Gerakan Sehat Inovasi Terpadu (Pojok Gesit) Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi Pada Masyarakat Pedesaan Berbasis Kearifan Lokal

Penulis

  • Mizam Ari Kurniyanti STIKES Widyagama Husada Malang
  • Ahmad Guntur Alfianto STIKES Widyagama Husada Malang
  • Miftakhul Ulfa STIKES Widyagama Husada Malang
  • Ari Dwi Sulaksono STIKES Widyagama Husada Malang

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2250

Kata Kunci:

Gerakan, Hipertensi , Kearifan Lokal, Sehat

Abstrak

Penemuan kasus Hipertensi, serta Perilaku berisiko seperti merokok yang terjadi di desa Pojok. Tujuan program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui POJOK GESIT sebagai upaya pencegahan penyakit Hipertensi berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Alat ukur yang digunakan adalah Spignomanometer, lembar pengakjian keperawatan, dan kuesioner. Tahapan yang digunakan meliputi pengkajian keperawatan, musyawarah masyarakat desa (MMD), pemberdayaan masyarakat dan evaluasi. Selama program berlangsung terdapat kasus hipertensi sebanyak 39%, kasus merokok 27%. Saat MMD mitra memilih bekegiatan dengan program inovasi POJOK GESIT. Peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan (0,000), terdapat penurunan tekanan darah setalah diberikan senam antihipertensi (0,000), kemampuan membuat menu kudapan anti Hipertensi dari buah pisang dan daun kelor, serta di evaluasi terdapat usulan melanjutkan program dengan mengintegrasikan dalam program dinas kesehatan kabupaten Malang dan penggerak PKK desa pojok. Kesimpulan POJOK GESIT gerakan inovasi kesehatan melalui ditemukannya kasus Hipertensi dio desa Pojok selama pengkajian, masyarakat dalam MMD memilih untuk melakukan pencegahan dengan pendidikan kesehatan, senam dan pengolahan kudapan anti Hipertensi dengan menggunakan tanaman di sekitar rumah. Dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dan senam anti Hipertensi terjadi peningkatan pengetahuan, penurunan tekanan darah serta mampu pemilihan kudapan menu sehat anti Hipertensi pada masyarakat desa Pojok.

Referensi

Alfianto, A., G., Wicaksono, K., E., Mizam Ari Kurniyanti, M., A., & Ulfa. M. (2021). Implementasi Simulasi Awal Pos Pembinaan Terpadu Di Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Wonorejo. Ciastech, 651–658. diakses dari http://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/ciastech/article/viewFile/3367/1824

Alfianto, A., G., Wicaksono, K., E., Kurniyanti, A., K., & Ulfa, M. (2022). Intervensi Manajemen Perawatan Diri Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Pedesaan pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(April), 458–463. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf13233

Arbuningtiyas, R., & Hakim, L. (2019). Community Empowerment Based on the Local Wisdom (A Comparative Study in Kampung Ternak Yogyakarta and Jambu Getas Merah Kendal, Central Java, Indonesia). Digital Press Social Sciences and Humanities, 2(2018), 00015. https://doi.org/10.29037/digitalpress.42266

Elizabeth T. Anderson, J. M. M. (2018). Community as Partner: Theory and Practice in Nursing. Wolters Kluwer Health / Lippincott Williams & Wilkins.

Istiana, M., & Yeni, Y. (2019). The Effect of Psychosocial Stress on the Incidence of Hypertension in Rural and Urban Communities. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(4), 408. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i4.7988

Kumboyono, K., & Alfianto, A. G. (2020). Psychoeducation for Improving Self Efficacy of Care Givers in Risk Coronary Heart Disease Prevention : The Study of Family Empowerment. Indian Journal of Public Health Research and Deevelopment, 11(03), 2309–2313.

Mulia, E. P. B., & Prajitno, S. (2020). Neglected Cases of Hypertension in Rural Indonesia: A Cross-Sectional Study of Prevalence and Risk Factors on Adult Population. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 441(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/441/1/012167

Rasni, H., Susanto, T., Nur, K. R. M., & Anoegrajekti, N. (2019). Pengembangan budaya masak abereng dalam peningkatan status gizi balita stunting di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dengan pendekatan agronursing. Journal of Community Empowerment for Health. https://doi.org/10.22146/jcoemph.42852

Wicaksono, K. E., & Alfianto, A., G. (2019). Pemberdayaan Keluarga Menjadi Keluarga Tanggap Hipertensi (Lugas) Di Dusun Durmo, Desa Bantur, Kecamatan Bantur. 24–28. https://doi.org/10.32528/psn.v0i0.1726

Wicaksono dan Alfianto. (2019). Family Centered Empowerment Model Terhadap Perubahan Perilaku Keluarga Miskin Mencegah Hipertensi Di Kecamatan Bantur. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 2(2), 55–60. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v2i2.115

Unduhan

Diterbitkan

09-03-2023

Cara Mengutip

Gerakan Sehat Inovasi Terpadu (Pojok Gesit) Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi Pada Masyarakat Pedesaan Berbasis Kearifan Lokal. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(1), 216-226. https://doi.org/10.33379/icom.v3i1.2250

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama