Pemberdayaan Remaja Melalui Edukasi Perlindungan Diri Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v6i1.9389Kata Kunci:
Kekerasan Seksual, Edukasi kesehatan, Pemberdayaan, Duta MasyarakatAbstrak
Kekerasan seksual pada remaja masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial, terutama di lingkungan sekolah dengan keterbatasan akses informasi, edukasi, dan pengawasan. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan siswa terhadap kekerasan seksual sehingga diperlukan edukasi perlindungan diri yang menarik, partisipatif, dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan perlindungan diri remaja melalui edukasi pencegahan kekerasan seksual pada siswa SMP Negeri 8 Muara Tami, Kota Jayapura. Kegiatan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dengan desain one-group pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 46 siswa kelas VII melalui penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi partisipatif, simulasi perlindungan diri, serta pembentukan duta remaja sebagai pionir pencegahan kekerasan seksual di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 65,5% pada pre-test menjadi 82% pada post-test atau meningkat sebesar 16,5%. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat edukasi perlindungan diri remaja serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Referensi
Astuti, W. (2024). Pentingnya Pendidikan Kesehatan Mental di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama. Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Mental Peserta Didik, 380–394.
Awaru, A. O. T., Najamuddin, Juwita, R., Massaunna, M. W., & Nur, M. (2025). Pembekalan Keterampilan Protektif bagi Siswa untuk Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP 9 Maros. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(4), 5400–5409. https://doi.org/http://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7126
Fadhilah, R. N., Solehati, T., & Sukmawati, S. (2025). Sumber Informasi Orang Tua Siswa Sekolah Dasar tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak. JANACITTA : Journal of Primary and Children’s Education, 8(024). http://jurnal.unw.ac.id/index.php/janacitta
Ismiyati, Rumiatun, D., & Sutianingsih, H. (2024). Kekerasan Seksual pada Remaja Putri. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(https://jurnal.poltekkesbanten.ac.id/index.php/Medikes/issue/view/41), 209–218. https://doi.org/https://doi.org/10.36743/medikes.v11i2
Kristiningrum, W., Putri, A., & Irawati, A. C. (2025). Pengetahuan Remaja Tentang Kekerasan Seksual. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 182–191. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.585
Ndoen, H. I., Sinaga, M., & Ndoen, E. M. (2024). Upaya Terpadu Kesehatan Reproduksi Remaja di Daerah Lahan Kering – Perbatasan Indonesia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, 136–146. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ag.v6i1.12517
Nurma’rufah, N., Imansari, B., & Rahayu, H. (2023). Efektivitas Vidio dan Role-Play Terhadap Pengetahuan Anak Sekolah Tentang Kekerasan Seksual. Journal of Maternity Care and Reproductive Health, 6(2), 102–110. http://mcrhjournal.or.id/index.php/jmcrh/article/view/12261
Putri, L. R., Pembayun, N. I. P., & Qolbiah, C. W. (2024). Dampak Kekerasan Seksual terhadap Perempuan : Sebuah Sistematik Review. Jurnal Psikologi, 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2599
Rahma Ujung, S., Hasibuan, I. S. M., Wasiyem, Rahmawati, N., Anggreini, D., Devi, S., & Ridwan, M. (2024). Implementasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Dan Ilmu Vol 06, No 4 November 2024 Kedokteran (JUKIK), 06(4), 17–32. https://journalversa.com/s/index.php/jukik/article/download/2379/2836/8536
Sopiah, P., Ridwan, H., Zhafira, A., Putri, D., Janah, A., & Ahmad, D. (2025). Analisis Literatur tentang Dampak Psikologis dan Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja Perempuan di Indonesia. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(1), 601–608. https://doi.org/https://doi.org/10.54082/jupin.939
Suhadianto, & Ananta, A. (2023). Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama melalui Pemberian Psikoedukasi. Ndonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(1), 177–186. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i1.2056
Suryani, A., & Ardani, T. A. (2024). Dampak Kekeraasan Seksual pada Remaja Terhadap Perkembangan Cita-Cita. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan (SIKONTAN), 3, 13–20. https://doi.org/https://doi.org/10.47353/sikontan.v3i1.1918
Syam, A. D., & Mulyono, S. (2023). Perbandingan Faktor Resiko Perilaku Seksual Berisiko Remaja Pedesaan dan Perkotaan Di Indonesia. Journal of Telenursing (JOTING), 5. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.5806
UNICEF. (2024). Hari Anak Perempuan Internasional: Satu dari delapan anak perempuan pernah mengalami pemerkosaan atau pelecehan seksual. https://www.unicef.https//www.unicef.ch/en/current/press-releases/2024-10-11/international-day-oft-girl-one-eight-girls-has-experienced-rapech/en/current/news/2024-10-11/international-day-oft-girl-one-eight-girls-has-experienced-rape-or-sexual
Wati, F., & Khayati, S. (2026). Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Sebagai Upaya Preventif Perlindungan Diri Bagi Siswa SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 166–172. https://doi.org/10.62335
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syaharuddin Nur, Fika Daulian, Ulfa Rahmadani, Anneke Yacob

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











