Pelatihan Membuat Hiasan Natal untuk Melatih Kreativitas Komunitas Kaum Perempuan di GMII Tesalonika Batu

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2376

Kata Kunci:

kreativitas, kerajinan, hiasan, natal

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih kreativitas kaum ibu di Persekutuan Kaum Perempuan Gereja Misi Injili Indonesia Jemaat Tesalonika Kota Batu. Kegiatan ini berupa pelatihan membuat hiasan krans Natal dengan memanfaatkan bahan kertas bekas. Krans Natal merupakan hiasan pajangan untuk dekorasi perayaan Natal. Metode yang dilaksanakan adalah persiapan bahan, demonstrasi, praktik dengan bimbingan dan evaluasi program. Hasil dari pelatihan ini adalah 1) peserta termotivasi untuk mengikuti pelatihan, hal ini terlihat bahwa 100% peserta dapat menyelesaikan karya, 2) setelah pelatihan, kreativitas peserta lebih terasah karena dapat membuat hiasan Natal sendiri, 3) menginspirasi untuk berkreasi dengan bahan bekas. Kegiatan berjalan dengan lancar dan pihak mitra menyukai hasil karya yang dibuat karena dapat dipajang di gereja dan di rumah masing-masing.

Referensi

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

McGill, I., Glenn, J. K., & Brockbank, A. (2014). The action learning handbook: Powerful techniques for education, professional development and training. New York, NY: Routledge Falmer.

Munandar, S.C. Utami. (1992).Mengembangkan bakat dan kreativitas anak sekolah (Petunjuk Bagi Para Guru dan Orang Tua). Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Semiawan, C. (1984). Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: PT. Gramedia.

VandenBos, G.R. (2007). APA Dictionary of Psychology. Washington, DC, USA: American Psychological Association.

Amin, Safrudin. (2014). Memperkenalkan Evaluasi Program Secara Kualitatif. Jurnal Etnohistori: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan, 1, 22-32.

Brosowsky, N. P., Barr, N., Mugon, J., Scholer, A. A., Seli P., & Danckert, J. (2022). Creativity, Boredom Proneness and Well-Being in the Pandemic. Behavioral Sciences, 68, 1-13. doi: 10.3390/bs12030068

Pöllänen, S. (2015). Elements of crafts that enhance well-being: Textile craft makers' descriptions of their leisure activity. Journal of Leisure Research, 47, 58-78. doi: 10.3390/bs12030068

Sarıoğlu, E., Sanlı, N., Erbaba, H. (2020). Touches of art to disabled lives: Textile art and blind people. International Journal of Research -GRANTHAALAYAH, 8(3), 115–118. 10.29121/granthaalayah.v8.i3.2020.135

Secker, J.; Heydinrych, K.; Kent, L.; Keay, J. (2018). Why art? Exploring the contribution to well-being of the creative aspects and processes of visual art-making in an arts and mental health course. Arts Health 2018, 10, 72–84.

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2023

Cara Mengutip

Pelatihan Membuat Hiasan Natal untuk Melatih Kreativitas Komunitas Kaum Perempuan di GMII Tesalonika Batu. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(2), 463-469. https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2376