Peningkatan Pemahaman Ibu PKK tentang Penggunaan Rasional Obat Antinyeri NSAID dengan Media Leaflet

Penulis

  • Nurul Mutmainah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arifah Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Lathifia Siwi Nuraini Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nuriyatul Fhatonah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Linda Widyaningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Vivi Shafira Alifa Rahmalia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Resina Hajar Haerani Harahap Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sholikhah Rosvita Oktasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Neneng Sri Purwaningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Mariska Sri Harlianti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Hanik Mariana Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v6i3.11399

Kata Kunci:

NSAID, Analgesik, Swamedikasi, Edukasi, Penggunaan obat rasional

Abstrak

Pengobatan mandiri dengan analgesik sering dilakukan untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan. Namun, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) perlu digunakan secara cermat karena kesalahan pemakaian dapat memunculkan dampak kesehatan. Program pengabdian ini ditujukan untuk memperkuat pengetahuan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengenai swamedikasi yang rasional dengan analgesik NSAID. Kegiatan diikuti 24 orang dan meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan menggunakan presentasi serta leaflet, diskusi dua arah, dan evaluasi pengetahuan melalui pre-test serta post-test. Rerata nilai berubah dari 78,75 ± 10,35 sebelum edukasi menjadi 97,08 ± 4,64 setelah edukasi. Pada pengukuran akhir, 17 peserta (70,8%) mencapai nilai 100 dan 7 peserta (29,2%) memperoleh nilai 90. Secara deskriptif, hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pemakaian NSAID secara rasional. Sebagai tindak lanjut, leaflet diberikan kepada peserta untuk digunakan sebagai media pengingat dan sumber informasi dalam penerapan swamedikasi yang aman serta dapat dimanfaatkan dalam memberikan informasi kepada anggota keluarga dan masyarakat.

Referensi

Anggriani, A., Fitriani, D. A., & Lisni, I. (2024). The analysis of knowledge, behaviour, and the pertinence of analgesic use in self-medication in a pharmacy in Bandung City. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 15(2), 183–192. DOI: https://doi.org/10.52434/jifb.v15i2.1376

Bindu, S., Mazumder, S., & Bandyopadhyay, U. (2020). Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) and organ damage: A current perspective. Biochemical Pharmacology, 180, 114147. https://doi.org/10.1016/j.bcp.2020.114147 DOI: https://doi.org/10.1016/j.bcp.2020.114147

Dewi, R. S., Aryani, F., & Hidayani, Y. (2021). Pengaruh pemberian leaflet terhadap pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 11(2), 114–121. https://doi.org/10.22146/jmpf.60889 DOI: https://doi.org/10.22146/jmpf.60889

Febrianto, A., Salvia RD, N., & Hayati, K. R. (2024). Peran PKK dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Health & Medical Sciences, 2(1), 8. https://doi.org/10.47134/phms.v2i1.238 DOI: https://doi.org/10.47134/phms.v2i1.238

Gunaydin, C., & Bilge, S. S. (2018). Effects of nonsteroidal anti-inflammatory drugs at the molecular level. Eurasian Journal of Medicine, 50(2), 116–121. https://doi.org/10.5152/eurasianjmed.2018.0010 DOI: https://doi.org/10.5152/eurasianjmed.2018.0010

Hudaya, I. R., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan OAINS dalam mengatasi nyeri secara swamedikasi di masyarakat. Jurnal Pharmascience, 10(1), 142–151. https://doi.org/10.20527/jps.v10i1.14596 DOI: https://doi.org/10.20527/jps.v10i1.14596

Idacahyati, K., Nofianti, T., Aswa, G. A., & Nurfatwa, M. (2019). Hubungan tingkat kejadian efek samping antiinflamasi non steroid dengan usia dan jenis kelamin. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 6(2), 56–61. https://doi.org/10.20473/jfiki.v6i22019.56-61 DOI: https://doi.org/10.20473/jfiki.v6i22019.56-61

Kei, M., & Uesawa, Y. (2025). Comprehensive analysis of gastrointestinal injury induced by nonsteroidal anti-inflammatory drugs using data from FDA Adverse Event Reporting System database. Pharmaceuticals, 18(8), 1204. https://doi.org/10.3390/ph18081204 DOI: https://doi.org/10.3390/ph18081204

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Modul penggunaan obat rasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniawan, G., Pahlevi, M. R., Wati, H., & Sujatmiko, W. A. (2023). The relationship between patient knowledge and behavior of NSAID self-medication at Pharmacy X in Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Farmasi, Special Issue 2023, 94–101. https://doi.org/10.20885/jif.specialissue2023.art10 DOI: https://doi.org/10.20885/jif.specialissue2023.art10

