Pemanfaatan Tanaman Apotik Hidup Pada Lahan Pekarangan di RT 04 RW 05 Kelurahan Air Putih Sebagai Obat-Obatan Herbal

Authors

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v2i3.1745

Keywords:

Pekarangan, Apotik Hidup, Obat Herbal

Abstract

Pekarangan ialah tanah atau lahan kosong yang ada di kawasan rumah atau yang lebih dikenal dengan halaman rumah. Menanam di pekarangan rumah biasanya dilakukan dengan skala kecil namun terdiri dari berbagai variasi. Kecamatan Tuah Madani terdiri dari banyak kelurahan di antaranya  adalah Kelurahan Sidomulyo Barat, Sialang Munggu, Tuah Karya, Tuah Madani dan Air Putih. Kelurahan lokasi  pengabdian oleh Mahasiswa Kelompok 15 Air Putih 2 oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yaitu Kelurahan Air Putih. Apotik hidup adalah tumbuh-tumbuhan obat yang bisa ditanam pada pekarangan rumah dan mampu memberikan banyak khasiat. Untuk mencapai tujuan pengabdian ini, kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan pemanfaatan tanaman apotik hidup di pekarangan rumah serta bagaimana membuatnya. Adapun tanaman yang ditanam antara lain yaitu jahe, kunyit, kencur, lengkuas dan serai.  Luaran pengabdian ini ialah masyarakat memiliki pengetahuan akan manfaat tanaman apotik hidup di halaman lingkungan RT 04 RW 05 serta sebagai cadangan obat-obatan herbal bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

References

Aryanta, I. W. R. (2019). Manfaat jahe untuk kesehatan. Widya Kesehatan, 1(2), 39-43. doi: 10.32795/widyakesehatan.v1i2.463.

Aseptianova, A., Wijayanti, T. F., & Nurina, N. (2017). Efektifitas pemanfaatan tanaman sebagai insektisida elektrik untuk mengendalikan nyamuk penular penyakit DBD. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 3(2), 10-19.

BPOM RI, 2014, Persyaratan Mutu Obat Tradisional, Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Indonesia, p. 1–25.

Hidayatulloh, A., Mahandika, D., & Mudzakir, M. D. (2018). Pembudidayaan Tanaman Apotik hidup Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 341–346

Isyaturriyadhah, A. (2020). Diversifikasi Tanaman Apotek Hidup Dan Taman Mini Di Desa Wanareja Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo. Jurnal Pengabdian KITA, 3(1), 1–10.

Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan dalam Kerangka Sistainable Development Goals (SDG'S). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2015

Nawai, F., Arifin, & PP, A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program TOGA ( Tanaman Obat Keluarga ) dalam Rangka Pencegahan Pandemi Covid-19. Jurnal Sibermas ( Sinergi Pemberdayaan Masyarakat ), 10(1), 149–164.

Pemerintah Kota Medan. Cara Mengobati Sakit Tiper Secara Alami. Medan: Pemerintah Kota Medan; 2015

Riantini, N. W. A., Kriswiyanti, E., & Sudiartawan, I. P. (2019). Jenis dan Bagian Tumbuhan Bahan Boreh Penyakit Tuju (Rematik) di Desa Taro Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 6(2), 206.

Tamara, L., Andriani, S., & Helmiawati, Y. (2017). Pembuatan Sediaan Parem dari Kencur (Kaemferia galanga L) Beras (Oriza sativa) Dan Serai (Cymbopogon citratus) Sebagai Penyembuhan Luka Memar, Bengkak dan Keseleo. Journal of Holistic and Health Sciences, 1(1), 63-72.

Published

2022-10-21

How to Cite

Pemanfaatan Tanaman Apotik Hidup Pada Lahan Pekarangan di RT 04 RW 05 Kelurahan Air Putih Sebagai Obat-Obatan Herbal. (2022). I-Com: Indonesian Community Journal, 2(3), 516-522. https://doi.org/10.33379/icom.v2i3.1745