Persepsi Petani terhadap Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) (Studi Kasus; Dusun Nanasan, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang)

Penulis

  • Zainal Abidin Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
  • Dwi Nirnia Ari Cahyani Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
  • Anggraeni Hadi Pratiwi Universitas Islam Raden Rahmat
  • Astrid Ika Paramitha Universitas Islam Raden Rahmat
  • Ahmad Saepuddin Universitas Islam Raden Rahmat
  • Muhammad Ishak Universitas Islam Raden Rahmat

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v2i1.1198

Kata Kunci:

dusun-nanasan, pupuk-kimia-sintesis, pupuk-organik-cair

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui perspepsi petani terhadap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan memberikan ketrampilan kepada petani mengenai pembuatan POC yang ramah dengan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini dilakukan di dusun Nanasan, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebagian penduduk bermata pencaharian sebagai petani jahe, sayur, kopi, selama ini penggunaan pupuk hanya mengandalkan pupuk kimia sintesis. Pada saat ini ketersediaan pupuk kimia bersubsidi sangat dibatasi, ini menjadikan masalah bagi petani di dusun Nanasan. Petani yang mengikuti pelatihan sebanyak 25 orang. Pelatihan ini didampingi oleh bapak Basiri ketua Bengkel Mimpi P4S (Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya) Desa Kanigoro, Kademangan. Kegiatan ini meliputi pemberian materi secara offline (langsung) dan kemudian dilanjutkan praktik pembuatan POC yang dilakukan oleh para petani. Persepsi petani dusun Nanasan yang mengikuti pelatihan mulai terbuka dan aktif untuk mempraktikkan sendiri pembuatan POC. Luaran dari kegiatan pengabdian ini yaitu para petani mampu dengan mandiri membuat POC dan tidak ketergantungan dengan pupuk kimia sintesis bersubsidi. Pada hakikatnya dengan menerapkan sistem bertani secara organik maka akan mendapatkan hasil panen yang sehat, berkualitas, dan nilai ekomonis yang tinggi.

 

Referensi

Abidin, Z. Rohman, M. (2020). Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Limbah Rumah Tangga. Community Development Journal, 1(2), Pp. 89-94.

Abidin, Z. dkk. (2020). Keanekaragaman Hayati Sebagai Komunitas Berbasis Autentitas Kawasan. UNWAHA Jombang: Fakultas Pertanian Press.

Abidin, Z. (2021). Botani (Pengantar Ilmu Botani ditinjau dari Keilmuan Sains dan Perspektif Agama). Malang: CV. Zahra Publisher Group.

Andoko, A. (2008). Budidaya Padi Secara Organik. Jakarta: Penebar Swadaya.

AW Van Den Ban dan HS. Hawkins. (2012). Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta. Penerbit Karnisius.

BPS (Badan Pusat Statistika) Kabupten Malang. (2020). Keadaan Desa Balesari, Kecamatan Ngajum Malang, Kabupaten Malang.

Hendayana, Rachmat. 2014. Persepsi dan Adopsi Teknologi. Modul dalam kegiatan Peningkatan Kapasistas Sumberdaya Peneliti Sosial Ekonomi Dalam Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan. Institut Pertanian Bogor (IPB).

Indraningsih, Kurnia. 2011. Pengaruh Penyuluhan terhadap Keputusan Petani dalam Adopsi Inovasi Teknologi Usahatani Terpadu. Jurnal Agroekonomi. Vol. 29 No. 1.

Muntafail, R. Nisa, K. Prasetya, F. Rakhmawan. (2020). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Daun Kering. Semarang: Universitas Neger Semarang.

Tandjung, S.D. (2003). Ilmu Lingkungan. Yogyakarta: Laboratorium Ekologi: Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.

Unduhan

Diterbitkan

05-04-2022

Cara Mengutip

Persepsi Petani terhadap Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) (Studi Kasus; Dusun Nanasan, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang) . (2022). I-Com: Indonesian Community Journal, 2(1), 24-30. https://doi.org/10.33379/icom.v2i1.1198

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>