Pembuatan Eco-Enzyme di Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan: Solusi Penanganan Sampah Organik pada Level Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2413Keywords:
Eco-enzyme, Pemberdayaan masyarakat, Pelatihan, Sampah organik, Sampah rumah tanggaAbstract
Produksi sampah rumah tangga terus mengalami peningkatan jumlah setiap tahunnya, dan sampah organik menempati proporsi terbesar dari total produksi sampah. Salah satu cara efektif dalam mengatasi permasalahan sampah rumah tangga yakni melalui pembuatan eco-enzyme. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mealukan pemberdayaan masyarakat di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan Banten melalui praktik pelatihan pembuatan eco-enzyme. Metode pelaksanaan meliputi pembentukan struktur organisasi kelompok penggerak, pemberian penyuluhan tentang eco-enzyme, pelatihan dan pendampingan pembuatan eco-enzyme, monitoring pembuatan eco-enzyme, dan pendampingan panen eco-enzyme. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan sisa-sisa bahan sayuran dan buah-buahan yang sudah tidak dikonsumsi di lingkungan rumah tangganya untuk dijadikan eco-enzyme. Cairan ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih serba guna, pupuk, perbaikan kualitas udara, dan pemanfaatan lainnya di kehidupan sehari-hari.
References
Abidin, Y., Yunansah, H., Irianto, D. M., Herlambang, Y. T., & Wahid, R. (2022). Utilization Of Organic Waste To Become Eco-Enzyme In Developing Community Environmental Literacy. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 2795–2800.
Andriani, A. A. S. P. R., Astiti, M. A. G. R., & Rukmini, N. K. S. (2021). Empowerment of Women’s Farmer Groups of “Kembang Lestari” in the Processing of Organic Waste from Various Fruit Peels as Liquid Fertilizer. AJARCDE | Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment , 5(3), 3–6. https://doi.org/10.29165/ajarcde.v5i3.74
Galintin, O., Rasit, N., & Hamzah, S. (2021). Production and characterization of eco enzyme produced from fruit and vegetable wastes and its influence on the aquaculture sludge. Biointerface Research in Applied Chemistry, 11(3), 10205–10214. https://doi.org/10.33263/BRIAC113.1020510214
Hasnudi, Patriani, P., & Sari, T. V. (2022). Eco-Enzyme Applications for Biosecurity and Sanitation on Goat Farm in Namorambe District, Deli Serdang Regency. Journal of Saintech Transfer, 5(1), 34–39. https://doi.org/10.32734/jst.v5i1.8850
Hemalatha, M., & Permal, V. (2020). Potential use of eco-enzyme for the treatment of metal-based effluent. The Third Bioprocessing and Biomanufacturing Symposium 2019, IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering, 716(012016). https://doi.org/10.1088/1757-899X/716/1/012016
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2015). Rangkaian HLH 2015 – Dialog penanganan sampah plastik. www.menlh.go.id
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). KLHK: Indonesia memasuki era baru pengelolaan sampah.
Low, C. W., Ling, R. L. Z., & Teo, S.-S. (2021). Effective Microorganisms in Producing Eco-Enzyme from Food Waste for Wastewater Treatment. Applied Microbiology: Theory & Technology, April 2022, 28–36. https://doi.org/10.37256/amtt.212021726
Muliarta, I. N., & Darmawan, I. K. (2021). Processing Household Organic Waste into Eco-Enzyme as an Effort to Realize Zero Waste. Agriwar Journal, 1(1), 6–11.
Nazim, F., & Meera, V. (2017). Organized by Comparison of Treatment of Greywater Using Garbage and Citrus Enzymes. International Journal of Innovative Research in Science, Engineering, and Technology, 6(4), 49–54. www.ijirset.com
Nurliah, N., Elika, S., & Sagena, U. W. (2022). Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Dalam Memproduksi Ekoenzim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(1), 33–39. https://doi.org/10.51805/jpmm.v2i1.47
Parwata, I. P., Ayuni, N. P. S., Widana, G. A. B., & Suryaputra, I. G. N. A. (2021). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme Bagi Pedagang Buah Dan Sayur Di Pasar Desa Panji. Prosiding Senadimas Undiksha, 631–639.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (2018). Rencaan program investasi jangka menengah bidang cipta karya tahun 2019-2023.
Prarikeslan, W., Nora, D., & Prayoga, R. (2022). Management of Organic Waste Into Eco Enzyme in Ulakan Tapakis Padang Pariaman-Indonesia. Sumatra Journal of Disaster, 6(1), 2580–1775. http://sjdgge.ppj.unp.ac.id/index.php/
Pribadi, F., Arin, M., & Abilawa, A. (2022). Pengelolaan Sampah Dan Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tanggamelalui Pembuatan Cairan Serbaguna Eco-Enzyme. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 1–9.
Silva, T. Da, Shobib, A., & Mulyaningsih, M. F. S. (2023). Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Eco Enzyme. Jurnal Abdimas Lamin, 1(2), 160–167.
Stojanović-Aleksić, V., Erić Nielsen, J., & Bošković, A. (2019). Organizational prerequisites for knowledge creation and sharing: empirical evidence from Serbia. Journal of Knowledge Management, 23(8), 1543–1565. https://doi.org/10.1108/JKM-05-2018-0286
Viza, R. Y. (2022). Uji organoleptik eco-enzyme dari limbah kulit buah. Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 5(1), 24–30.
Winata, A., Cacik, S., & Mizan, S. (2017). Pelatihan Pembuatan Garbage Enzyme di Desa Grabagan. Proseding Seminar Naional Unirow Tuban, 140–145.
World bank. (2018). Hotspot sampah laut Indonesia. Public Discl. Auth., 1–49.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sri Utami, Elizabeth Novi Kusumaningrum, Yuni Tri Hewindati, Heny Kurniawati, Fawzi Rahmadiyan Zuhairi, Budi Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











