Peningkatan Pengetahuan Kader PKK Cempaka Kukusan, Depok tentang Gondongan melalui Edukasi Kesehatan

Authors

  • Vilya Syafriana Syafriana National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Fathin Hamida National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Erwi Putri Setyaningsih National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Ika Maruya Kusuma National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Teodhora Teodhora National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Firyal Azzahra Kusnadi National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Diyah Iswari National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Syahila Nur Aliyah National Institute of Science and Technology image/svg+xml
  • Deyana Citra Insani Sitorus National Institute of Science and Technology image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v6i3.11275

Keywords:

edukasi, gondongan, penyuluhan, pencegahan

Abstract

Gondongan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus mumps dari famili Paramyxoviridae, dengan gejala khas berupa pembengkakan kelenjar parotis (parotitis). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader PKK Cempaka, Kukusan, Depok mengenai penyebab, penularan, gejala, pencegahan, dan penanganan gondongan. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan yang diikuti oleh 18 kader PKK. Edukasi diberikan dalam bentuk presentasi, pembagian leaflet, diskusi dan kuis interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Data dari 16 peserta dianalisis dikarenakan 2 peserta tidak mengisi kuesioner secara lengkap. Hasil kuesioner menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 72,50 sebelum edukasi menjadi 89,38 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 16,88 poin. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta setelah kegiatan. Diperlukan penguatan berkelanjutan melalui program edukasi kesehatan agar kader mampu berperan aktif sebagai agen edukasi di masyarakat.

References

Abbas, P., Athatsaniya, M. D., & Suparmi, S. (2025). Edukasi pencegahan gondongan melalui penyuluhan dan pembagian pamflet. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(1), 618-626. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.28195

BB Labkesmas Makassar. (2024, Desember 2). Waspada! Kasus gondongan meningkat, kenali gejala dan cara penanganannya. Diakses dari https://bblabkesmasmakassar.go.id/kenali-gejala-cara-penanganan-gondongan/

Galazka, A. M., Robertson, S. E., & Kraigher, A. (1999). Mumps and mumps vaccine: A global review. Bulletin of the World Health Organization, 77(1), 3–14.

Lam, E., Rosen, J. B., & Zucker, J. R. (2020). Mumps: An update on outbreaks, vaccine efficacy, and genomic diversity. Clinical Microbiology Reviews, 33(2), e00151-19. https://doi.org/10.1128/CMR.00151-19

Noprida, D., Polapa, D., Sahariah, Sarini, Imroatun, T., Agustia, W., Sutini, T., Purwati, N. H., & Apriliawati, A. (2022). Pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap peningkatan pengetahuan tentang skrining pertumbuhan dan perkembangan balita dengan KPSP wilayah Pasar Rebo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas, 1(2), 62–68. https://doi.org/10.53801/jpmsk.v1i02.22

Paul, S., Mahajan, P. B., Sahoo, J., Bhatia, V., & Subba, S. H. (2017). Investigating mumps outbreak in Odisha, India: An opportunity to assess the health system by utilizing the essential public health services framework. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 96(5), 1215–1221. https://doi.org/10.4269/ajtmh.15-0593

Permendagri. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Pos Pelayanan Terpadu. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/304630/permendagri-no-13-tahun-2024

Rausch-Phung, E. A., Davison, P., & Morris, J. (2024). Mumps. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534785/

Shah, M., Quinlisk, P., Weigel, A., Riley, J., James, L., Patterson, J., Hickman, C., Rota, P. A., Stewart, R., Clemmons, N., Kalas, N., & Cardemil, C. (2018). Iowa Mumps Outbreak Response Team. Mumps outbreak in a highly vaccinated university-affiliated setting before and after a measles-mumps-rubella vaccination campaign—Iowa, July 2015-May 2016. Clin Infect Dis, 66(1), 81-88. https://doi.org/10.1093/cid/cix718

Su, S.-B., Chang, H.-L., & Chen, K.-T. (2020). Current status of mumps virus infection: Epidemiology, pathogenesis, and vaccine. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(5), 1686. https://doi.org/10.3390/ijerph17051686

Sulanto, A., Nadesya, F., Indra, K. W., Fitri, D. S., Trylukerta, E., Jauhari, D. H., Chaniago, F. P. A., KJ, D. R., & Maharani, R. (2025). Penyuluhan penyakit mumps (gondongan) pada anak. Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 3(1), 63–69. Diakses dari https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/jakk/article/view/19605

Suparman, D. D. N., Mas’ud, I. A., & Karismananda. (2024). Parotitis mumps: Diagnosis, tata laksana, dan edukasi pencegahan penularan pada fasilitas pelayanan primer. UMI Medical Journal, 9(2), 116–124. https://doi.org/10.33096/umj.v9i2.326

Published

2026-09-24

How to Cite

Peningkatan Pengetahuan Kader PKK Cempaka Kukusan, Depok tentang Gondongan melalui Edukasi Kesehatan. (2026). I-Com: Indonesian Community Journal, 6(3), 1485-1492. https://doi.org/10.70609/icom.v6i3.11275