Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair Di Kelurahan Pakunden Kota Blitar

Penulis

  • Christya Aji Putra Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Dicky Rachmadi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Rizki Anggoro Restio Widodo Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Shevina Alana Devanty Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1438

Kata Kunci:

Limbah Cair Tahu, Pupuk Organik Cair, Fermentasi, EM-4

Abstrak

Kelurahan Pakunden Kota Blitar memiliki kurang lebih 15 industri tahu yang berskala menengah – keatas. Industri tahu tersebut menghasilkan limbah organik berupa limbah cair hasil produksi tahu yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan dan dapatengganggu masyarakat Kelurahan Pakunden. Limbah cair tahu mengandung zat berbahaya seperti BOD, dan TSS, serta mengandung unsur hara yang baik bagi tanaman yaitu P, N, K, Mg, Ca, dan Fe. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan inovasi dan pengetahuan kepada masyarakat umum melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan tentang pemanfaatan limbah cair tahu sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair. Proses fermentasi dilakukan dengan menambahkan gula putih, EM-4, air kelapa, serta air yang membutuhkan waktu selama 14-15 hari. Setelah terfermentasi selama 14-15 hari, pupuk organik cair dapat langsung dipakai untuk memupuk tanaman. Kegiatan abdimas ini berhasil dilakukan dengan baik dengan partisipasi yang aktif dari Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Pakunden.

Referensi

Abidin, Z., Cahyani, D. N. A. ., Pratiwi, A. H. ., Paramitha, A. I. ., Saepuddin, A. ., & Ishak, M. . (2022). Persepsi Petani terhadap Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) (Studi Kasus; Dusun Nanasan, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang) . I-Com: Indonesian Community Journal, 2(1), 24–30. https://doi.org/10.33379/icom.v2i1.1198

Liandari, N. P. T. (2017). Pengaruh Bioaktifator EM4 Dan Aditif Tetes Tebu (Molasses) Terhadap Kandungan N, P, Dan K Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Tahu [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/56504

Makiyah, M. (2015). Analisis Kadar Npk Pupuk Cair Limbah Tahu Dengan Penambahan Tanaman Thitonia Diversivolia. IJCS - Indonesia Journal of Chemical Science, 4(1).

Mulyaningsih, R., Sunarto, W., & Prasetya, A. T. (2013). Peningkatan NPK Pupuk Organik Cair Limbah Tahu Dengan Penambahan Tepung Tulang Ayam. Sainteknol : Jurnal Sains Dan Teknologi, 11(1), 73–82.

Mulyanti, M., Salima, R., & Martunis, L. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dambupahsang (Daun Bambu Pelepah Pisang) Di Desa Bineh Blang Kabupaten Aceh Besar. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(2), 106–112. https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1344

Rasmito, A., Hutomo, A., & Hartono, A. P. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Cara Fermentasi Limbah Cair Tahu, Starter Filtrat Kulit Pisang Dan Kubis, dan Bioaktivator EM4. Jurnal IPTEK, 23(1), 55–62. https://doi.org/10.31284/j.iptek.2019.v23i1.496

Sutrisno, A., Ratnasari, E., & Fitrihidajati, H. (2014). Fermentasi Limbah Cair Tahu Menggunakan EM4 Sebagai Alternatif Nutrisi Hidroponik dan Aplikasinya pada Sawi Hijau ( Brassica juncea var . Tosakan ). Lentera Bio, 4(1), 1–8. http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio

Ali, F., Utami, D. P., & Komala, N. A. (2018). Pengaruh penambahan EM4 dan larutan gula pada pembuatan pupuk kompos dari limbah industri crumb rubber. Jurnal Teknik Kimia, 24(2), 47–55. https://doi.org/10.36706/jtk.v24i2.431

Endah, A. S., Suyadi, A., & Budi, G. P. (2015). Pengujian Beberapa Metode Pembuatan Bioaktivator Guna Peningkatan Kualitas Pupuk Organik Cair. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 17 No. 2(11), 122–128.

Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2018). Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Biokatalisator Biosca dan EM4. Konversi, 5(2), 5.

Prades, A., Dornier, M., Diop, N., & Pain, J. P. (2012). Coconut water uses, composition and properties: A review. Fruits, 67(2), 87–107. https://doi.org/10.1051/fruits/2012002

Sesanti, R. N., & Sismanto. (2016). Pertumbuhan dan Hasil Pakchoi (Brasicca rapa L.) pada Dua Sistem Hidroponik dan Empat Jenis Nutrisi. Jurnal Kelitbangan, 04(01), 1–9.

Unduhan

Diterbitkan

29-06-2022

Cara Mengutip

Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair Di Kelurahan Pakunden Kota Blitar. (2022). I-Com: Indonesian Community Journal, 2(2), 195-202. https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1438

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama