.20 poin. Aspek pengukuran antropometri mengalami peningkatan skor tertinggi. Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan dan mempertahankan kapasitas kader posyandu.
Referensi
Andayani, D. D., & Choiriyah, I. U. (2024). Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Publicuho, 8(1), 1–14. DOI: https://doi.org/10.35817/publicuho.v8i1.582
Budiana, I., Paschalia, Y. P. M., & Doondori, A. K. (2024). Pemberdayaan Organsisasi Kemasyarakatan Sebagai Orang Tua Asuh pada Anak dengan Masalah Stunting di Kelurahan Roworena Kabupaten Ende. Minda Baharu, 8(1), 1–16.
Fajar, S. A., Anggraini, C. D., & Husnul, N. (2022). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan pada Status Gizi Balita Puskesmas Citeras Kabupaten Garut. Nutrition Scientific Journal, 1(1), 30–40. DOI: https://doi.org/10.37058/nsj.v1i1.5975
Febriyanti, Endah, T. A., Purnamawati, D., Handari, S. R. T., & Pasaribu, E. S. (2025). Akurasi dan Presisi Pengukuran Antropometri Balita Oleh Kader Posyandu dalam Mengidentifikasi Kejadian Stunting di Puskesmas Sadeng Pasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 27–42.
Handayani, U., Fujiana, F., & Murtilita. (2021). Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini terhadap Kejadian Stunting pada Balita : Literature Review. Jurnal ProNers, 6(2), 1–7. DOI: https://doi.org/10.26418/jpn.v6i2.49470
Indiarti, M. (2023). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Mendeteksi dan Mencegah Stunting. Jurnal Abdi Masada, 4(1), 1–4. DOI: https://doi.org/10.38037/am.v4i1.66
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk Teknis Pemberian Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Untuk Balita dan Ibu Hamil.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024a). Stunting di Indonesia dan Determinannya. Https://Repository.Badankebijakan.Kemkes.Go.Id/Id/Eprint/5535/1/06%20factsheet%20Gizi%20SKI_bahasa.Pdf.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024b). Survei Kesehatan Indonesia 2023.
Lestari, R. A., & Kurniasari, R. K. (2024). Literature Review: Pengaruh PMT Pangan Lokal Pada Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting. SEHATI: Jurnal Kesehatan, 4(2), 85–90. https://doi.org/10.52364/sehati.v4i2.64 DOI: https://doi.org/10.52364/sehati.v4i2.64
Nelista, Y., & Fembi, F. N. (2021). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Berbahan Dasar Lokal Terhadap Perubahan Berat Badan Balita Gizi Kurang. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 1228–1234. DOI: https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.2426
Permatasari, A. A., Lolita, D. C., & Chotimah, C. C. (2023). Peran Media Digital dalam Upaya Promosi Kesehatan untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat : Tinjauan Literatur. Jurnal Zaitun Ilmu Kesehatan, 10(2), 1–4. DOI: https://doi.org/10.31314/zijk.v11i1.2033
Raniwati, L., Ernawati, Sari, N. I., Sari, D. E. A., & Astuti, H. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Kader dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Jurnal Indonesia Kebidanan, 6(2), 106–117.
Ronitawati, P., Nuzrina, R., Fitri, Y. P., Asmarani, I. D., & Tambunan, M. (2025). Peningkatan Pengetahuan pada Ibu Kader sebagai Upaya Mencegah Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang. Indonesian Community Journal, 5(1), 492–501. DOI: https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6632
Sandhi, A., & Parmawati, I. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan Manajemen Pemberian ASI Kader Posyandu. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas, 3(2), 88–98.
Sitorus, F., Anita, S., & Bancin, D. (2023). Hubungan Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Anak 6-12 Bulan di Kelurahan Gedung Johor Medan. Jurnal Kesmas Untika Luruk: Public Health Journal, 14(1), 1–16. DOI: https://doi.org/10.51888/phj.v14i1.149
Werdani, K. E., Asyfiradayati, R., Aorta, D. T., Al’tsani, T., Rochan, M., & Rudisty, B. C. (2024). Pendampingan Kewirausahaan Pembuatan PMT Bagi Kader Posyandu dalam Mendukung Program Stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(3), 2679–2689.
Widya, F. C., Anjani, G., & Syauqy, A. (2019). Analisis Kadar Protein, Asam Amino, dan Daya Terima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Berbasis Labu Kuning (Cucurbita Moschata) untuk Batita Gizi Kurang. Journal of Nutrition College, 8(4), 207–218. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/ DOI: https://doi.org/10.14710/jnc.v8i4.25834
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Elisabet Bre Boli, Dwi Astuti, Aliendra D.N. Kadun, Gress Pebiola Magai, Cici P.R. Kayoi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











