Pendampingan dan sosialisasi Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) Sebagai Obat Tradisional Pada Masyarakat di Boyolali

Authors

  • Rizky Ainun Fitriani Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Rosa Sayentina Amin Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nida’ Nur Jannah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Eky Wahyu Novarista Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ainur Tri Hapsari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nurul Tri Anggraini Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Muhammad Arrizky Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Husna Amalia Halwa Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Farah Salsabila Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Haya Nabilah Utama Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Alvita Marshanda Purnama Puteri Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Hamimatusalma Alkautsar Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Kharisma Aulia Husna Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Alida Rahmalia Damayanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Jessica Rosalinda Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Andi Suhendi Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arifah Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v2i3.1846

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Tanaman Obat Herbal, Sosialisasi, Kesehatan Masyarakat

Abstract

Pengembangan kesehatan tradisional di masyarakat dapat dilakukan dengan upaya pembinaan asuhan mandiri pemanfaatan obat tradisional. Kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman serta pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan tanaman obat herbal penting dilakukan sebagai upaya pengembangan Kesehatan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan tentang jenis Tanaman untuk Obat Herbal dan cara pengolahannya. Kegiatan dihadiri oleh ibu-ibu PKK sebagai kelompok antara yang nantinya dapat meneruskan program ini lebih lanjut sampai dengan tingkat keluarga. Untuk menilai keefektifan penyuluhan, maka dilakukan pretes dan postes dengan soal sebanyak 20 pertanyaan.  Hasil menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan dan pemanfaatan TOGA dan tanaman herbal. Tersosialisasinya pemanfaatan tanaman sebagai herbal dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

References

Eriadi, A., Suhatri, & Honolhulu, N. (2017). Uji Aktivitas Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Ness) terhadap Kadar Nitrogen Monoksida pada Mencit Putih Jantan Hiperkolesterolemia. Jurnal Farmasi Higea, 9(1), 1–8.

Fadhli, W. M., Dg. Masikki, M. F. D., Sugamiasa, I. W., Tungka, A., Tambong, B., Hadijaya, T., Lasabu, H., Lamato, J., & Salabia, T. (2022). Peningkatan Pengetahuan dalam Pemanfaatan Halaman Rumah dengan Penanaman Toga. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 2(2), 66–69. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v2i2.148

Fakultas Pertanian. (2020). Pemanfaatan Tanaman TOGA Sebagai Minuman Herbal Pada Masa Pandemi Covid-19. In Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat. Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya.

Feni Indriyati, Y., & Dewi, D. N. (2022). Kajian Sistematik: Potensi Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Antidiabetes, Systematic Review: The Potential of Butterfly Pea Flower (Clitoria ternatea) as Antidiabetic. Generics : Journal of Research in Pharmacy Accepted : 4 Mei, 1(2), 1–60.

Fitriani, A., & Fitriani, Y. A. (2021). Pemanfaatan Toga Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Lahan Basah. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3. http://snllb.ulm.ac.id/prosiding/index.php/snllb-abdimas/article/view/594

Hulu, L. ., Fao, A., & Sarumaha, M. (2022). Pemanfaatan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) Sebagai Obat Tradisional Di Kecamatan Lahusa. Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 1–14. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Tunas/index

Indawati, M. P. (2020). Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat STF Muhammadiyah Cirebon. 2019(2), 1–8.

Kemenkes RI. (2017). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 Tentang Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, 13(3), 1576–1580.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Kemenkes RI. (2020). Surat Edaran tentang Pemanfaatan Obat Tradisional, Untuk Pemeliharaan Kesehatan, Pencegahan Penyakit dan Perawatan Kesehatan. In Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2021). Petunjuk Praktis Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA dan Akupresur. Kementrian Kesehatan RI.

Lestari, S., Roshayanti, F., & Purnamasari, V. (2019). Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Pemanfaatan Tanaman Toga Sebagai Jamu Keluarga. International Journal of Community Service Learning, 3(1), 22. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v3i1.17486

Mulangsri, D. A. . (2019). Penyuluhan Pembuatan Bunga Telang Kering Sebagai Seduhan Teh Kepada Anak Panti Asuhan Yatim Putra Baiti Jannati. Abdimas Unwahas, 4(2), 2017–2020. https://doi.org/10.31942/abd.v4i2.3010

Permenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 9 tahun 2016 tentang Upaya Pengambangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Purnamasari, R., Malani, S., Savitri, M. D., Lestari, R. N., Salsabilla, A., & Sari, D. A. (2020). Pembelajaran tatap muka dan daring terhadap perkuliahan mahasiswa/i Teknik Kimia. Prosiding Seminar Nasional Universitas Islam Syekh Yusuf, 1(1), 1364–1369. https://doi.org/10.31219/osf.io/g3d6f

Sari, I. D., Yuniar, Y., Siahaan, S., Riswati, & Syaripuddin, M. (2015). Community Tradition in Planting and Using Medicinal Plant in Surround Home Yard. Indonesian Pharmaceutical Journal, 5(2), 123–132.

Published

2022-11-14

How to Cite

Pendampingan dan sosialisasi Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) Sebagai Obat Tradisional Pada Masyarakat di Boyolali. (2022). I-Com: Indonesian Community Journal, 2(3), 582-589. https://doi.org/10.33379/icom.v2i3.1846