Metode Self Healing pada Remaja dengan Gangguan Mental Emosional (GME) di SMP N 18 Surakarta

Penulis

  • Nadya Puspita Adriana Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Dipo Wicaksono Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Umy Yonaevy Universitas Selamat Sri

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2541

Kata Kunci:

Gangguan Mental Emosional (GME), Remaja, Self Healing

Abstrak

Mental Ilness adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi keduanya. Salah satunya adalah Gangguan Mental Emosional (GME). GME adalah suatu kondisi yang mengacu pada seseorang yang mengalami perubahan emosional yang dapat berkembang menjadi kondisi medis jika terus berlanjut.  Di antara berbagai kasus di daerah ini, remaja yang sering mengalami masalah GME akibat kehilangan orang tua dan masalah komunikasi antar orang tua cenderung mengalami depresi. Banyak intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi GME, salah satunya pendekatan emosional. Pendekatan emosional yang digunakan dalam pengabdian bertujuan untuk penyembuhan diri, dengan memproses pengalaman kurang menyenangkan dan fokus pada emosi. Dilaksanakan di SMP N 18 Surakarta pada siswa kelas 8 SMP. Dari hasil self healing untuk meminimalisir GME siswa lebih merasakan nyaman dan lega serta lebih menghargai diri sendiri. Penyebab GME pada remaja ini adalah Inner Child mereka yang terluka karena faktor komunikasi atau pola asuh orang tua.

Referensi

Adriana, N.P., Ediyono, S., Wicaksono, D., Rinjani, O. (2022). Adverse Childhood Experience Relationship with Depression in Adolescent. International Journal of Social Science and Human Research, Juni. Vol.05. Issue 06

American Psychiatric Association (APA). (2000). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (Fourth Edition TextRevision) DSM IV-TRTM. Washington DC:APA

Ayuningtyas,D., Misnaniarti, Rayhani, M. (2018). Analisis Situasi Kesehatan Mental Pada Masyarakat di Indonesia Dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Maret 2018, 9(1):1-10.

Kemenkes, R.I. (2018) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

Kusuma, Tirta. (2014). PerbedaanMasalah Mental Emosional PadaRemaja Yang Bermain VideoGame Aksi dan Non Aksi. Jurnal Media Medika Muda. Universitas Diponegoro.

Nurliawati, Erika. (2022). Self-Healing Therapy Untuk Mengatasi Kecemasan. Proceeding of International Conference on Islamic Guidance and Counseling Vol. 2, (2022), pp. 295-300.

WHO (2014). Depression top cause of illness in world's teens. World Health Organisation reports. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health.

World Health Organization (2017). Depress-ion and other common mental dis-orders: global health estimates. WorldHealth Organization. 1-24.

www.kompas.com/parapuan/read/532922972/mengenal-inner-child-luka-batin-masa-kecil-yang-bisa-terbawa-sampai-dewasa. (2018).

Unduhan

Diterbitkan

02-06-2023

Cara Mengutip

Metode Self Healing pada Remaja dengan Gangguan Mental Emosional (GME) di SMP N 18 Surakarta. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(2), 554-561. https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2541