Transformasi Kelembagaan Melalui Living Lab Agrosilvofishery Untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Gambut Berkelanjutan di Desa Perigi
DOI:
https://doi.org/10.70609/icom.v6i3.11100Kata Kunci:
Laboratorium Hidup, Agrosilvofishery, Pemberdayaan Masyarat, Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan, Pembelajaran PartisipatifAbstrak
Lahan gambut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat. Namun, pengelolaan yang kurang tepat menyebabkan penurunan produktivitas serta meningkatnya risiko kebakaran dan degradasi lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani melalui penerapan model Living Lab Agrosilvofishery di Desa Perigi, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pembelajaran lapangan (field learning), serta kolaborasi antara Universitas Sriwijaya, Yonsei University, pemerintah daerah, dan kelompok tani. Tahapan kegiatan meliputi persiapan kerja sama, pelaksanaan pembelajaran bersama masyarakat, perancangan solusi secara kolaboratif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan gambut berkelanjutan, meningkatnya partisipasi petani dalam penerapan sistem agrosilvofishery, serta terbentuknya jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Model Living Lab mampu menjadi media pembelajaran bersama yang mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan ilmu pengetahuan sehingga mendukung keberlanjutan pengelolaan lahan gambut.
Referensi
Adriani, D., Yazid, M., Yamin, M., Zuliansyah, M. A., Novitasari, S., Andhelia, S. R., Huanza, M., Damayanthi, D., & Putri, T. W. S. (2025). Education and Action Movement of Climate Smart Agriculture Farmers: Adapting and Mitigating the Impacts of Climate Change on Agricultural Peatland in Perigi Village. Unram Journal of Community Service, 6(4), 992–999. DOI: https://doi.org/10.29303/ujcs.v6i4.1318
Bachtiar, E. E., Tapi, T., Saputra, H., Budicahyono, M. E., & Konyep, E. (2025). Penyuluhan pertanian: Pendekatan, metode dan dampaknya terhadap pembangunan pertanian dalam mendukung swasembada pangan. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 3(1), 42–52. DOI: https://doi.org/10.47687/josae.v3i1.1364
Cavicchioli, M., Fisher, M., & Snapp, S. (2026). Strengthening agrifood systems through Living Labs: An overview of approaches across the Global South.
Ekawati, S., Suharti, S., Murniati, M., Subarudi, S., Lawasi, M., Rachmawan, D., Nurlia, A., Surati, S., Lestari, N. S., & Sumirat, B. K. (2026). Livelihood Transformation in Indonesian Peatland Communities: A Never-Ending Adaptation Strategy. Forest and Society, 10(1), 490–516. DOI: https://doi.org/10.65844/2549-4333.1265
Gardezi, M., Abuayyash, H., Adler, P. R., Alvez, J. P., Anjum, R., Badireddy, A. R., Brugler, S., Carcamo, P., Clay, D., & Dadkhah, A. (2024). The role of living labs in cultivating inclusive and responsible innovation in precision agriculture. Agricultural Systems, 216, 103908. DOI: https://doi.org/10.1016/j.agsy.2024.103908
Harudin, L. (2025). Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat Petani dalam Perspektif Inovasi, Kolaborasi, dan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi, 1(4), 33–45.
Hasana, I., & Fahlevi, D. S. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Lahan Tidur Berbasis Pertanian Organik di Desa Lamjruen Kecamatam Seulimeum. JURNAL IKHLAS MENGABDI (JIM), 2(2), 172–177.
Kresna, K. A. W., Udaieby, E. S., Purnama, A. C., Juliesa, M. R. P., & Kaharu, A. P. (2026). Asset-Based Community Development dalam Penguatan Sustainable Agriculture melalui Intensifikasi dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya pada Program Tawangargo Smart Eco-Farming Village (TAMENG). Ijd-Demos. DOI: https://doi.org/10.37950/ijd.v8i2.777
Mukti, J., Sribianti, I., Hikmah, H., Tahnur, M., & Alwandi, F. (2024). Pola dan Jenis Tanaman Agroforestry pada Kelompok Tani Hutan Sipatuo Sipatokkong di Hutan Kemasyarakatan Desa Talabangi Kabupaten Bone. Forest Services, 2(1), 1–12.
Mulyana, A., Adriani, D., & Antoni, M. (2023). Farmers’ interest and economics model of agrosilvofishery restoration on degraded peatland in OKI Regency South Sumatra Indonesia. Journal of Smart Agriculture and Environmental Technology, 1(3), 99–111. DOI: https://doi.org/10.60105/josaet.2023.1.3.99-111
Potters, J., Collins, K., Schoorlemmer, H., Stræte, E. P., Kilis, E., Lane, A., & Leloup, H. (2022). Living labs as an approach to strengthen agricultural knowledge and innovation systems. EuroChoices, 21(1), 23–29. DOI: https://doi.org/10.1111/1746-692X.12342
Rhamayanti, Y., Adelina, R., & Siregar, E. A. (2026). EDUKASI NUMERASI BERBASIS LIVING LAB EKOSISTEM UNTUK KETANGGUHAN EKONOMI DESA BENCANA. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal), 9(2), 188–195.
Rosianty, Y., Lensari, D., Syachroni, S. H., & Panji, P. (2023). Pemanfaatan Lahan di Sekitar Tempat Tinggal Secara Efisien dengan Penerapan Sistem Agrosilvofishery di Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. IHSAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 5(2), 115–126. DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v5i2.15201
Sakuntaladewi, N., Rachmanadi, D., Mendham, D., Yuwati, T. W., Winarno, B., Premono, B. T., Lestari, S., & Ardhana, A. (2022). Ramawati; Budiningsih, K.; et al. Can We Simultaneously Restore Peatlands and Improve Livelihoods? Exploring Community Home Yard Innovations in Utilizing Degraded Peatland. Land. DOI: https://doi.org/10.3390/land11020150
Sudomo, A., Leksono, B., Tata, H. L., Rahayu, A. A. D., Umroni, A., Rianawati, H., Asmaliyah, Krisnawati, Setyayudi, A., & Utomo, M. M. B. (2023). Can agroforestry contribute to food and livelihood security for Indonesia’s smallholders in the climate change era? Agriculture, 13(10), 1896. DOI: https://doi.org/10.3390/agriculture13101896
Ulva, A. F., Nurul’Akla, C. M., Haq, N. A., & Haq, B. U. (2023). Pedampingan Petani Dengan Aplikasi BS (Buying and Selling) Farmer Untuk Meningkatkan Promosi dan Pemasaran di Gampong Ulee Pulo Kecamatan Dewantara Aceh Utara. J. SOLMA, 12(3), 1611–1619. DOI: https://doi.org/10.22236/solma.v12i3.12969
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dessy Adriani, Siti Ramadani Andelia, Serly Novita Sari, Muhammad Andri Zuliansyah, Rujito Agus Suwignyo, Fitra Gustiar, Erizal Sodikin, Muhadianto Cahya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











