Penyuluhan dan Pengembangan Media Monitoring Tools untuk Atasi Berita-berita Objektifikasi Perempuan bagi Masyarakat Melek Media dan Dewan Pers
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1557Keywords:
Dewan Pers, Objektifikasi Perempuan, Masyarakat melek media, Pelanggaran Kode Etik JurnalistikAbstract
Departemen Penerangan dibubarkan pada era presiden Abdurrahmah Wahid. Pembubaran Departemen Penerangan waktu itu dimaksudkan untuk meberikan kebebasan berpikir kepada masyarakat, dengan cara mengalihkan kontrol media kepada masyarakat secara langsung sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) Pers Tahun 1999. Dalam UU Pers tersebut, masyarakat dapat melakukan kegiatan memantau dan melaporkan pelanggaran hukum, etika, dan kekeliruan teknis pemberitaan kepada Dewan Pers. Masyarakat yang melek media mengunakan mandat dari UU Pers tersebut untuk melaporkan berita-berita di media yang kerap kali melakukan objektifikasi terhadap perempuan dalam bentuk eksploitasi seksual atau cabul. Guna menunjang aktifitas masyarakat yang melek media tersebut, pengabdian masyarakat ini berupaya membantu membuat media monitoring tools yang dapat mengkurasikan berita-berita terindikasi melakukan praktik objektifikasi terhadap perempuan secara otomatis, serta penyuluhan terkait objektifikasi perempuan. Hasilnya, Dewan Pers dan masyarakat melek media sebagai penerima manfaat pengabdian dapat melakukan pemantauan berita-berita terindikasi objektifikasi perempuan yang telah terkurasi dalam satu wadah di https://distorsimediamonitoring.web.app/.
References
Admin Rmolnetwork. (2022, February 6). Jumlah Media Siber Mencapai Ribuan, Dewan Pers: Kami Belum Menemukan Model Pengawasan yang Efektif. https://www.rmolbengkulu.id/jumlah-media-siber-mencapai-ribuan-dewan-pers-kami-belum-menemukan-model-pengawasan-yang-efektif
Anugrah, A. S. (2021). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Kasus Pemerkosaan (Analisis Wacana Kritis Model Theo Van Leeuwen pada Pemberitaan Kasus Pemerkosaan dalam Harian Kompas. com Desember 2020-Februari 2021). UPN" VETERAN’JAWA TIMUR.
Faisal, O. A. (2019). Kajian Idealitas Penegakan Hukum Pres (Studi Politik Hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999).
Fuqoha, Azhar Firdausi, I., & Eka Sanjaya, A. (2019). Perlindungan Hukum Terhadap Intervensi Pemberitaan dalam Kerangka Kemerdekaan Pers Nasional. AJUDIKASI : Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 75–92.
Harahap, M. S. (2019). Kemerdekaan Pers Pada Orde Reformasi. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 9(2), 136–143.
Hendra, T. (2019). Media Massa Dalam Komunikasi Pembangunan. Jurnal At-Taghyir: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Desa, 1(2), 136–152.
Manholik, D., & Junaidi, A. (2017). Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Pada Dewan Pers Indonesia. Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST), 187–192.
Mediacentre2. (2022a, May 30). Risalah Penyelesaian Nomor: 25/Risalah-DP/V/2022 Tentang Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ) terhadap Media Siber jpnn.com. https://dewanpers.or.id/berita/detail/2364/risalah-penyelesaian-nomor-25-risalah-dp-v-2022-tentang-pelanggaran-kode-etik-jurnalistik-kej-terhadap-media-siber-jpnn-com#
Mediacentre2. (2022b, June 16). Libatkan Semua Konstituen, Dewan Pers Segera Gelar Pelatihan Pemberitaan Pemilu. https://dewanpers.or.id/berita/detail/2375/libatkan-semua-konstituen-dewan-pers-segera-gelar-pelatihan-pemberitaan-pemilu
Rizha, F. (2021). Jurnalisme Online: Problematika dan Model Pemberitaan Masa Kini. Book Series Jurnalisme Kontemporer: Etika Dan Bisnis Dalam Jurnalisme, 26.
Sundoro, P. (2018). Studi Kritis Historis Komunikasi Meteri Penerangan Harmoko dengan Pers di Era Orde Baru. Jurnal Pustaka Komunikasi, 1(1), 45–57.
Surahman, S., & Fuqoha. (2017). Mekanisme Penyelesaian Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik Pada Dewan Pers di Kota Serang. Jurnal LONTAR, 5(2), 51–64.
Wahyunanto, E. D., Dwijayanto, A., & Wathoni, S. (2021). Gus Dur dan Civil Society: Peran KH Abdurrahman Wahid Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Annual Interdiciplinary COnference on Muslim Societies (AICOMS), 1–20.
Wu, W. (2020). Media Coverage of Women in China during the COVID-19 Crisis: Reflections on CHINA’S Commitment under Cedaw and the BEIJING Platform for Action. Cross-Cultural Human Rights Review, 2(2–3).
Zawiyana, C. U. T. D., Nadjib, A., & Musdalifah, F. S. (2021). Objektifikasi Perempuan Dalam Berita (Analisis Framing Berita Kasus Penyebaran Video Pornografi ‘Mirip Gisel’pada Media Online Detik. Com Dan Okezone. Com 2020). Sriwijaya University.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Rachmad Imam Tarecha, Novia Ratnasari, Urnika Mudhifatul Jannah, Priska Choirina, Pangestuti Prima Darajat, Raka Anugrah Hamdhana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











