Pemberdayaan Remaja Putri Yatim Piatu Melalui Kegiatan Berbahasa Inggris di Panti Asuhan Muhammadiyah di Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2542Kata Kunci:
Bahasa Inggris, Game Edukasi, Kemampuan BerkomunikasiAbstrak
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Penyantun Muhammadiyah, Kota Banda Aceh ini bertujuan untuk membantu para siswi mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris. Metode pelaksanaan program dilakukan dengan menggunakan beberapa game edukasi yang menyenangkan. Program berlangsung selama delapan pertemuan pada bulan Desember 2022 dan melibatkan sejumlah remaja putri yang masih duduk di Sekolah Menengah Atas. Hasil dari program menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi dapat menumbuhkan minat dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini memiliki manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris para siswi SMA, serta menumbuhkan minat belajar bahasa inggris di masa yang akan datang. Program pengabdian kepada masyarakat ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa inggris di Indonesia. Melalui partisipasi dari elemen masyarakat, pembelajaran bahasa inggris dapat menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi para siswi SMA.
Referensi
Dewi, P. (2017). Teaching English for Young Learners Through ICTs. Humanitatis: Journal on Language and Literature, 6(1), 149–156. https://doi.org/10. 24176/03.3201.18
Goh, C., & Burns, A. (2012). Teaching speaking: A holistic approach. Cambridge University Press.
Icebreakers Ideas. (2023). Retrieved Mei 4th, 2023, from https://icebreakerideas.com/ who-am-i-game/
Dean, D. (2021). Why is it necessary to learn English? Retrieved Mei 10th, 2023, from https://livexp.com/blog/the-importance-of-learningenglish/?utm_source= blogen&utm_medium=article&utm_campaign=%2Fblog%2Fthe-importance-of-learning-english%2F
Iksan, M., Yahya, A., & Rosmita, R. (2021). Probing prompting strategy to improve young beginner’s speaking skills in Palopo city. Englisia: Journal of Language, Education, and Humanities, 8(2), 54-71. https://doi.org/10.22373/ej.v8i2.8255
Nunan, D. (1991). Language teaching methodology. Prentice Hall International.
Riadi, M. (2021) Pembelajaran aktif (Active Learning): Pengertian, karakteristik, prinsip dan jenis-jenis. Diakses pada 23 Februari 2023 dari https://www. kajianpustaka.com/2021/12/pembelajaran-aktif-active-learning.html
Richards, J. (2006). Communicative language teaching today. Cambridge: Cambridge University Press
Street Smart Play. (2023). Retrived Mei 4th, 2023, from https://play.street-smart.be/en/game/view/976.
Tarigan, H G. (2008). Berbicara: Sebagai salah satu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tompkins, E. G., & Hoskinsson, K. (1991). Language art: Content and teaching strategies. New York: Macmillan Publishing Company.
Widoretno, S., Setyawan, D., & Mukhlison, M. (2021). Efektifitas game edukasi sebagai media pembelajaran anak. Dalam Prosiding transformasi pembelajaran nasional (PRO-TRAPENAS), 1(1), 287–295.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Sarair, Ika Kana Trisnawati, Rahmatun Nisa, Cut Mawar Helmanda, Lina Farsia, Ayuna Netta, Siti Safura

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











