Introduksi Fungi Pelapuk Putih dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Rumahan Batik Lebak

Authors

  • Rida Oktorida Khastini Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Nani Maryani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Dinar Sugiana Fitrayadi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Akhmad Baihaqi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3311

Keywords:

Batik, Pengolahan Limbah, Fungi Pelapuk Putih

Abstract

Pelaku industri Batik Lebak belum mengetahui dan memiliki keterampilan mengolah limbah batik sehingga akan berdampak negatif bagi lingkungan. Melalui Program Kemitraan Masyarakat dengan UMKM Batik yang berlokasi di Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak dilakukan upaya untuk peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan limbah cair batik dengan memanfaatkan agen bioremediasi fungi pelapuk putih sehingga tidak merusak lingkungan. Laboratorium Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki koleksi isolat fungi pelapuk  putih yang potensial yang dapat digunakan dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat limbah cair batik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan  evaluasi. Peserta kegiatan di UMKM Batik Lebak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian dan menunjukkan peningkatan pengetahuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengolah limbah batik dengan memanfaatkan mikroorganisme fungi pelapuk putih.

References

Breedlove, B., & M’ikanatha, N. M. (2015). Celebrating the Fabric of Commonplace Society. Emerging Infectious Diseases, 21(11), 2110–2111. https://doi.org/10.3201/eid2111.AC2111.

Choi, Y., Nguyen, H. T. K., Lee, T. S., Kim, J. K., & Choi, J. (2020). Genetic Diversity and Dye-Decolorizing Spectrum of Schizophyllum commune Population. Journal of microbiology and biotechnology, 30(10), 1525–1535. https://doi.org/10.4014/jmb.2006.06049.

Dewi RS, Khotimah 2019 Aspergillus sp. 3 pada Pengolahan Limbah Cair Batik Kutawaru Cilacap dan Pengaruhnya terhadap Zea mays dan Vigna radiata. Life Science, 8(2), 150-159. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/LifeSci.

Flanagan, C., Gallay, E., Pykett, A., & Smallwood, M. (2019). The Environmental Commons in Urban Communities: The Potential of Place-Based Education. Frontiers in psychology, 10, 226. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00226.

Handayani, E.H. Oginawati K., Santoso M.. (2020). Assessment of Zn and Cu in primary school children’s street foods, Res. Environ. Sci. Eng. 1 (1), pp. 19-24.

Imtiaj, A., Jayasinghe, C., Lee, G. W., Kim, H. Y., Shim, M. J., Rho, H. S., Lee, H. S., Hur, H., Lee, M. W., Lee, U. Y., & Lee, T. S. (2008). Physicochemical Requirement for the Vegetative Growth of Schizophyllum commune Collected from Different Ecological Origins. Mycobiology, 36(1), 34–39. https://doi.org/10.4489/MYCO.2008.36.1.034.

Khastini, R. O. and Rahmawati, R. . (2023) “Produksi Biomassa, Analisis Nutrisi dan Senyawa Bioaktif Jamur Grigit (Schizophyllum commune) ”, Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 7(2), pp. 43–51. doi: 10.29080/biotropic.v7i2.1932.

McMullan G., Meehan C., Conneely A., Kirby N., Robinson T., Nigam P.,. Banat I.M, Marchant R., Smyth W.F., (2001). Microbial decolourisation and degradation of textile dyes. Applied Microbiology Biotechnology, 56 pp. 81-87.

Wali, A., Gupta, M., Gupta, S., Sharma, V., Salgotra, R. K., & Sharma, M. (2020). Lignin degradation and nutrient cycling by white rot fungi under the influence of pesticides. 3 Biotech, 10(6), 266. https://doi.org/10.1007/s13205-020-02251-z

Xiao, P., Wu, D., & Wang, J. (2022). Bibliometric analysis of global research on white rot fungi biotechnology for environmental application. Environmental science and pollution research international, 29(1), 1491–1507. https://doi.org/10.1007/s11356-021-15787-1

Yanto, D., Guntoro, M. A., Nurhayat, O. D., Anita, S. H., Oktaviani, M., Ramadhan, K. P., Pradipta, M. F., & Watanabe, T. (2021). Biodegradation and biodetoxification of batik dye wastewater by laccase from Trametes hirsuta EDN 082 immobilised on light expanded clay aggregate. 3 Biotech, 11(5), 247. https://doi.org/10.1007/s13205-021-02806-8.

Published

2023-12-01

How to Cite

Introduksi Fungi Pelapuk Putih dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Rumahan Batik Lebak . (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 1598-1606. https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3311