Kuswinarti, K., Rohim, A. B. M., & Aminah, S. (2020). Attitude and behavior towards self-medication using non-steroidal anti-inflammatory drugs and paracetamol among housewives in Hegarmanah Village, Jatinangor. Althea Medical Journal, 7(1), 25–30. https://doi.org/10.15850/amj.v7n1.1721 DOI: https://doi.org/10.15850/amj.v7n1.1721

Leathers, T. A., & Rogers, C. D. (2023). Nonsteroidal anti-inflammatory drugs and implications for the cyclooxygenase pathway in embryonic development. American Journal of Physiology-Cell Physiology, 324(2), C532–C539. https://doi.org/10.1152/ajpcell.00430.2022 DOI: https://doi.org/10.1152/ajpcell.00430.2022

Lestari, T., Nusikho, Melati, N., Muliawati, P., Kusuma, S. L., & Supriyadi, Y. (2023). Review: Gambaran penggunaan obat anti inflamasi non steroid natrium diklofenak sebagai pereda nyeri pada pasien osteoartritis. Medimuh: Jurnal Kesehatan Muhammadiyah, 4(1), 59–68. DOI: https://doi.org/10.37874/mh.v4i1.911

Manihuruk, A. C., Handini, M. C., Sinaga, T. R., Wandra, T., & Sinaga, L. R. V. (2024). Swamedikasi obat: Studi kualitatif pelaksanaan pelayanan swamedikasi di apotek Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2023. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 301–329. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.25836

McEvoy, L., Carr, D. F., & Pirmohamed, M. (2021). Pharmacogenomics of NSAID-induced upper gastrointestinal toxicity. Frontiers in Pharmacology, 12, 684162. https://doi.org/10.3389/fphar.2021.684162 DOI: https://doi.org/10.3389/fphar.2021.684162

Nurhasanah, S., Kurnia, N. F., Fadila, N. N., Mey, W., Maulana, E. P., & Lismayanti, L. (2026). Efektivitas edukasi media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat: Literature review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat dan Sosial, 4(2), 576–588. DOI: https://doi.org/10.59024/jikas.v4i2.2223

Pratiwi, L. A. D., Dewi, A. A. M. K., Modena, A. K., & Bau, R. T. (2026). Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang swamedikasi batuk di Apotek Gracia Mengwi Badung. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 221–233. https://doi.org/10.62383/vimed.v3i1.2665 DOI: https://doi.org/10.62383/vimed.v3i1.2665

Sari, I. W., Wardani, H. A., & Fadhilah, N. (2021). Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan obat secara swamedikasi di Kelurahan Gantarang Keke Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng. Journal Pharmacy of Pelamonia, 3(2).

Siregar, K. A. A. K., Aisyah, N. M., Ressandy, S. S., & Kustiawan, P. M. (2021). Penyuluhan kepada ibu-ibu PKK mengenai swamedikasi dengan deteksi dini tekanan darah dan gula darah di Kelurahan Sidomulyo, Samarinda. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(3), 592–598. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.4809 DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.5109

Sohail, R., Mathew, M., Patel, K. K., Reddy, S. A., Haider, Z., Naria, M., Habib, A., Abdin, Z. U., Razzaq Chaudhry, W., & Akbar, A. (2023). Effects of non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) and gastroprotective NSAIDs on the gastrointestinal tract: A narrative review. Cureus, 15(4), e37080. https://doi.org/10.7759/cureus.37080 DOI: https://doi.org/10.7759/cureus.37080

Tursina, L., Irianto, I. D. K., & Rini, Y. P. (2024). Evaluasi pengaruh edukasi leaflet terhadap pengetahuan pelanggan tentang cara pemberian obat di Klinik YAKRI Bekasi Utara. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 9(2), 90–95. DOI: https://doi.org/10.56727/bsm.v9i2.147

Widayat, W., Ghassani, I. K., & Rijai, L. (2018). Profil pengobatan dan DRP's pada pasien gangguan lambung (dyspepsia, gastritis, peptic ulcer) di RSUD Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(10), 539–547. https://doi.org/10.25026/jsk.v1i10.100 DOI: https://doi.org/10.25026/jsk.v1i10.100

Yulianti, K., Mutoharoh, A., Ningrum, W. A., & Permadi, Y. W. (2021). Pengaruh edukasi melalui leaflet terhadap pengetahuan swamedikasi antinyeri rasional di Kecamatan Kedungwuni Pekalongan. Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan, 5(2), 112–122. https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv5i02.4 DOI: https://doi.org/10.54687/jurnalkajenv5i02.4

Unduhan

Diterbitkan

30-09-2026

Cara Mengutip

Peningkatan Pemahaman Ibu PKK tentang Penggunaan Rasional Obat Antinyeri NSAID dengan Media Leaflet. (2026). I-Com: Indonesian Community Journal, 6(3), 1667-1677. https://doi.org/10.70609/icom.v6i3.11399

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama