Pemberdayaan dan Simulasi Pembuatan Jus Bayam Merah dan Kurma Sebagai Upaya Penanggulangan Anemia Pada Siswi SMK NU 04 Ma’arif Pakis

Authors

  • Angernani Trias Wulandari STIKES Widyagama Husada Malang, Indonesia
  • Nur Aini Al Hasana STIKES Widyagama Husada Malang, Indonesia
  • Aligonda Songbes STIKES Widyagama Husada Malang, Indonesia
  • Elisabetr Lonek Kewa Mahon STIKES Widyagama Husada Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5257

Keywords:

Anemia, Remaja Putri, Jus Bayam Merah

Abstract

Adolescent girls are more prone to anemia than boys. This happens because adolescent girls require more iron (Fe) as they lose iron during menstruation. Fatigue, weakness, dizziness, pallor, shortness of breath, impaired concentration, and decreased physical performance are common symptoms of anemia in adolescents. As future mothers of the nation, it is important to pay attention to the health of adolescent girls, including iron deficiency anemia. Prevention of anemia at a young age is beneficial for adolescent health and their cognitive abilities, as well as for the next generation, one of which is the prevention of stunting. The purpose of this service is to conduct health education about anemia, empowerment and simulation of making red spinach juice and dates in an effort to prevent and overcome anemia in adolescent girls at SMK NU 4 MAARIF PAKIS. The method in this service activity is to provide health education about anemia and simulation of making red spinach juice and dates. The result of this service is an increase in knowledge about anemia obtained from the pre-test results of 6.58 and post-test results of 9.34. Based on the above results, it can be concluded that the aim of increasing knowledge about anemia with health education is achieved and empowerment for anemia prevention by making red spinach juice and dates is achieved.

References

Adiyani, K., Heriyani, F., & Rosida, L. (2020). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA PGRI 4 Banjarmasin. Homeostasis, 1(1), 1–7.

Ahdiah, A., Heriyani, F., & Istiana, I. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA PGRI 4 Banjarmasin. Homeostasis, 1(1), 9–14.

Azzahroh, P., & Rozalia, F. (2018). Faktor–faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMA N 2 Kota Jambi. Ilmu Dan Budaya, 41(58).

Budiarti, A., Anik, S., & Wirani, N. P. G. (2021). Studi fenomenologi penyebab anemia pada remaja di Surabaya. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(2).

Deivita, Y., Syafruddin, S., Nilawati, U. A., Aminuddin, A., Burhanuddin, B., & Zahir, Z. (2021). Overview of Anemia; risk factors and solution offering. Gaceta Sanitaria, 35, S235–S241.

Junita, D., & Wulansari, A. (2021). Pendidikan Kesehatan tentang Anemia pada remaja putri di SMA N 12 Kabupaten Merangin. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(1), 41–46.

Kamilah, S. N., Supriati, R., Haryanto, H., & Atmaja, V. Y. (2022). Pemeriksaan Status Gizi berdasarkan Nilai Indeks Massa Tubuh pada Anak Usia 10-12 Tahun di SDN 159 Bengkulu Utara. Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES), 2(2), 95–100.

Kulsum, U. (2020). Pola menstruasi dengan terjadinya anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 314–327.

Kusuma, T. U. (2022). Peran Edukasi Gizi Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Indonesia: Literature Review. Jurnal Surya Muda, 4(1), 61–78.

Lathifah, N. S., & Susilawati, S. (2019). Konsumsi Jus Bayam Merah Campur Madu terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Kesehatan, 10(3), 360–366.

Masfufah, M., Safitri, S., & Kariani, N. K. (2023). Potensi Peningkatan Kadar Hemoglobin dengan Pemberian Jus Kurma Bayam Merah pada Remaja Putri. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 7(2), 227–233.

Patimah, S., Rahmandari, F., & Kurnia, H. (2022). Perbandingan pemberian jus bayam merah dan jus bayam hijau terhadap kadar hb pada remaja putri. Jurnal Bidan Komunitas, 5(1), 23–31.

Sun, J., Wu, H., Zhao, M., Magnussen, C. G., & Xi, B. (2021). Prevalence and changes of anemia among young children and women in 47 low-and middle-income countries, 2000-2018. EClinicalMedicine, 41.

Thankachan, P., Muthayya, S., Walczyk, T., Kurpad, A. V, & Hurrell, R. F. (2007). An analysis of the etiology of anemia and iron deficiency in young women of low socioeconomic status in Bangalore, India. Food and Nutrition Bulletin, 28(3), 328–336.

Worku, M. G., Alamneh, T. S., Teshale, A. B., Yeshaw, Y., Alem, A. Z., Ayalew, H. G., Liyew, A. M., Tessema, Z. T., & Tesema, G. A. (2022). Multilevel analysis of determinants of anemia among young women (15-24) in sub-Sahara Africa. Plos One, 17(5), e0268129.

Published

2024-09-05

How to Cite

Pemberdayaan dan Simulasi Pembuatan Jus Bayam Merah dan Kurma Sebagai Upaya Penanggulangan Anemia Pada Siswi SMK NU 04 Ma’arif Pakis. (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(3), 2172-2177. https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5257

Most read articles by the same author(s)