Pengembangan Ekonomi Produktif Melalui Pengolahan Susu Jagung Fortifikasi Daun Kelor di BPP Layana, Duyu dan Kayumalue

Authors

  • Rostiati Dg. Rahmatu Universitas Tadulako, Indonesia
  • ⁠Syahraeni Kadir Universitas Tadulako, Indonesia
  • Abdul Rahim Universitas Tadulako, Indonesia
  • Abdul Hadid Universitas Tadulako, Indonesia
  • Abdul Rahman Universitas Tadulako, Indonesia
  • Irwan Lakani Universitas Tadulako, Indonesia
  • Muhd. Nur Sangadji Universitas Tadulako, Indonesia
  • Anthon Monde Universitas Tadulako, Indonesia
  • Amalia Noviyanty Universitas Tadulako, Indonesia
  • Septian Palma Ariany Universitas Tadulako, Indonesia
  • Sitti Marwiah Universitas Tadulako, Indonesia
  • Mutmainah Mutmainah Universitas Tadulako, Indonesia
  • Made Krisna Laksmayani Universitas Tadulako, Indonesia
  • Desi Wahyuni Arsih Universitas Tadulako, Indonesia
  • ⁠Muhammad Fawzul Alif Nugroho Universitas Tadulako, Indonesia
  • Muhammad Iqbal Universitas Tadulako, Indonesia
  • Badrin Badrin Universitas Tadulako, Indonesia
  • Nurfathia Djau Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.8023

Keywords:

Diversifikasi, Susu jagung, Fortifikasi, Daun kelor, Ekonomi produktif

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis di Kota Palu dengan produktivitas cukup tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi langsung sehingga nilai ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ekonomi produktif melalui pengolahan susu jagung yang difortifikasi dengan daun kelor sebagai sumber gizi tambahan. Program dilaksanakan di tiga BPP (Layana, Duyu, dan Kayumalue) dengan metode penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari kelompok tani dan kelompok wanita tani yang terlibat aktif dalam seluruh tahapan. Produk susu jagung fortifikasi daun kelor diterima baik oleh peserta, dinilai enak, bergizi, dan memiliki potensi sebagai usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, memperkenalkan teknologi sederhana yang aplikatif, serta membuka peluang pengembangan usaha kecil berbasis diversifikasi jagung.

References

Afriyanti, G. et al. (2023) “The Role of The Agricultural Sector on Economicgrowth In Indonesi,” Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences, 2(1), pp. 167–179.

Aldillah, R. (2018) “Strategi Pengembangan Agribisnis Jagung di Indonesia,” Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1), p. 43. Available at: https://doi.org/10.21082/akp.v15n1.2017.43-66.

Anwar, F. et al. (2007) “Moringa oleifera: A Food Plant with Multiple Medicinal Uses,” Phytother. Res, 21, pp. 17–25. Available at: https://doi.org/10.1002/ptr.

Apliza, G. and Sondang, Y. (2023) “Penggunaan Bokashi Kotoran Ayam Untuk Meningkatkan Produksi Dan Pendapatan Budi Daya Jagung (Zea Mays L.),” Journal of Food Crop and Applied Agriculture, 3(2), pp. 247–257.

Embuai, S. and Siauta, M. (2020) “Pengembangan Produk Daun Kelor Melalui Fortifikasi Dalam Upaya Penanganan Stunting,” Moluccas Health journal, 2(1), pp. 1–6. Available at: http://ojs.ukim.ac.id/index.php/mhj.

Fahruddin et al. (2022) “Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Hasil Pertaninan Berupa Pengolahan Susu Jagung di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji,” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(4), pp. 12–15. Available at: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i4.2162.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K. and Kumar, D.S. (2016) “Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application,” Food Science and Human Wellness. Elsevier B.V., pp. 49–56. Available at: https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001.

Manzoor, M.F. (2017) “Nutritional and Sensory Properties of Cashew Seed (Anacardium occidentale) Milk,” Modern Concepts & Developments in Agronomy, 1(1). Available at: https://doi.org/10.31031/mcda.2017.01.000501.

Moyo, B. et al. (2011) “Nutritional characterization of Moringa (Moringa oleifera Lam.) leaves,” African Journal of Biotechnology, (60), pp. 12925–12933. Available at: http://www.academicjournals.org/AJB.

Nurhafnita (2021) “Organoleptic test of corn milk (Zea mays saccharata) with the addition of turmeric extract (Curcuma domestica Val),” Journal of Agritech Science, 5(1), pp. 19–27.

Saputri, M.A. and Mariati, R. (2020) “Analysis of Business and Added Value of Corn Marning Processing (Case Study in Loa Janan Ulu Urban Village Loa Janan Subdistrict Kutai Kartanegara District),” Journal of Agribusiness and Agricultural Communication, 3(1), p. 39. Available at: https://doi.org/10.35941/jakp.3.1.2020.3276.39-46.

Setiyono, A.E., Ngatimun and Musriati, T. (2020) “Pemanfaatkan Potensi Lokal Melalui Pembuatan Susu Jagung Guna Mencegah Stunting Pada Desa Gejugan,” Jurnal Abdi Panca Marga, 1(1), pp. 18–21. Available at: https://ejournal.upm.ac.id/index.php/abdipancamarga.

Vianti, R.A., Syaihul Ahzami, M. and Suwardji (2022) “Strategi Pengelolaan Agroindustri Jagung Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara,” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), pp. 69–4. Available at: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i3.1930.

Wulandari, E. et al. (2022) “Pengaruh Mefenoksam Dan Trichoderma Sp. Terhadap Penyakit Bulai Dan Pertumbuhan Tanaman Jagung,” Jurnal Agrotek Tropika, 10(1), p. 43. Available at: https://doi.org/10.23960/jat.v10i1.5601.

Yadav, U., Sahay, S. and Srinivasamurthy, S. (2017) “Potential of Moringa oleifera as a functional food ingredient: A review,” International Journal of Food Science and Nutrition, 2, pp. 31–37. Available at: https://www.researchgate.net/publication/319760480.

Published

2025-09-30

How to Cite

Pengembangan Ekonomi Produktif Melalui Pengolahan Susu Jagung Fortifikasi Daun Kelor di BPP Layana, Duyu dan Kayumalue. (2025). I-Com: Indonesian Community Journal, 5(3), 1807-1817. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.8023